Ilustrasi tidur (Independent.co.uk).jpg

<p><strong>Solopos.com, SOLO &ndash;</strong>&nbsp;Hasil penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan India menyebutkan mendengar musik berirama lembut (musik relaksasi) sebelum tidur dapat meningkatkan <a href="http://lifestyle.solopos.com/read/20180901/485/937228/5-kebiasaan-buruk-yang-merusak-mata">kesehatan</a> jantung. Mendengar musik juga dipercaya mampu memengaruhi tingkat kecemasan dan kesejahteraan seseorang.</p><p>Dikutip dari <em>Independent.co.uk</em>, Rabu (29/8/2018), penelitian yang dipresentasikan di Kongres European Society of Cardiology (ESC) di Munich, Jerman, menyimpulkan tingkat kecemasan seseorang cenderung menurun ketika mendengarkan musik relaksasi sebelum tidur.</p><p>Peneliti mengambil sampel dari 149 peserta yang diminta tidur mendengarkan musik selama tiga malam. Usia sukarelawan rata-rata 26 tahun.</p><p>Hasil dari penelitian mereka menyebut denyut jantung sukarelawan meningkat selama mendengar musik relaksasi dan turun ketika mendengar musik pop atau tidak mendengar musik sama sekali.</p><p>Para ilmuwan menggunakan skala Kecemasan Goldberg untuk mengukur tingkat kecemasan para peserta sebelum dan sesudah tidur.</p><p>Mereka mencatat <a href="http://lifestyle.solopos.com/read/20180901/485/937246/masa-lalu-orang-tua-yang-pahit-hambat-perkembangan-anak">tingkat kecemasan</a> peserta menurun secara drastis mengikuti alunan musik relaksasi. Sebaliknya, kecemasan peserta mengalami peningkatan drastis setelah mendengarkan musik pop.</p><p>Seorang konsultan ahli jantung di Rumah Sakit HG SMS di Jaipur, Dr Naresh Sen percaya dengan mendengarkan musik yoga dapat meningkatkan kesehatan jantung. <strong>(Billy Adytya Kurniawan/JIBI/Solopos.com)</strong></p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten