Tutup Iklan

DEMAM JENMANII : 2014, Jenmanii Kembali Diminati

 Jenmanii (JIBI/SOLOPOS/Tri Indriawati)

SOLOPOS.COM - Jenmanii (JIBI/SOLOPOS/Tri Indriawati)

Solopos.com, KARANGANYAR — Tanaman hias jenis jenmanii kembali diburu di pasaran. Sejumlah peserta kontes jenmanii di Tawangmangu, Karanganyar, mengaku tanaman jemaninya diminati banyak pengunjung yang datang.

Informasi yang diterima Solopos.com, Minggu (16/2/2014), kontes regional anthurium digelar oleh komunitas anthurium soloraya di Taman Balaikambang Tawangmangu. Sebanyak 150 pot jenis anthurium dikonteskan kepada para pengunjung.

Salah satu peserta kontes asal Salatiga, Yudha Tri Wibowo, 39, mengatakan, tanaman hias jenmaniinya sudah laku dibeli sehingga saat kontes jenmaniinya tinggal satu pot.

“Tinggal satu jenmanii mangkot saja karena sudah dibeli pengunjung yang langsung datang ke penginapan. Padahal, saya ke sini membawa 10 pot. Yah, saat kontes malah tinggal satu pot saja, tetapi sudah hobi sejak tahun 2006. Iya, saya tetap ikut kontes ini,” ungkap dia, saat dihubungi Solopos.com, Minggu.

Dijelaskannya, masyarakat yang hobi dengan tanaman hias jenis jenmanii maka tidak akan beralih. Pasalnya, sudah tahu prospek ke depan tanaman tersebut. “Kalau yang sudah hobi pasti lebih langgeng karena tidak mengejar rupiah,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan tanaman jemaninya yang berukuran 12 cm hingga laku sampai Rp12,5 juta. “Itu belum yang lain, masih ada ukuran kecil yang terjual,” katanya.

Sementara itu, warga Alastua RT 002/RW 012, Kebakkramat, Karanganyar, Irdiyansyah, 30, menyatakan tanaman hias jenis jemani mulai diminati pengunjung. Ada beberapa pengunjung sampai menawar dengan harga tinggi ketika lelang berlangsung. “Sampai ada yang lelang tembus sampai Rp20 juta,” ucap dia.

Menurutnya, tanaman hias jenis jenmanii mulai bangkit kembali. Antusias masyarakat terhadap tanaman ini sangat tinggi. “Saya sampai membawa 10 pot jenis jemani yang diikutkan kontes ini,” paparnya.

Terpisah, Manajer Kontes Regional Anthurium di Tawangmangu, Karanganyar, Andriana, menjelaskan, kontes ini untuk membangkitkan gairah masyarakat terhadap tanaman hias jenis jemani. Pasalnya, jemani layak untuk dikonteskan. “Penjualan jemani dapat menambah penghasilan warga,” ungkap dia.

Selain kontes, Andriana menerangkan jemani yang dikonteskan akan dinilai. Ada sejumlah 30 stan di sini. Jemani yang dikonteskan sebanyak 150 pot. Sedangkan, kriteria penilaiannya yakni kesehatan, performa, dan karakter. “Ada tiga juri yang menilai dari Jawa Timur, Solo, dan Salatiga,” pungkasnya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Harga Minyak Goreng Naik Terus Sampai 2022, Ini Sebabnya Bund

Harga minyak goreng diprediksi akan terus naik hingga 2022 karena berbagai faktor.

Dilamar Sang Kekasih, Awkarin Pamer Cincin

Setelah dilamar kekasih, Awkarin pun pamer foto yang memperlihatkan jari-jarinya telah dihiasi cincin.

Miris! Warga di Bali Ini Tarik Air Danau Demi Bisa Minum & MCK

Sejumlah warga desa di Pulau Dewata Bali mengalami krisis air bersih selama bertahun-tahun.

Alumni ISI Solo Gelar Konser Karawitan di Taman Budaya Jawa Tengah

rangkian acara Pameran Seni Rupa dan Pertunjukan Alumni Institut Seni Indonesia (ISI) Solo

3 Pemuda Boyolali Hendak Basmi Klitih Bak Hero, Malah Begini Nasibnya

Sebanyak 3 pemuda Boyolali, Jateng, yakni AA, 18, MAT, 18, dan AAT, 19, ditangkap polisi karena nekat membawa sajam, tetapi mereka mengaku akan menggunakan sajam untuk membasmi klitih.

Ikatan Cinta 30 November 2021: Andin Gak Boleh Dekat Reyna, Al Gimana?

Di bawah ini terdapat sinopsis atau bocoran sinetron Ikatan Cinta episode malam ini, Selasa, 30 November 2021 yang tayang di RCTI 19.45 WIB.

Mahasiswa Fakultas Hukum dan Bisnis UDB Solo Kunjungi Griya Solopos

Sejumlah mahasiswa Prodi S1 Akuntansi dan Bahasa Inggris, Fakultas Hukum dan Bisnis, Universitas Duta Bangsa (UDB) Solo berkunjung ke Griya Solopos, Kamis (25/11/2021).

Misteri Gunung Tidar: Pakunya Tanah Jawa

Gunung Tidar yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah, diyakini sebagai paku bumi Tanah Jawa.

Tanggul Sungai Dawe Jebol, Rumah dan Jalan di Kudus Terendam Banjir

Tanggul jebol sepanjang 15 meter dan tinggi sekitar satu meter akibat intensitas hujan yang tinggi

Kerajaan Mataram Islam di Balik Asale Tanah Jawa

Kerajaan Mataram Islam memiliki  peninggalan bersejarah yang menjadi bagian dari kisah tanah Jawa yang tidak terlupakan.

Jateng Belum Berniat Tutup Tempat Wisata saat Libur Nataru

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atau Pemprov Jateng belum berencana menutup destinasi wisata di wilayahnya saat libur akhir tahun atau Nataru nanti.

Gibran Jamin Keamanan Mahasiswa Papua Belajar di Solo

Selain menjamin Kota Solo aman ditinggali mahasiswa asal Papua, Gibran Rakabuming Raka juga menyebut Kota Bengawan layak dijadikan tujuan belajar mengingat biaya hidup yang murah dan lokasinya yang strategis.

Pilih Aneka Ayam Panggang Hanya di I Am In Love

Menu I Am In Love ini dikemas dalam aneka menu nasi boks yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Tolak Hadiah Sepeda Bupati Sragen, Siswa SD Justru Minta Bus Remote

Seorang siswa SD menolak hadiah sepeda yang ditawarkan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, dan memilih hadiah bus remote dengan spesifikasi khusus.

Dua Pekan Operasi Zebra Candi 2021, 605 Kecelakaan Terjadi di Jateng

Ditlantas Polda Jateng mencatat selama dua pekan pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2022 terdapat 605 kejadian kecelakaan di Jateng, dengan jumlah korban meninggal mencapai 31 orang.