Desa Baturan Colomadu Karanganyar Siap-siap Pilkades PAW, Ini Calonnya

Sebanyak tujuh warga mendaftar sebagai bakal calon kades pada Pilkades PAW Desa Baturan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

 Ilustrasi pilkades (JIBI/Harian Jogja/Antara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pilkades (JIBI/Harian Jogja/Antara)

Solopos.com, KARANGANYAR — Sebanyak tujuh warga mendaftar sebagai bakal calon kepala desa (kades) pada pemilihan kades (Pilkades) pengganti antar waktu (PAW) Desa Baturan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Sebagaimana diketahui, Desa Baturan menggelar Pilkades PAW setelah Kades Baturan, Panut Panundiyoko, diberhentikan dengan hormat karena sakit pada 10 Februari 2022.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Kepala Bidang (Kabid) Aparatur Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Karanganyar, Anung Dharmawan, mengatakan proses seleksi dilakukan terhadap tujuh orang pendaftar.

Alasannya, kata Anung, pendaftar lebih dari tiga orang sehingga harus dilakukan ujian seleksi tambahan oleh panitia penyelenggara Pilkades PAW pada 25 April 2022. Hasilnya, lanjut Anung, tiga orang dinyatakan lolos sebagai calon kades PAW.

“Karena jumlah bakal calon kades PAW yang mendaftar dan memenuhi persyaratan lebih dari tiga orang maka sesuai regulasi dilaksanakan ujian seleksi tambahan oleh panitia. Itu untuk menjaring tiga calon kepala desa,” ujarnya, Kamis (19/5/2022).

Baca Juga : 11 Desa di Karanganyar Gelar Pilkades Serentak Tahun Ini

Anung menambahkan tahapan selanjutnya setelah diperoleh tiga calon adalah pelaksanaan Pilkades PAW. Rencananya, Pilkades PAW diselenggarakan 25 Mei mendatang.

Pilkades PAW dilakukan dengan musyawarah desa yang diikuti perwakilan elemen masyarakat Desa Baturan yang berjumlah 52 orang.

Anung merinci 12 orang dari unsur perangkat desa, 6 orang dari unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), 9 orang tokoh dan perwakilan kelompok, serta unsur masyarakat dari 5 dusun masing-masing 5 orang. “Sejauh ini situasi dan kondisi di Baturan kondusif,” imbuhnya.

Pilkades PAW ini digelar karena sisa masa jabatan mantan kades masih lebih dari satu tahun sejak tanggal dia diberhentikan.

Baca Juga : Kades Diberhentikan, Desa Baturan Colomadu Gelar Pilkades Antarwaktu

Panut diberhentikan dengan hormat karena sakit pada 10 Februari 2022. Masa jabatannya hingga 21 Maret 2025 atau sisa tiga tahun 11 hari.

“Kades yang diberhentikan dengan sisa masa jabatan lebih dari satu tahun maka dilaksanakan Pilkades PAW paling lama enam bulan sejak kades diberhentikan.”

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Mengayuh Sejarah Becak yang Lahir di Jepang sejak Restorasi Meiji

+ PLUS Mengayuh Sejarah Becak yang Lahir di Jepang sejak Restorasi Meiji

Di banyak negara berkembang di Asia dan Afrika, bahkan negara maju seperti di Jepang, becak masih menjadi sarana transportasi. Restorasi Meiji menjadi momentum sejarah lahirnya becak sebagai sarana transportasi di Jepang.

Berita Terkini

Antara Bus Bumel Biasa Saling Kejar-Kejaran, Ending-nya Tak Terduga

Sopir bus bumel trayek Solo-Wonogiri, Suparno alias Nano, 54, mengaku telah menjalani profesi sebagai sopir selama 27 tahun.

Pegawai Tirtonadi Solo Lakukan Pungli, Legislator: Warning Buat Gibran!

Ketua Komisi I DPRD Solo Suharsono mengatakan kasus pungli oleh pegawai kontrak di Terminal Tirtonadi harus menjadi peringatan untuk Gibran dan jajaran Pemkot Solo.

Manfaatkan Jaringan TKW, UMKM Jamur Krispi Sragen Tembus Hong Kong

Mantan tenaga kerja wanita (TKW) asal Sragen, Anik Purwanti, berhasil menjalani bisnis jamur krispi. Kini pasarnya tembus sampai Hong Kong dengan memanfaatkan jaringan para TKW di sana.

Di Sukoharjo, Gubernur Ganjar Ajak Bolo Ternak Tekan Penularan PMK

Ganjar menyaksikan proses penyuntikan vaksin PMK terhadap sapi di kandang milik warga Sukoharjo.

Aman! Seluruh Bus Bumel yang Mengaspal di Wonogiri Laik Jalan

Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri memastikan Bus Bumel yang masih beroperasi di Kabupaten Wonogiri laik jalan.

Jan Ethes Cucu Presiden Jokowi Tengah Libur Sekolah, Banyak Bermain?

Cucu Presiden Jokowi, Jan Ethes Srinarendra, yang baru lulus dari Taman Kanak-Kanak kini tengah menikmati libur sekolah. Apa saja aktivitasnya?

UMKM di Sragen Ini Temukan Teknik Menggoreng yang Hemat Migor 30 Persen

Pelaku UMKM jamur krispi di Sragen berhasil menemukan teknik menggoreng hemat minyak goreng. Teknik ini meraih juara I dalam lomba Kreasi dan Inovasi (Krenova) 2022 yang digelar Pemkab Sragen.

Update PMK Sukoharjo: 800 Kasus Terjangkit, 1.300 Ternak Sudah Divaksin

Jumlah total jatah vaksin PMK yang diterima Sukoharjo ada 2.100 dosis, dengan prioritas penyuntikan di zona hijau.

Terkuak! Penyebab Air Sungai Berbusa di Karangdowo Klaten

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) mengecek ke lokasi alur sungai di Dukuh Jetis, Desa Tulas, Kecamatan Karangdowo yang sempat berbusa, Rabu (29/6/2022) sore.

Berduaan di Kamar Hotel Klaten, Sejoli Remaja Ini Alasan Mampir Mandi

Sebanyak enam pasangan tak resmi terjaring razia tim gabungan, Kamis (30/6/2022). Dari keenam pasangan itu, ada satu pasangan yang masih usia remaja.

Alasan Makam Mbah Lenguk Tak Dipindah Saat Pasar Jamu Nguter Dibangun

Makam Mbah Lenguk ada di ujung lorong Pasar Jamu Nguter Sukoharjo yang terlindungi bangunan mungil mirip rumah lengkap dengan pintu kayu.

Koki Janda Semua, Warung Makan di Sukoharjo Ini Masakannya Suedeep!

Koki di warung makan Rudy 21 di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, semuanya berstatus janda.

Klaten Hari Ini: 30 Juni 2014, Pernah Ditemukan Ayam Terinfeksi Kolera

Delapan tahun lalu, tepatnya 30 Juni 2014, Solopos.com menurunkan berita tentang temuan ayam potong terinfeksi penyakit kolera yang dijual bebas di Pasar Kota Klaten.

Ngangeni Lur! Ini Nama Bus Bumel Trayek Solo-Wonogiri

Bus bumel trayek Solo-Wonogiri pernah berjaya pada era 1980 hingga awal tahun 2000. Namun sekarang, bus bumel berpotensi tergilas roda zaman.

Ironis, Sejumlah SD Inklusi di Karanganyar Tak Punya Guru Inklusi

Sejumlah SD inklusi di Karanganyar tak memiliki guru inklusi. Persoalan ini muncul setelah kewenangan pengelolan SLB ditarik pemerintah provinsi.