Degdegan Tunggu Bantuan Rp2,4 Juta Cair, Pelaku Usaha Karanganyar Diminta Cek Ini
Ilustrasi Bantuan Sosial (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Pelaku usaha mikro dan ultra mikro di Kabupaten Karanganyar khawatir menunggu kepastian menerima bantuan modal usaha dari pemerintah pusat atau tidak.

Sejumlah pelaku usaha mikro dan ultra mikro Karanganyar bahkan sempat menghubungi Solopos.com beberapa hari terakhir. Mereka mengaku degdegan sekaligus khawatir menunggu pencairan dana bantuan modal usaha itu.

Seperti disampaikan salah satu pelaku usaha di Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, yang enggan disebutkan namanya. Dia mendengar sejumlah pelaku usaha sudah menerima bantuan modal usaha, tetapi dirinya belum.

Cek Rekening, Hari Ini 3,5 Juta Pekerja Terima Subsidi Gaji Tahap III

"Saya mendaftar di tahap dua. Sampai sekarang belum cair. Ada beberapa orang yang katanya sudah cair BLT usahanya. Saya juga tidak tahu apakah saya lolos atau tidak. Saya betul-betul berharap dapat bantuan karena butuh untuk tambahan modal," ujar dia saat berbincang dengan Solopos.com melalui pesan aplikasi WhatsApp, Selasa (15/9/2020).

Seperti diketahui, pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) menyalurkan bantuan usaha Rp2,4 juta melalui rekening perbankan. Ada sejumlah syarat yang harus dilengkapi calon pemohon.

Kabupaten Karanganyar sudah membuka lima tahap pendaftaran. Total 28.772 pelaku usaha mendaftarkan diri dan lolos verifikasi di tingkat kabupaten. Selanjutnya data itu dikirimkan ke Kementerian Koperasi dan UKM untuk diverifikasi ulang.

Berulang Kali Mendaftar

Disdagnakerkop dan UKM Karanganyar memverifikasi identitas pelaku usaha melalui KTP dan KK. Hasilnya, sejumlah NIK ganda, satu KK digunakan untuk beberapa orang, dan berulang kali mendaftar.

Kepala Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagnakerkop dan UKM) Kabupaten Karanganyar, Martadi, menyampaikan sejumlah pelaku usaha melapor ke Disdagnakerkop dan UKM bahwa bantuan modal sudah cair.

Terciduk Operasi Masker di Sukoharjo, Pelanggar Pilih Kosek Toilet Ketimbang Didenda Rp50.000

Selebihnya, Martadi mengaku tidak menerima pemberitahuan secara resmi perihal waktu pencairan.

"Jadi ada yang datang ke kantor bilang kalau bantuan sudah cair. Cuma, kami secara resmi tidak menerima data waktu pencairan. Tidak ada surat pemberitahuan. Kan belum tentu semua yang mengajukan lolos verifikasi di tingkat pusat," kata Martadi saat berbincang dengan wartawan, Selasa (15/9/2020).

Dia berharap pelaku usaha yang mengajukan permohonan bantuan usaha bersabar dan tidak terbujuk rayu pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dia menganjurkan pelaku usaha datang ke kantor perbankan untuk mengecek rekening masing-masing.

"Proses ini di luar wewenang kami. Nanti mungkin ada pemberitahuan dari bank. Setelah itu cek ke bank. Jangan sampai ada yang ketipu. Bagi mereka yang belum mendapatkan, sabar menunggu. Mudah-mudahan semua mendapat," ujar dia.

Pekan Ketiga dan Keempat

Hal senada disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan UKM Disdagnakerkop dan UKM Kabupaten Karanganyar, Adolfus Joce Bau. Dia menyarankan pelaku usaha mengecek rekening bank mereka pada pekan ketiga dan keempat bulan September.

"Kemungkinan pekan ketiga dan keempat ini cair. Mereka akan dapat pemberitahuan dari perbankan. Tidak lewat kami [Disdagnakerkop dan UKM]," ungkap Oce, sapaan akrabnya, saat berbincang dengan Solopos.com, Selasa.

Warga Tangen Sragen Akhirnya Ditemukan, Jasadnya Mengapung di Bengawan Solo

Oce memastikan seluruh data pelaku usaha mikro dan ultra mikro yang telah disetor ke Kementerian Koperasi dan UKM sudah melewati verifikasi sesuai prosedur berlaku. Disdagnakerkop dan UKM Karanganyar masih memiliki database pemohon pelaku usaha.

"Sudah disortir sejak dari bawah. Sesuai aturan kan ASN, TNI/Polri tidak boleh mendapatkan bantuan modal itu," ungkap dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom