SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Jakarta–Dirjen Anggaran Depkeu Anny Ratnawati menyatakan bahwa APBN 2009 masih aman meski harga minyak dunia sudah tembus di atas 70 dolar AS per barel.
   
“Sampai sekarang masih aman, belum ada perubahan, kalau 70-an masih aman,” kata Anny Ratnawati usai pertemuan di Gedung Utama Depkeu Jakarta, Senin (17/8).
   
Ia menyebutkan, kenaikan harga minyak dunia saat ini belum berpengaruh ke besaran subsidi dalam APBNP 2009.
   
“APBN masih aman, yang kita pakai adalah harga rata-rata selama setahun, bukan harga saat ini saja,” kata Anny.
   
Berkaitan dengan harga minyak, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR juga mengingatkan pemerintah agar lebih realistis menetapkan proyeksi.
   
FPKS memandang perlunya revisi atas asumsi harga minyak yang ditetapkan sebesar 60 dolar AS per barel dalam RAPBN 2010.
   
“Per hari ini saja harga sudah mencapai di atas 70 dolar AS per barel. Kita harus belajar dari pengalaman tahun 2009 di mana APBN mengalami deviasi yang tinggi dari asumsi awal karena prediksi yang kurang realisitis atas kencenderungan harga minyak,” kata juru bicara FPKS, Rama Pratama.
   
Menurut dia, implikasinya menjadi kuat ke arah pembentukan tingkat inflasi, di samping beban anggaran subsidi.
   
“Stress test yang dilakukan pemerintah menunjukkan kisaran tambahan anggaran hingga sebesar Rp 94 triliun untuk deviasi harga minyak hingga 25 dolar AS per barel,” katanya.
                         
ant/fid

Promosi Jalur Mudik Pantura Jawa Makin Adem Berkat Trembesi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya