DEMAM BATU AKIK : Pedagang Akik Semarang Optimistis Booming Bertahan Lama

DEMAM BATU AKIK : Pedagang Akik Semarang Optimistis Booming Bertahan Lama

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pameran batu mulia (Reza Fitriyanto/JIBI/Solopos)

Demam batu akik diyakini oleh para pedagang batu akik di Semarang akan berlangsung lama.

Kanalsemarang.com SEMARANG-Kalangan pedagang batu akik dan batu mulia di Kota Semarang optimistis booming batu mulia akan bertahan lama seiring dengan munculnya varian-varian baru.

"[Prospek] Batu masih bagus. Buktinya, batu-batu yang sekarang lagi 'ngetren' banyak dipalsu, seperti Bacan," kata Ketua Gemstone Semarang Community Suyatno di Semarang, Selasa (19/5/2015).

Hal itu diungkapkannya usai pembukaan "Pameran Tematik Batu Merentang Zaman" di Museum Jawa Tengah Ranggawarsita Semarang yang diprakarsai pihak museum dan Gemstone Semarang Community.

Pria yang akrab disapa Abah Yatno itu mengungkapkan batu mulia sebenarnya bisa dipastikan keasliannya dengan mengetesnya di laboratorium sehingga tidak sampai tertipu dengan batu palsu.

"Saya selalu sarankan untuk mengeceknya di laboratorium untuk memastikan keaslian batu mulia. Sekarang, bentuk dan kekristalan batu sintetis mirip sekali dengan yang asli," katanya.

Sri Supriyati, pemilik Lilik Nogosui mengatakan sampai sekarang ini peminat batu mulia masih besar, terbukti dengan banyaknya pembeli yang datang langsung ke galerinya maupun saat pameran.

"Ya, banyak sekali saya punya. Ada Lavender, Nagasui, Pirus Pancawarna, Bacan Obi, dan lain sebagainya. Dari yang murah Rp15.000-25.000/batu sampai yang termahal jutaan rupiah," katanya.

Ia menyebutkan omzet yang didapatkannya dari penjualan batu mulia di galerinya di perkampungan di kawasan Jl. Mgr Soegijapranata Semarang berkisar Rp2,5juta-3 juta dalam setiap harinya.

"Di rumah, saya juga buka usaha poles batu akik. Banyak sekali yang datang untuk beli maupun ndandakke [membuat batu]. Sekarang ini, semakin banyak saja yang datang," katanya.

Makanya, Sri meyakini jika tren batu akik sekarang ini akan bertahan lama seiring dengan munculnya batu-batu varian baru, apalagi dirinya dan suaminya sudah lama "bermain" batu mulia.

Senada dengan itu, Ghoffar, pemilik Alvaro Gemstone mengakui bisnis batu mulia yang dijalaninya cukup menjanjikan dengan omzet yang mampu diperolehnya sekitar Rp1,5-2 juta setiap harinya.

"Kalau ikut pameran seperti ini, ya bisa sampai Rp3 juta-4 juta/hari. Saya punya banyak koleksi, mulai Klawing, Kalsedon, Sarang Tawon, Bacan Palamea. Namun, spesialisasi saya Jalasutra," katanya.

Untuk batu yang masih berbentuk mentah atau bongkahan, Ghoffar menjualnya lebih murah, seperti bongkahan Jalasutra sekitar Rp150.000/buah, sementara yang sudah jadi dijualnya Rp300.000/buah.

Pada Pameran Tematik Batu Merentang Zaman yang berlangsung 19-22 Mei 2015, berbagai batu akik dan batu mulia ditampilkan oleh sebanyak 32 stan anggota Gemstone Semarang Community.

Berita Terkait

Berita Terkini

Istri PB XII Tutup Usia, Saatnya Regenerasi Pengelolaan Keraton Solo?

Petugas Humas dari Maha Menteri Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, K.G.P.H.P.A. Tedjowulan, K.P. Bambang Pradotonagoro, menilai sudah saatnya dilakukan persiapan regenerasi pengelolaan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Kita Harus Menjadi Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu, 5 Mei 2021. Esai ini karya Ardian Nur Rizki, guru di Sekolah Indonesia Luar Negeri Johor Bahru, Malaysia.

BTS Jadi Bintang Tamu di "Friends: The Reunion," Begini Respons Penggemar

BTS jadi bintang tamu di Friends: The Reunion.

Mantap! TSTJ Solo Zoo Siapkan Wahana Makan Durian di Tepi Danau

Pengelola Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) atau Solo Zoo menyiapkan wahana baru makan durian di pinggir danau untuk menarik pengunjung pada Libur Lebaran 2021.

Korban Perahu Wisata Terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali: 5 dari Juwangi, 4 Grobogan

Sebanyak sembilan orang menjadi korban kecelakaan perahu wisata terbalik di Waduk Kedungombo, Boyolali, Sabtu (15/5/2021).

H+2 Lebaran, 11.700 Kendaraan ke Jateng Dipaksa Putar Balik

Sebanyak 11.700 kendaraan dari wilayah Jawa Barat (Jabar) yang menuju Jawa Tengah (Jateng) harus putar balikĀ  pada H+2 Lebaran, Sabtu (15/5/2021).

Patroli Objek Wisata Air Klaten, Polisi Tak Temukan Pelanggaran Protokol Kesehatan

Pengelola objek wisata air Klaten juga sudah menyiapkan alat pengeras suara untuk mengimbau ke seluruh pengunjung.

Arus Turun Wisatawan dari Tawangmangu dan Ngargoyoso Lancar

Arus turun kendaraan wisatawan dari Ngargoyoso dan Tawangmangu, Karanganyar terpantau lancar Sabtu (15/5/2021) sore.

Mas Abby Eks Napi Teroris Yang Kini Mahir Meracik Siomay, Jualan di Sukoharjo

Kristianto alias Mas Abby mantan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Malang kini berjualan siomay di sekitar kediamannya di wilayah Sukoharjo.

Lalu Lintas Wonogiri Ramai, Mayoritas Keluar Kota

Lalu lintas di jalan raya Wonogiri pada H+2 Lebaran, Sabtu (15/5/2021) terpantau masih ramai, tetapi lancar. Kebanyakan kendaraan keluar dari Wonogiri.

649 Kendaraan Berpelat Nomor Luar Daerah Terpaksa Putar Balik di Prambanan

Sebanyak 649 kendaraan roda empat berpelat luar daerah harus putar balik selama berlangsung penyekatan pemudik arus balik di Prambanan, Klaten.

Wisatawan Luar Jateng yang Mencoba Masuk Lewat Karanganyar Terus Bertambah

Wisatawan dari luar Jawa Tengah yang mencoba masuk ke Karanganyar, Jateng semakin banyak pada H+2 Lebaran atau Sabtu (15/5/2021).