Depsos dapat Rp33 triliun tangani masalah sosial

DENPASAR: Departemen Sosial memperoleh alokasi dana sebesar Rp33 triliun, untuk menangani berbagai permasalahan sosial di Tanah Air, selama Tahun 2009.

"Alokasi dana tersebut hanya sekitar 0,02 persen dari APBN, sehingga alokasi dana tersebut masih relatif kecil dibanding sektor lainnya," kata Kasubdit Kemitraan Dunia Usaha Depsos, Marwat Fardaniyah di Denpasar, Selasa (5/5).

Pada Sosialisasi pelaksanaan kinerja tanggung jawab sosial dunia usaha (CSR) dengan pengusaha dan jajaran Pemprov Bali, ia mengakui, alokasi dana untuk menangani masalah sosial relatif kecil dibanding sektor lain, seperti kesehatan yang mencapai 33 persen dan pendidikan 20 persen dari APBN.

Meskipun Depsos yang memperoleh alokasi dana tidak begitu besar, namun mempunyai tekad dan semangat untuk dapat mengatasi permasalahan sosial dengan baik.

Upaya itu dilakukan bekerja sama dengan lintas instansi dan dunia usaha untuk memberdayakan masyarakat kurang mampu.

Berbagai upaya dan langkah telah dilakukan termasuk merangkul pengusaha, agar menyisihkan sebagian kecil keuntungannya untuk membantu masyarakat sekitarnya yang kurang mampu.

Marwat Fardaniyah mengakui, dalam merangkul pengusaha menghadapi berbagai hambatan dan kendala, karena pengusaha mengakui tidak memperoleh keuntungkan, bahkan merugi.

Oleh sebab itu, diperlukan adanya pendekatan, agar pengusaha dan dunia usaha meningkatkan kesadaran dan kepedulian sosial terhadap pemberdayaan masyarakat miskin.

"Berkat pendekatan yang dilakukan secara berkesinambungan, sejumlah pengusaha dan perusahaan mulai menyisihkan sebagian keuntungan untuk berperanserta menangani permasalahan sosial, seperti halnya BUMN," kiata Marwat Fardiniyah. (Antara)

Avatar
Editor:
Budi Cahyono


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom