De’Loano, Perkemahan Mewah Berjarak 13 Km dari Borobudur

De’Loano menghadirkan perkemahan mewah dengan fasilitas lengkap ala hotel yang berada di kawasan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Loano, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan atau secara administrasi di Desa Sedayu.

 Glamour Camping (Glamping) De’Loano dengan mengambil konsep ekowisata. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Glamour Camping (Glamping) De’Loano dengan mengambil konsep ekowisata. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Badan Otorita Borobudur (BOB) bekerja sama dengan Perum Perhutani mengembangkan objek wisata yang berlokasi di Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Objek wisata baru ini diberi nama Glamour Camping (Glamping) De’Loano dengan mengambil konsep ekowisata.

“Ekowisata merupakan salah satu fokus Perhutani untuk dikembangkan. Kerjasama pengembangan De’Loano ini adalah salah satu upaya kami dalam mengembangkan ekoturisme di Perhutani dan pariwisata Indonesia secara umum,” kata Direktur Utama Perum Perhutani, Denaldy M. Mauna dalam rilis yang diterima Solopos.com dari Kantor Pelaksana Otorita Borobudur, Jogja, Kamis (3/10/2019).

Glamour Camping (Glamping) De’Loano dengan mengambil konsep ekowisata. (Istimewa)
Glamour Camping (Glamping) De’Loano dengan mengambil konsep ekowisata. (Istimewa)

De’Loano menghadirkan perkemahan mewah dengan fasilitas lengkap ala hotel yang berada di kawasan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Loano, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan atau secara administrasi di Desa Sedayu.

Terdapat 11 tenda ekslusif di hutan pinus dengan lahan 309 hektare tersebut yang bisa dimanfaatkan wisatawan untuk menikmati keindahan alam hutan pinus di Perbukitan Menoreh. Dari sebelas tenda itu, 10 tenda dipakai untuk tamu menginap dan satu tenda sebagai musala.

De’Loano ini hanya berjarak 13 kilometer dari Candi Borobudur, Magelang dan bisa ditempuh hanya dengan setengah jam berkendara.

Glamour Camping (Glamping) De’Loano dengan mengambil konsep ekowisata. (Istimewa)
Glamour Camping (Glamping) De’Loano dengan mengambil konsep ekowisata. (Istimewa)

“De’Loano merupakan hasil sinergi dalam bentuk kerjasama usaha antara Badan Otoritas Borobudur dan Perhutani. Ke depan harapannya lokasi ini dapat menjadi contoh lokasi wisata dengan konsep Glamping di Indonesia” kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya dalam siaran pers.

Berita Terkait

Berita Terkini

Mengintip Koleksi Jarik Waldjinah di Museum Batik Walang Kekek Solo

Koleksi kain jarik milik maestro keroncong Waldjinah yang indah dapat dilihat di Museum Batik Walang Kekek di Solo.

Eksotis & Elegan, Museum Tumurun di Solo Suguhkan Masterpiece Seniman Top Indonesia

Keberadaan Museum Tumurun menjadi penanda bangkitnya seni rupa di Kota Solo, Jawa Tengah,

Menengok Industri Batik di Kampung Batik Semarang, Lokasinya di Dekat Kota Lama

Kota Semarang memiliki kampung batik di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Semarang Timur, dengan pengrajin batik yang mulai tumbuh.

Penampakan Kafe Jamu Nguter Sukoharjo, Tempat Nongkrong Cozy Dengan Minuman Menyehatkan

Kafe Jamu Nguter di dekat Pasar Nguter Sukoharjo menawarkan minuman tradisional yang menyehatkan dengan tempat yang cozy dan modern.

Sajikan Rasa Dan Nama Kekinian, Kafe Jamu Nguter Sukoharjo Digandrungi Milenial

Kafe Jamu di Kecamatan Nguter, Sukoharjo, menyediakan aneka minuman jamu dengan rasa dan nama unik serta kekinian guna menarik kaum milenial.

Perjalanan Industri Jamu Nguter Sukoharjo, Dari Jamu Gendong Hingga Kafe

Industri jamu Nguter, Sukoharjo, telah melewati perjalanan panjang mulai dari produksi dengan pemasaran menggunakan jamu gendong hingga kafe.

Uniknya Kerajinan Limbah Organik, Suvenir Khas Desa Wisata Kandri

Ada berbagai kegiatan ekonomi kreatif warga di Desa Wisata Kandri, Gunungpati, Semarang seperti pembuatan kuliner hingga beragam kerajinan.

Di Kali Pusur Klaten, River Tubing Bisa Bayar Pakai Sampah

River tubing atau susur sungai di Kali Pusur, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten bisa dilakukan hanya dengan membayar menggunakan sampah.

Dari Polanharjo hingga Tulung, Ini Deretan Wisata Air Alami di Klaten

Kecamatan Polanharjo di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah bisa disebut sebagai gudangnya wisata air yang memanfaatkan sumber mata air alami.

Menjelajah Jejak Peradaban Hindu-Budha di Dataran Tinggi Boyolali

Menjelajah jejak peradaban Hindu-Budha di dataran tinggi Boyolali.

Menarik, Belanja Bisa Lanjut Wisata Tubbing dan Petik Buah di Pasar Ciplukan Karanganyar

Belanja bisa melanjutkan wisata tubbing dan petik buah di Pasar Ciplukan Karanganyar

Asa Seribuan Pembatik di Desa Wisata Batik Girilayu Karanganyar Dongkrak Perekonomian

Harapannya pemerintah memberikan perhatian dan minat khusus sehingga Desa Wisata Batik Girilayu bisa meningkatkan ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan.

Kisah Perjalanan Batik Girilayu Hingga Jadi Produk Khas Karanganyar

Kampung Batik Girilayu berbenah perlahan setelah tumbuh pengusaha baru batik, dimulai dari pembentukan kelompok.

Belanja Makin Asyik Pakai Koin Gerabah di Pasar Pinggul Klaten

Pasar ini hanya digelar sekali dalam selapan (35 hari), yakni Minggu Legi dengan jam buka relatif singkat, mulai pukul 05.30 WIB-10.00 WIB.

Intip Keunikan Pasar Jadul Ciplukan Karanganyar, Pakai Ketip Buat Transaksi Jual Beli

Pasar Ciplukan yang berjarak 15 kilometer atau 28 menit berkendara dari pusat Kabupaten Karanganyar berada di bawah pengelolaan Desa Wisata Lembah Dungde (WLD).

Foto-Foto Pasar Wisata Unik Di Soloraya

Sejumlah pasar wisata bermunculan di wilayah Soloraya dengan menawarkan makanan tradisional, dan lain-lain dengan alat pembayaran unik.