Polisi berjaga saat penggeledahan ruko yang dihuni terduga teroris berinisial RF yang diduga anggota JAD Bekasi, di Indramayu, Jawa Barat, Minggu (13/10/2019) malam. (Antara-Dedhez Anggara)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Tim Detasemen Khusus (Densus) antiteror 88 Mabes Polri menggeledah kamar indekos Serongan Permai yang disewa terduga teroris bernama Abdul Karim, warga Brebes, di RT 001/RW 002, Dusun Serongan, Desa Mayang, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Selasa (15/10/2019).

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Selasa, Abdul Karim ditangkap tim Densus Mabes Polri pada Selasa pagi. Tim Densus kemudian menggeledah kamar indekos Abdul Karim untuk mencari barang bukti.

Proses penggeledahan dilakukan selama sekitar satu jam yakni pukul 14.00-15.00 WIB. Tidak ada barang bukti yang disita saat penggeledahan di kamar indekos tersebut.

Abdul dan keluarganya diketahui menyewa kamar indekos sejak dua bulan lalu. Mereka tinggal di kamar indekos nomor 5. Sehari-hari, Abdul Karim berjualan minuman di sekitar Gatak dan Kartasura. Biasanya, ia berangkat pada pagi hari dan pulang pada petang hari.

Joko Paloma: Masyarakat Harus Ikut Kembangkan Wisata

“Saya tidak tahu pasti pekerjaannya karena penghuni indekos baru. Yang saya tahu, Abdul berjualan minuman namun saya tidak tahu lokasinya,” kata pemilik rumah indekos, Suparmi, saat berbincang dengan wartawan, Selasa.

Densus 88 Tangkap Pasutri Terduga Teroris di Semarang

Suparmi kerap berkomunikasi dengan Abdul di halaman rumah indekos. Biasanya, Abdul membuang sampah pada pagi hari. Kala itu, Abdul selalu menyapa dengan ramah Suparmi.

Sementara itu, Kapolsek Gatak, AKP Yulianto, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas, mengatakan hanya bertugas mengamankan proses penggeledahan kamar indekos yang ditempati Abdul. Proses penggeladahan merupakan wewenang tim Densus Mabes Polri.

Bripda Nesti Aktif Bangun Jaringan Teroris JAD


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten