Demi Halte Trans Jateng Solo-Sragen, Dishub Jateng Anggarkan Dana Rp1,2 Miliar
Bus Trans Jateng menunggu datangnya penumpang di Terminal Sumberlawang, Selasa (1/9/2020). (Espos/Moh. Khodiq Duhri)

Solopos.com, SRAGEN — Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Tengah (Jateng) menganggarkan dana senilai Rp1,2 miliar untuk melanjutkan pembangun halte pendukung operasional Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng Koridor Solo-Sangiran-Sumberlawang Sragen pada 2021. Dari 31 halte yang disiapkan, baru tiga unit yang dibangun pada tahun ini.

Kasi Sarpras Balai Transportasi Jateng, Deta Surya, mengatakan pengadaan semua halte BRT Trans Jateng Koridor Solo-Sangiran-Sumberlawang sebetulnya sudah dianggarkan dalam APBD 2020 senilai Rp1,5 miliar.

Namun, munculnya pandemi Covid-19 membuat Pemprov Jateng melakukan refocussing anggaran sehingga dana Rp1,5 miliar terpangkas Rp1,2 miliar menjadi hanya Rp300 juta.

Tragis! Pedofil Ini Malah Tewas Ketabrak Kereta Api Sebelum Disidang

"Karena ada refocussing, anggaran tersisa Rp300 juta. Itu kami gunakan untuk membangun tiga halte. Halte lainnya kami upayakan dibangun pada 2021. Kami mengusulkan dana Rp1,2 miliar. Itu kalau tidak perubahan dan disetujui karena ada mekanisme anggaran yang harus dilalui," papar Deta kepada Solopos.com, Rabu (16/9/2020).

Baru Ada 3

Saat ini, baru ada tiga halte yang masing-masing dibangun di Terminal Tirtonadi, Terminal Pariwisata Sangiran, dan Terminal Sumberlawang. Rencananya, masih ada tambahan 28 halte yang dibuat portabel.

Halte portabel untuk BRT Trans Jateng itu berukuran 2x4 meter atau 2x6 meter. Perbedaan lebar halte itu menyesuaikan dengan lebar lahan yang tersedia.

"Ukuran halte sesuai ukuran lahan yang ada. Biasa di badan jalan, bisa juga di atas saluran air," ucap Deta.

Guru Cantik Ini Diduga Ajak Murid Berhubungan Seks di Lapangan hingga Hamil

Berdasarkan pantauan Solopos.com, karena belum ada halte, tempat pemberhentian BRT Trans Jateng masih berupa landasan.

Landasan itu antara lain berada di depan SMPN 1 Sumberlawang, SMAN 1 Sumberlawang, SMPN 1 Gemolong, Puskesmas Kalijambe, Kantor Kecamatan Kalijambe, SMPN 1 Kalijambe, Terminal Pariwisata Sangiran, MAN 3 Sragen, MAN 2 Karanganyar dan Pasar Nusukan Solo. Landasan itu masih berupa papan besi tanpa pelindung atap layaknya halte.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom