Demo anti Inggris di Kolombo

KOLOMBO: Ratusan pemrotes menggelar aksi unjuk rasa di luar Komisi Tinggi Inggris di ibukota Sri Lanka, Kolombo, Senin (18/5), mengecam dukungan Inggris kepada pemberontak Macan Tamil.

Para aktivis melemparkan sejumlah tomat dan telor ke gedung itu, karena mereka menuduh Menteri Luar Negeri Inggris David Miliband, mendukung pemberontak, yang pada Minggu (17/5) kemarin mengakui perjuangan mereka yang berlangsung lama menentang pemerintah telah kandas. "Kami bukanlah negara koloni," teriak para pemrotes di luar gedung Komisi Tinggi (kedutaan).

Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown, Sabtu memperingatkan pemerintah Sri Lanka mengenai akibat-akibat dari tindakan-tindakannya jika badan-badan kemanusiaan tidak diberi izin untuk menyelamatkan penduduk sipil. Inggris juga menyerukan perlunya dilakukan pemeriksaan kejahatan perang di Sri Lanka.

Presiden Sri Lanka Mahinda Rajapakse kemarin menyatakan pasukan militernya telah berhasil mengalahkan pemberontak Macan Tamil, setelah menguasai kembali celah kecil di hutan garis pantai di timur laut negara pulau tersebut.

Pembebasan Macan Tamil Eelam (LTTE) telah mengangkat senjata sejak 1972, untuk mendirikan negara merdeka lepas dari Kolombo, khusus bagi suku minoritas Tamil. (Antara/AFP)

Avatar
Editor:
Budi Cahyono


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom