Tutup Iklan
Petugas dari Brimob Jawa Timur menjebol kios di Pasar Kincang, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Sabtu (24/8/2019). (Madiunpos.com-Abdul Jali)

Solopos.com, MADIUN -- Puluhan anggota kepolisian yang terdiri dari https://news.solopos.com/read/20190704/496/1003188/polri-ungkap-2-warga-magetan-diciduk-densus-diduga-terkait-ji">Densus 88, Brimob Jawa Timur, dan Polres Madiun Kota menutup Pasar Kincang, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Sabtu (24/8/2019) sore. Polisi memasang police line di kawasan pasar tradisional itu. 

https://news.solopos.com/read/20190824/496/1014186/3-warga-blitar-diciduk-densus-88">Tim dari berbagai satuan ini menggeledah sejumlah kios yang ada di pasar tradisional tersebut. Penggeledahan ini berkaitan dengan kasus perampokan di toko emas Dewi Sri yang ada di Jalam Raya Tebon, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Sabtu pagi. Dalam aski perampokan itu, pria berinisial YT tersebut diduga membawa benda yang mirip dengan rakitan bom. 

Pantauan Madiunpos.com di Pasar Kincang, puluhan anggota kepolisian berjaga dan melakukan penggeledahan di sejumlah kios pasar. Petugas bersenjata laras panjang pun tampak disiagakan di beberapa titik. 

Setidaknya ada tiga kios di pasar itu yang dijebol oleh petugas. Tim kemudian mengeluarkan sejumlah benda dari dalam kios.

Pasar tersebut diperiksa petugas karena pelaku perampokan memiliki kios di pasar tersebut. Pelaku merupakan salah satu pedagang di pasar itu. 

Puluhan warga pun terlihat melihat pemeriksaan kios pasar tersebut. 

Sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai kasus ini. (Abdul Jalil/Madiunpos.com)

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten