Desa Cawet Pemalang Simpan Keindahan Surgawi

Desa Cawet memiliki tekstur permukaan tanah yang berbukit dengan ketinggian antara 250-660 meter di atas permukaan laut (mdpl) sehingga memiliki udara yang sejuk dan menyegarkan.

 Jembatan Kali Duren, Dusun Sipedang, Desa (Instaram/@kabarpemalang) Cawet

SOLOPOS.COM - Jembatan Kali Duren, Dusun Sipedang, Desa (Instaram/@kabarpemalang) Cawet

Solopos.com, PEMALANG — Selain memiliki nama yang menggelitik dan unik, Desa Cawet yang berada di Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah ternyata menyimpan panorama alam yang memesona. Kawasan ini memiliki  masih asri sehingga berpotensi menjadi wisata alam.

Dilansir dari Desakupemalang.id, Kamis (19/5/2022), tanah di Desa Cawet berupa perbukitan dengan ketinggian antara 250-660 meter di atas permukaan laut (mdpl) sehingga memiliki udara yang sejuk dan menyegarkan.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Hamparan sawah hijau berundak serta bukit hutan pinus yang rindang menghiasi pemandangan sepanjang kawasan desa yang berjarak 50 km dari pusat Kota Pemalang. Desa ini terdiri dari lima dusun, yakni Dusun Kaliduren, Karangsempu, Kramat, Sipedang, dan Watugajah dengan total pendudukn 3.539 jiwa.

Desa ini juga memiliki sumber air yang berlimpah dari dua sungai, yakni Kali Keruh dan Sungai Polaga. Di kawasan Sungai Polaga, terdapat jembatan warna-warni yang kerap menjadi tempat untuk berswafoto para milenial dan juga foto pre-wedding. Jembatan ini merupakan jembatan gantung yang dibangun pada 2014 silam dengan panjang 45 meter dan lebar 1,5 meter, menghubungkan Desa Cawet dengan Desa Bodas.

Karena berwarna-warni, warga setempat menyebutnya Jembatan Pelangi. Dari atas jembatan ini, pengunjung bisa menikmati pemandangan sungai polaga dengan bebatuan alami dan latar perbukitan Bulu serta hamparan sawah yang menyejukan mata yang memperkuat suasana pedesaan.

Baca juga: Asal-Usul Desa Cawet Pemalang: Bermula dari Celana Dalam

Asal Mula Nama ‘Cawet’

Seperti yang diketahui, asal mula penamaan nama desa ini berawal dari tokoh masyarakat yang hanya menggunakan cawing atau kain peniutup area vital tubuh dan tali sebagai pengikat hingga akhirnya dikenal sebagai Cawing Tali yang dipilh oleh Adipati Reksodiningat saat itu, tepatnya pada 1825, untuk menjadi kepala desa (Kades) pertama.

Sosok yang saat itu dihormati oleh warga setempat dengan nama Ki Lurah Cawing atau Mbah Cawing Tali ini sebenarnya adalah salah satu dari lima sesepuh desa yang konon adalah penyebar agama Islam di kawasan tersebut.

Baca Juga: Asal-Usul Pemalang, Tanah Merdeka di Pulau Jawa

Berdasarkan pantauan Solopos.com melalui kanal Youtube Tamta Journey, Mbah Cawing Tali ini merupakan founding father dari Desa Cawet. Dia adalah sosok yang melakukan babat alas hingga membentuk Desa Cawet. Makam Mbah Cawing Tali ini berada di Dusun Watugajah dan kerap dikunjungi warga untuk berziarah.

Namun sayangnya, makam Mbah Cawing Tali ini masih berupa gundukan dan belum dipugar. Warga setempat berharap jika kedepannya makam Mbah Cawing Tali ini bisa dipugar supaya keberadaannya tetap lestari.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Jadi Paru-Paru Dunia, Mangrove Juga Jamin Food Security Warga Pesisir

+ PLUS Jadi Paru-Paru Dunia, Mangrove Juga Jamin Food Security Warga Pesisir

Upaya perlindungan mangrove sebagai ekosistem blue carbon tidak hanya mampu mengurangi emisi dan peningkatan simpanan carbon benefit tetapi juga memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkini

Miris! Perempuan Perampok Pengemudi Ojol di Semarang Masih Remaja

Pelaku perampokan sepeda motor ojek online di Semarang ternyata perempuan yang masih berusia belasan tahun atau remaja.

Wow! Selamatkan Puluhan Sumber Mata Air, Pria Pemalang Raih Kalpataru

Kisah inspiratif datang dari pria Pemalang yang mendapat penghargaan Kalpataru atas dedikasinya dalam konservasi lingkungan hidup dan menyelamatkan puluhan sumber mata air.

Anggota DPRD Jateng: Jangan Sampai Anggota Karang Taruna Nganggur

Menurut anggota DPRD Jateng Baginda Muhammad Mahfuz anggota karang taruna harus bisa menunjukan kemampuan yang bermanfaat.

Polisi Ringkus Perempuan Perampas Motor Ojek Online di Semarang

Aparat Polrestabes Semarang dikabarkan telah meringkus perempuan yang melakukan penganiayaan dan perampasan sepeda motor pengemudi ojek online.

Mantap! Temanggung Surplus Cabai hingga Agustus 2022

Produksi cabai di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah (Jateng), mengalami surplus hingga bulan Agustus 2022 nanti.

Apes! Motor Dirampas, Driver Ojol di Semarang Malah Dihajar Massa

Kisah tragis datang dari seorang pengemudi ojek online di Kota Semarang yang menjadi korban perampasan dan pengeroyokan oleh warga.

Perawatnya Dituduh Lecehkan Pasien, RSUD RA Kartini Jepara Lapor Polisi

RSUD RA Kartini Jepara akhirnya melaporkan pemilik akun @UpWanita atas kasus pencemaran nama baik akibat unggahan di Twitter yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual perawat rumah sakit itu.

54 Anggota Polres Grobogan Naik Pangkat Pas HUT Bhayangkara

Bertepatan HUT ke-76 Bhayangkara, sebanyak 54 anggota Polres Grobogan mendapatkan kenaikan pangkat.

Tjahjo Kumolo Wafat, Ini Tempat Kuliner Favoritnya di Semarang

Semasa hidupnya, Menteri PAN-RB, Tjahjo Kumolo, memiliki sederet tempat kuliner favorit di Kota Semarang.

Ini Daftar Pejabat Hasil Seleksi Yang Dilantik Bupati Grobogan

Bupati Grobogan Sri Sumarni melantik pejabat untuk Jabatan Pemimpin Tertinggi (JPT) Pratama Pemkab Grobogan.

Wow! Merti Dusun di Bandungan Catatkan Transaksi Ekonomi Rp300 Juta

Acara Merti Dusun Kedungwangan, Desa Banyukuning, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, mampu mencatatkan transaksi ekonomi sekitar Rp300 juta.

Bandara Ahmad Yani Semarang Tambah Rute Penerbangan

Bandara Ahmad Yani Semarang menambah rute perjalanan atau penerbangan.

HUT Bhayangkara, 51 Polisi di Magelang Naik Pangkat

Sebanyak 51 aparat polisi Polres Magelang menerima kenaikan pangkat saat HUT Bhayangkara ke-76.

Kabar Duka, Calon Haji asal Jepara Meninggal di Tanah Suci

Kabar duka datang dari Tanah Suci, di mana calon haji asal Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) meninggal dunia.

Geruduk Balai Kota Semarang, GPK Minta Izin Holywings Dicabut

Gerakan Pemuda Ka'bah atau GPK Jawa Tengah (Jateng) menggelar aksi agar izin operasi Holywings di Kota Lama Semarang dicabut.