Demo Protes Kabut Asap, Mahasiswa UIN Suska Pekanbaru Terancam Sanksi

 Pengendara kendaraan bermotor melintas di jalan Soekarno Hatta ketika kabut asap pekat dampak karhutla menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (17/9/2019). (Antara/Rony Muharrman)

SOLOPOS.COM - Pengendara kendaraan bermotor melintas di jalan Soekarno Hatta ketika kabut asap pekat dampak karhutla menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (17/9/2019). (Antara/Rony Muharrman)

Solopos.com, JAKARTA — Kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendorong sejumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Pekanbaru, Riau, untuk menyuarakan desakannya terhadap pemerintah supaya segera bertindak. Namun mereka justru terancam sanksi.

Karena aksi tersebut, mereka justru dipanggil pihak rektorat kampus dan akan dijatuhi sanksi. Hal tersebut disampaikan Ulul Azmi, 23, mantan Wakil Ketua BEM UIN Suska melalui akun Twitternya, @ajemikk.

“Kami mahasiswa yang membela rakyat untuk mengikuti aksi melawan asap di Riau pad hari Senin dan Selasa hari ini dipanggil oleh pihak rektorat/kampus. Apa yang salah dengan gerakan kami? Ada apa ini?” tulisnya, Jumat (20/9/2019), sambil menyertakan surat rapat koordinasi pimpinan kampus.

“Ada apa kampusku dengan pemprov? Ada apa kampusku dengan korporasi? Tanda tanya besar yang masih terngiang di telingaku,” imbuhnya.

Saat ini, pihak kampus tengah melakukan pendataan mahasiswa UIN Suska dari setiap fakultas yang berpartisipasi dalam demo. Bahkan, mereka terancam sanksi berat dari pihak kampus jika terbukti ikut aksi unjuk rasa memprotes kabut asap dan karhutla.

“Kami diancam akan di-DO atau dipersulit pengurusan administrasi di kampus,” ujar Azmi melalui keterangan tertulis kepada Suara.com, Jumat.

Menurut keterangan Azmi, ancaman itu disampaikan oleh pimpinan rektorat dan dekanat UIN Suska. Kini, Azmi pun berharap proses penerbitan ijazahnya dan wisuda pada Februari 2020 tak ikut terkena dampak dari langkah yang diambil kampus terhadap mahasiswa demo.

Menanggapi kasus tersebut, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menyatakan siap memberikan bantuan. Hal itu disampaikan langsung melalui akun Twitter membalas kicauan Azmi.

“Jangan takut, jangan patah semangat. @YLBHI siap memberikan pendampingan dan bantuan hukum,” kicau admin @YLBHI, Jumat.

Pada Selasa (17/9/2019), mahasiswa UIN Suska menggelar aksi unjuk rasa di halaman Gedung Gubernur Riau. Mereka menyampaikan empat tuntutan sebagai berikut:

  • Tindak tegas dan diwajibkan perusahaan penyebab karhutla untuk memberikan fasilitas penyembuhan bagi penderita ISPA.
  • Tindak tegas mafia dan korporasi karhutla.
  • Meminta pemerintah memfasilitasi mahasiswa dan relawan ikut dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.
  • Copot jabatan Kapolda Riau dan Pangdam sesuai janji Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Berita Terkait

Berita Terkini

Muncul Jerawat di Kelamin, Bagaimana Bedakan dengan Herpes Genital?

Lalu, bagaimana cara membedakan apakah benjolan merah yang muncul di alat kelamin itu benar-benar jerawat atau herpes genital?

Selvi Ananda Saat Ditanya Soal Penata Busana Pribadi: Emang Saya Artis?

Selvi mengatakan selama ini menata sendiri semua kebutuhan busananya, dan ia menyiapkannya sehari sebelum acara.

Viktor Laiskodat Lulus Doktor UKSW, Angkat Disertasi Wisata NTT

Viktor Laiskodat membuat disertasi berangkat dari dari sebuah permasalahan mengapa masyarakat NTT masih miskin padahal wilayah itu kaya sumber daya alam.

Stok Vaksin Covid-19, Indonesia Kembali Terima Pfizer dan AstraZeneca

Selain menjaga ketersediaan, tambahan vaksin Covid-19 ini juga untuk mengejar target kekebalan kelompok hingga akhir 2021.

Liga 1: PSS Sleman Dibekuk Persib Bandung 2-4

Persib Bandung berhasil memenangkan pertadingan kala menjamu PS Sleman dengan skor 4-2 dalam lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Manahan Solo pada Jumat (22/10/2021) malam.

Dituding Aktor Utama, Amien Rais Ungkap Detik-Detik Gus Dur Lengser

Amien Rais menolak disebut sebagai aktor utama namun mengakui sebagai bagian dari lengsernya Gus Dur.

Sehari, Ada 13 Juta Pengguna Snapchat

Penghasilan Snapchat mencapai US$1 Miliar tapi masih meleset dari target.

Hujan Deras & Angin Kencang di Semarang, Pohon Tumbang Timpa Rumah

Sejumlah pohon di Kota Semarang dilaporkan tumbang dan menimpa rumah warga saat hujan deras dan angin kencang melanda Jumat (22/10/2021) sore.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat Raih Gelar Doktor dari UKSW Salatiga

Viktor meraih gelar Doktor Program Studi Pembangunan dari UKSW dengan nilai IPK 3,92.

Berhasil Bawa Medali Emas PON, Pesilat Klaten Bakal Urus Ternak

Peraih medali emas PON Papua asal Klaten berencana istirahat dan urus ternak sembari menunggu seleksi nasional SEA Games Vietnam.

Viral Video Pria Punya 26 Anak, Warganet: Istrinya Kuat!

Usut punya usut, ternyata almarhum pria yang memiliki 26 anak ini diketahui memiliki dua istri.

Mega Korupsi Jiwa Sraya, 1.200 Aset Belum Laku!

PT Jiwasraya bahkan tercatat memiliki aset gedung di pengujung utara Indonesia, yakni di Pulau Sangihe yang berbatasan dengan Filipina.

Jembatan Tiba-tiba Ambrol, Seorang Ibu Hilang Terbawa Arus

Seorang warga Kebumen, Jawa Tengah hanyut terbawa arus sungai ketika jembatan yang dilewatinya tiba-tiba ambrol.

Polda Jateng Ungkap Identitas WNA Turki Otak Pelaku Skimming ATM

Polda Jateng mengungkap identitas warga negara asing atau WNA asal Turki yang menjadi otak kejahatan skimming kartu ATM di wilayahnya.

2 Wanita Solo Ngaku Tertipu Lelang Arisan Online Ratusan Juta Rupiah

Stelah mengikuti lelang arisan online tersebut selama 10 bulan, mereka tidak menerima uang hasil lelang arisan seperti yang sudah dijanjikan.