Demokrat Kaitkan Asia Sentinel dan Istana, Golkar Tertawa
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) serta jajaran pengurus memberikan pernyataan jelang Pilkada 2018 di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Senin (25/6/2018). (Antara - Wahyu Putro A)

Solopos.com, BANDUNG — Partai Demokrat meradang atas pemberitaan Asia Sentinel yang mengaitkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan kasus Bank Century. Demokrat bahkan mulai melontarkan tudingan bahwa Istana ada di balik munculnya berita tersebut.

Wakil Sekjen DPP Demokrat Rachland Nashidik bahkan mengunggah sebuah foto yang menampilkan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko bersama co-founder Asia Sentinel, Lin Neumann. Lewat foto ini, Rachland menuding ada campur tangan Istana terkait artikel kasus Bank Century yang dimuat Asia Sentinel dengan menyinggung nama SBY.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sendiri menanggapi tudingan petinggi Demokrat ini dengan tertawa. “Ah itu apalagi, kalau [tudingan] Demokrat pikir saja sendiri, ha ha,” katanya singkat sambil tertawa di Kantor DPD Golkar Jabar, Bandung, Selasa (18/9/2018).

Airlangga sebelumnya juga menganggap sejumlah serangan dan polemik yang ditujukan pada Presiden Joko Widodo hal yang lucu. Dia menunjuk usulan pemakaian bahasa Inggris saat debat Pilpres mendatang yang seolah-olah melupakan Sumpah Pemuda sampai hasil ijtima II GNPF yang kini mendukung Prabowo-Sandiaga Uno.

“Saya pikir Pilpres itu sudah ada...sudah cukup ya,” katanya tak jelas.

Seperti diberitakan media, pihak Istana sendiri sudah membantah ada di balik pemberitaan Asia Sentinel seperti yang dituduhkan Demokrat.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom