Demi Lovato Kritik Donald Trump Lewat Lagu Commander In Chief
Poster Commander in Chief. (Finneas)

Solopos.com, SOLO — Musisi dan penyanyi kenamaan Demi Lovato memberikan kritik keras terhadap kepemimpinan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pelantun Heart Attack itu melancarkan serangannya di lagu barunya, Commander In Chief. Video klip lagu tersebut dirilis setelah penampilannya di Billboard Music Award.

Trump Positif Covid-19, Ini Desakan Petinggi WHO...

Proses penulisan lirik Commander In Chief ini berkolaborasi dengan saudara laki-laki Billie Eilish, Finneas. Lagu balad ini penuh dengan kritikan kepada sang Presiden. Melodi yang menghanyutkan menjadi lengkao dengan vokal Demi Lovato yang jernih. Awalnya memang minimalis, tapi lebih banyak instrumen hadir di bagian kedua.

Commander in Chief berisikan lirik yang tajam. “If you mess with things selfishly they’re bound to come undone [Jika Anda mengacaukan hal-hal dengan egois, mereka pasti akan dibatalkan]" demikian penggalan lirik lagu tersebut.

Ada pula lirik “You can’t get enough of shutting down systems for personal gain [Anda tidak bisa cukup mematikan sistem untuk keuntungan pribadi]. “We’re in a state of crisis, while you line your pockets deep [Kami dalam keadaan krisis, sementara anda melapisi dompet dalam-dalam]".

Dokter Gedung Putih Sebut Kondisi Donald Trump Telah Membaik

Lirik itu menyerukan tanggapannya terhadap ketidakadilan rasial yang dilakukan oleh Trump dan ketidakbecusan dalam mengatasi pandemi dan krisis Covid-19.

Sering Surati Trump

Dilansir Variety, Kamis (15/10/2020) penyanyi 28 tahun ini mengaku sudah berkali-kali ingin menulis surat kepada Presiden Trump. Dia ingin duduk bersama dan bertanya segala hal.

“saya sebenarnya tidak ingin melakukan itu dan saya pikir salah satu cara yang bisa saya lakukan adalah menulis lagu dan merilisnya untuk didengar seluruh dunia dan kemudian dia harus menjawab pertanyaan itu kepada semua orang dan bukan hanya saya,” kata Demi Lovato.

Menilik Kemewahan Walter Reed, RS Tempat Donald Trump Dirawat

Di Twitter, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memang diketahui sering mengecam tokoh hiburan yang mengkritiknya. Demi memberi contoh Taylor Swift yang dulu tidak pernah tertarik dengan isu isu hak asasi, sehingga mendapat kecaman dari beberapa pejabat.

Dipuji

Finneas dalam postingan Instagramnya mengunggah poster lagu Demi Lovato. Dia memberikan pujian dan mengungkapkan bahwa dirinya bangga sudah berkolaborasi dengan Demi. Menurutnya hal ini merupakan suatu kehormatan menghasilkan lagu yang bagus untuk penyanyi berbakat seperti Demi Lovato.

Bersamaan dengan merilis lagu tersebut, Demi juga memberikan informasi kepada penggemar tentang proses pemungutan suara. Dia berharap bisa mendorong para penggemarnya tetap terlibat dalam pemilihan presiden bulan depan.

Twitter Tangguhkan Akun yang Doakan Donald Trump Meninggal Karena Covid-19

Demi Lovato juga dikenal sebagai penyanyi yang mendukung kesehatan mental. Demi bahkan sudah merilis dua lagu tentang tema itu di awal tahun. Pada bulan Maret, dia merilis lagu I Love Me yang mempresentasikan dirinya sendiri.

Baru-baru ini dia berkolaborasi dengan Marshmello merilis lagu bertajuk Ok Not To Be Ok, yang dirilis pada Hari Pencegahan Bunuh Diri, 10 September 2020.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom