Demi Pilkada Klaten Mulyani Cuti 71 Hari, Harjanta Mundur dari Kades, Arif Pensiun Dini

Sri Mulyani direncanakan cuti dari jabatannya sebagai Bupati Klaten selama 71 hari terhitung sejak 24 September 2020. Sementara Arif Budiyono pensiun dini sebagai ASN dan Harjanta mundur dari Kades.

SOLOPOS.COM - Pasangan Cabup-Cawabup Klaten, Sri Mulyani-Yoga Hardaya, menyampaikan pidato politik saat deklarasi pencalonan di Joglo Tumiyana, Desa Ngerangan, Kecamatan Bayat, Kamis (3/9/2020) malam. (Taufiq Sidik Prakoso/Solopos)

Solopos.com, KLATEN – Sri Mulyani direncanakan cuti dari jabatannya sebagai Bupati Klaten selama 71 hari terhitung sejak 24 September 2020.

Cuti diajukan Mulyani menyusul ikut dalam kontestasi Pilkada 2020 sebagai calon bupati (cabup) berpasangan dengan Yoga Hardaya sebagai calon wakil bupati (cawabup).

Mulyani mengatakan surat pengajuan cuti sudah diurus dan diajukan ke gubernur untuk diteruskan ke Kemendagri. "Rencananya cuti mulai 24 September sampai 5 Desember," kata Mulyani saat ditemui wartawan di DPRD Klaten, Senin (7/9/2020).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekmito, mengatakan belum diketahui penjabat (Pj) bupati yang memimpin Klaten selama Mulyani cuti. "Yang menentukan nanti Mendagri melalui usulan gubernur," jelas dia.

Di sisi lain, Mulyani yang juga Ketua DPC PDIP Klaten mengatakan penguatan tim di internal partai terus dilakukan menghadapi Pilkada 2020. Konsolidasi itu dilakukan sejak keluar rekomendasi pertama Ketika DPP PDIP merestui Mulyani maju sebagai cabup.

Presiden Minta 3 Klaster Ini Diwaspadai, Apa Saja?

Tetap Solid

Sebagai informasi, pada rekomendasi pertama Mulyani dipasangkan dengan Aris Prabowo. Belakangan keluar rekomendasi kedua dari DPP PDIP yakni Mulyani berpasangan dengan Yoga Hardaya yang merupakan Ketua DPD Partai Golkar Klaten.

Mulyani mengatakan pengurus dan kader PDIP tetap solid memenangkan pasangan Sri Mulyani-Yoga Hardaya pada Pilkada yang digelar 9 Desember mendatang.

“Saya pastikan kader PDIP, meski ada yang merasa rekomendasi tidak sesuai harapan, mereka pasti tegak lurus. Kalau ada yang mengaku itu kader PDIP kemudian tidak terima dengan rekomendasi dan memilih mendukung pasangan selain yang direkomendasikan DPP, itu kader PDIP gadungan," jelaa dia.

Mulyani mengungkapkan bakal memecat para kader yang duduk di jajaran kepengurusan PDIP ketika didapati membelot mendukung pasangan selain yang diusung PDIP.

"Kalau itu pengurus baik DPC, fraksi, PAC ,ranting, dan jajaran pengurus lainnya ketahuan tidak mengamankan dan menyukseskan rekomendasi DPP, saya pastikan dipecat," kata Mulyani.

Waduh! Pj. Sekda Sukoharjo Terkonfirmasi Positif Covid-19

Pensiun Dini

Sementara itu, Cabup Klaten, Arif Budiyono, menjelaskan sudah mengajukan surat pensiun dini sebagai ASN di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) untuk salah satu syarat mendaftarkan diri mengikuti kontestasi Pilkada.

"Saya sudah mengajukan ke Kemen PUPR dan sudah diajukan ke Kemenpan RB. Insyaallah dalam satu atau dua pekan ini selesai," jelas dia.

Cawabup Klaten, Harjanta, mengatakan jika sudah resmi tak lagi menjabat Kepala Desa (Kades) Karanganom, Kecamatan Klaten Utara demi mengikuti kontestasi Pilkada.

Surat pengunduran diri sudah disetujui dan diterima Harjanta pada Jumat (4/9/2020). Proses pengajuan pengunduran diri Harjanta dari jabatannya sebagai kades yang memasuki periode ketiga sudah diurus sejak Agustus lalu.

Sebagai informasi, kontestasi Pilkada 2020 di Klaten bakal diikuti tiga pasangan calon (paslon). Paslon Sri Mulyani-Yoga Hardaya diusung PDIP dan Golkar.

One Krisnata-Muhammad Fajri diusung PKS, Partai Gerindra, dan Partai Demokrat. Arif Budiyono-Harjanta diusung PAN, PKB, PPP, serta Partai Nasdem.
Ketiga Paslon itu sudah mendaftarkan diri ke KPU pada Jumat-Minggu (4-6/7/2020). Dalam pekan ini, ketiga paslon mengikuti pemeriksaan kesehatan di RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten.

Berita Terbaru

Wali Kota Rudy Berharap Partisipasi Pemilih Pilkada Solo 2020 Capai 80%

Solopos.com, SOLO -- Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, menargetkan partisipasi pemilih pada Pilkada Solo 2020 pada Desember mendatang...

Gibran Geregetan Branding Pariwisata Solo Masih Kalah dari Jogja

Solopos.com, SOLO-Calon wali Kota Solo dari PDIP, Gibran Rakabuming Raka menyatakan keprihatinannya dengan stagnasi sektor pariwisata Kota Bengawan beberapa...

Cawali Solo Bagyo Wahyono Menunggak Tagihan Rp25 juta, Ini Penjelasan PDAM

Solopos.com, SOLO--Calon Wali Kota (Cawali) Solo dari jalur perseorangan, Bagyo Wahyono dikabarkan menunggak tagihan PDAM hingga Rp25 juta. Nilai...

Bawaslu Jateng : Ada 16 Pelanggaran Prokes di Kampanye Pilkada 2020

Solopos.com, SEMARANG – Badan Pengawas Pemilu Jawa Tengah atau Bawaslu Jateng menemukan sejumlah pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan pasangan...

Bawaslu Awasi Medsos Paslon di Pilkada Grobogan 2020

Solopos.com, PURWODADI -- Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Kabupaten Grobogan terus melakukan pengawasan tahapan kampanye Pilkada Grobogan 2020. Tidak...

Dikritik Program Belum Terealisasi, Cabup Petahana Sragen Langsung Kasih Jawaban

Solopos.com, SRAGEN — Calon bupati (cabup) petahana di Pilkada Sragen 2020, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, menyampaikan terdapat 8.569 lapangan...

Bawaslu Sukoharjo Perpanjang Lagi Masa Pendaftaran Pengawas TPS, Masih Kurang Berapa?

Solopos.com, SUKOHARJO -- Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Sukoharjo kembali memperpanjang pendaftaran rekrutmen calon pengawas tempat pemungutan suara atau...

Bawaslu Boyolali Perpanjang Pendaftaran Pengawas TPS 10 Kecamatan, Kekurangan Paling Banyak Ngemplak

Solopos.com, BOYOLALI -- Masa pendaftaran pengawas Tempat Pemungutan Suara atau TPS Pilkada Boyolali 2020 diperpanjang hingga Senin (19/10/2020). Perpanjangan...

KPU Wonogiri Coret 57.497 Data Tak Memenuhi Syarat

Solopos.com, WONOGIRI—Komisi Pemilihan Umum Wonogiri mencoret 57.497 data pemilih tak memenuhi syarat (TMS) melalui tahapan pencocokan, penelitian, pencermatan, dan...

Gibran-Teguh Panasi Mesin Tim Pemenangan Internal PAN Solo, Ini Targetnya

Solopos.com, SOLO -- DPD PAN Solo mengukuhkan tim pemenangan untuk pasangan cawali-cawawali, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa atau Gibran-Teguh, pada...