Ilustrasi gantung diri (Reuters)

Madiunpos.com, PONOROGO -- Seorang pria di Ponorogo, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di rumahnya Jl. Jagatan, Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, Senin (13/5/2019) waktu subuh.

Pria bernama Yuli Rahmadi, 41, itu nekat gantung diri diduga akibat depresi setelah bercerai dengan istrinya.

Kasubbag Humas Polres Ponorogo, Iptu Edy Sucipto, mengatakan kali pertama jasad Yuli Rahmadi ditemukan ibunya, Siwar, 66, dan bapak korban, Sarno, 73. Sebelumnya, Rahmadi beraktivitas seperti biasa.

Seusai makan sahur bersama, Siwar dan Sarno salat berjemaah di masjid dekat rumah. Selesai salat Subuh di masjid, keduanya pulang ke rumah.

Namun, alangkah kagetnya saat keduanya mendapati Rahmadi dalam kondisi tergantung dengan leher terjerat tali plastik berwarna biru.

"Tali plastik itu dikaitkan dengan pintu kamar. Ibu korban yang melihat itu lalu memotong tali yang menggantung anaknya. Tapi korban sudah meninggal dunia," jelas Edy Sucipto.

Berdasarkan keterangan keluarga, kata Edy, Rahmadi mengalami depresi sejak bercerai dengan istrinya. Diduga karena depresi itu, Rahmadi akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Pihak keluarga pun tidak menyangka Rahmadi melakukan tindakan tersebut. "Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," jelas dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten