Denpom Solo Selidiki Keterlibatan 4 Oknum Anggota TNI Dalam Pencurian Kabel Telkom Klaten

Denpom Solo mengonfirmasi tengah menyelidiki keterlibatan empat oknum anggota TNI dalam kasus pencurian kabel Telkom di Klaten, Selasa (14/4/2020) lalu.

 Ilustrasi Pencurian (Solopos/Whisnupaksa)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Pencurian (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, SOLO -- Denpom Solo mengonfirmasi tengah menyelidiki keterlibatan empat oknum anggota TNI dalam kasus pencurian kabel Telkom di Klaten, Selasa (14/4/2020) lalu.

Komandan Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/4 Solo, Letkol Cpm Gunawan Setiadi, mengatakan tengah mendalami kasus ini untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan empat oknum tersebut.

“Informasinya ada sepuluh orang warga sipil ditahan di Polres. Kami juga mengonfirmasi keterlibatan oknum TNI itu. Ini masih pendalaman penyidikan,” ujar Gunawan kepada Solopos.com, Rabu (15/4/2020) siang.

Jenazah Perawat di Ungaran Ditolak Warga, Anaknya Trauma & Stres

Gunawan mengaku belum tahu apakah empat oknum anggota TNI itu benar terlibat dalam pencurian kabel Telkom di Klaten atau hanya dimintai tolong.

"Hal paling penting serahkan ke penyidik Polisi Militer yang mengurusi oknum anggota TNI-nya. Nanti tim penyidik dari Denpom yang mendalami motif kasus ini," imbuh Gunawan.

Gunawan menambahkan Denpom juga tengah mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan alat bukti keterlibatan oknum anggota TNI itu. Ia menegaskan akan memproses hukum empat oknum anggota TNI itu bila terbukti terlibat dalam pencurian kabel Telkom di Klaten.

Fokus Uji Swab, Pemkot Solo Tak Akan Beli Lagi Alat Rapid Test Covid-19

“Informasinya satuannya [empat oknum anggota TNI] dari Jakarta. Ngapain dia di situ makanya kami usut motifnya. Kami transparan, kalau salah kami proses sesuai hukum yang berlaku,” imbuh dia.

Berawal Dari Gangguan

Sebagaimana diberitakan, empat oknum anggota TNI ditangkap bersama 10 warga karena diduga terlibat pencurian kabel milik PT Telkom di Jl Pemuda depan Plasa, Klaten, Selasa (14/4/2020) pukul 01.00 WIB.

Pengungkapan kasus pencurian kabel itu bermula saat manajemen PT Telkom memperoleh informasi gangguan pada jaringan kabel di Klaten.

Pemakaman PDP Corona di Kartasura Sukoharjo Dilakukan Malam Hari, Warga Gotong Royong

Selanjutnya, petugas teknis PT Telkom mengidentifikasi gangguan tersebut hingga depan Plasa Klaten. Saat mengidentifikasi kabel tersebut, petugas PT Telkom melihat ada satu unit truk yang mencurigakan.

Truk tersebut diparkir di depan salah satu toserba di Jl Pemuda Klaten. Posisi truk tak jauh dari Plasa Klaten. Saat itu, petugas PT Telkom juga melihat dua orang diduga anggota TNI.


Berita Terkait

Berita Terkini

Sehari Hanya Bisa Jangkau 400-500, Vaksinasi Warga KTP Solo Melambat

Masih ada 24.000-an warga ber-KTP Solo yang belum divaksin karena capaian vaksinasi melambat yakni dalam sehari hanya menjangkau 400-500 warga.

Round Up: 10 Kasus Pembunuhan Tersadis di Klaten, 2 Ibu Jadi Ketua RT

Dari belasan kasus pembunuhan yang terjadi di Klaten sejak 2010, terdapat 10 kasus pembunuhan paling sadis.

Mantap! 1.000 Warga Desa Madu Boyolali Sudah Divaksin Covid-19

Sebanyak 375 warga Desa Madu, Kecamatan Mojosongo, Boyolali mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis kedua jenis Sinovac, Senin (25/10/2021).

Kisah Kampung Matoa Boyolali Bermula dari Mantu

Melihat banyaknya pohon matoa di perkarangan rumah warga Karangduwet, besan dari Klaten menyebut kampung asal pengantin putri sebagai Kampung Matoa.

Tes Urine Mendadak, Prajurit TNI Wonogiri Negatif Narkoba

Tes narkoba melalui urine dilaksanakan secara berkala dan pelaksanaannya secara mendadak.

Siap-siap! Pemadaman Listrik di Klaten Hari Ini (26/10/2021)

Berikut jadwal pemadaman listrik di Klaten hari ini, Selasa (26/10/2021) yang berlangsung selama lima jam. Daerah mana saja yang terdampak?

Jadwal Pemadaman Listrik di Solo Hari Ini (26/10/2021), Mana Saja?

Berikut jadwal pemadaman listrik di Solo hari ini, Selasa (26/10/2021) yang berlangsung selama tiga jam. Daerah mana saja yang terdampak?

Cegah Gelombang Ketiga Covid-19, Lima Sektor Jadi Perhatian Khusus

 Setidaknya lima sektor yang harus mendapatkan perhatian khusus untuk mencegah gelombang ketiga Covid-19.

Air Hujan Bunderjarakan Klaten Pun Dapat Sembuhkan Berbagai Penyakit

Air hujan yang disetrum dapat membersihkan tubuh setelah diminum secara rutin.

Pekan Pertama PTM di Wonogiri Tidak Ada Kasus Covid-19

PTM terbatas hanya boleh dilaksanakan sekolah yang sudah pernah menggelar uji coba PTM.

65 Pengrajin Batik di Kawasan Gunung Sewu Ikuti Diklat Pewarna Alami

Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menggeliatkan kembali kegiatan ekonomi warga.

Bos Debt Collector Solo Ungkap Cara Kerja Sindikat Penggelapan Aset

Bos perusahaan penyedia jasa debt collector di Solo Giyatno mengungkapkan cara kerja sindikat penggelapan aset milik perusahaan pembiayaan dan debitur.

Pemkab Sukoharjo Bagikan 1.700 Paket Bantuan, Driver Ojol Ikut Kebagian

Pemkab Sukoharjo membagikan bantuan sebanyak 1.700 paket kepada warga yang terdampak Covid-19 termasuk para driver ojek online.

Mahasiswa UNS Solo Meninggal seusai Diklat Menwa, BEM SV: Usut Tuntas!

BEM SV UNS Solo menuntut kampus, kepolisian dan Menwa segera mengusut tuntas kasus mahasiswa bernama Gilang Endi yang meninggal seusai diklat.

Punya 100 Personel, Bos Debt Collector Solo Ini Ogah Layani Pinjol

Bos perusahaan jasa penagihan utang yang memiliki 100-an personel debt collector di Solo ini mengaku ogah menjalin kerja sama dengan perusahan pinjol, ini alasannya.

Pilkades Antarwaktu Gedangan Sukoharjo Masuki Masa Pendaftaran Calon

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa atau Pilkades antarwaktu Gedangan, Grogol, Sukoharjo, memasuki tahapan pendaftaran calon yang berlangsung 10 hari.