Deddy Corbuzier Bandingkan Lucinta Luna dan Dorce

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, JAKARTA - Presenter sekaligus mentalis Deddy Corbuzier kembali mengunggah video yang berisi kritik akan dunia pertelevisian saat ini. Salah satunya adalah soal isu transgender yang melibatkan nama Lucinta Luna yang selalu menjadi bahan pembicaraan masyarakat akhir-akhir ini.

Meski mengaku tidak mau membahas lantaran tak tahu dan tidak pernah membaca berita mengenai personil Duo Bunga tersebut. Bapak satu anak ini nampaknya luluh dengan banyaknya Direct Messages dari masyarakat yang memintanya membahas isu mengenai Lucinta Luna dan Transgender.

"Kita mau bahas tentang sesuatu yang sebenarnya gue enggak mau bahas. Karena ini dilema buat gue, you know stop making stupid people famous. Tapi dari DM di Instagram saya banyak sekali orang yang minta saya bikin video tentang Lucinta Luna," ujar Deddy Corbuzier di awal videonya.

 "Gue bahkan enggak tahu berita tentang dia. Walaupun trending gue tetap enggak mau lihat, because its not important for me," tegasnya.

Mantan suami Kalina Oktarany ini menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada yang salah dengan transgender. Terlebih ia bukanlah orang yang memiliki hak untuk menghakimi pilihan hidup seseorang.

Namun ia memberikan contoh bahwa masyarakat sejak dahulu bisa menerima kehadiran bunda Dorce Gamalama dengan pengakuannya sebagai seorang transgender. Terlebih karena karyanya sebagai seorang penyanyi, bukan sensasi. Hal tersebut nampaknya berbanding terbalik dengan sosok Lucinta Luna yang bisa dibilang minim karya dan hanya mengandalkan sensasi saja.

"Apakah transgender itu salah? No, kalau untuk salah atau tidak salah bukan hak saya mengatakan, tapi kalau dilihat dari sisi agama, sosial, lainya, tapi itu bukan ranah saya. Tapi transgender sendiri sudah ada dari zaman dulu. Ingat Bunda Dorce? Dia ada transgender yang mengaku bahwa dirinya adalah seorang transgender. Beliau terkenal pada saat itu karena karyanya dengan nyanyi bukan karena gayanya," ucap Deddy Corbuzier.

"Yang jadi masalah ketika seseorang membuat settingan seperti itu, she is, eh he is atau he she what, buat settingan seperti itu justru heboh beritanya di mana-mana. And thats not good," sambungnya.

Ia kembali mengungkapkan bahwa benar jika kehadiran para transgender saat ini sebagai bintang tamu tentu bisa meraih rating yang cukup baik bagi sebuah stasiun televisi. Hal tersebut terjadi lantaran banyaknya orang yang penasaran bahkan sebagian hanya ingin menonton karena mau menghina.

Oleh karenanya ia menghimbau agar pihak media dan juga masyarakat, berhenti menbuat seseorang terkenal tanpa adanya karya.

"Tapi sharing di tv kalau ada dia pasti tinggi, kenapa? Karena hukum piramida. Banyak netizen, ibu-ibu, alay juga peduli dengan hal tersebut. Atau ada orang-orang yang enggak peduli, enggak suka tapi nonton juga untuk ngata-ngatain. Jadi satu-satunya cara adalah no news," paparnya.

"Saya juga enggak ngerti orang pingin banget dihina-hina netizen walaupun endingnya pasti dapat duit banyak dari acara TV. Saya enggak mengatakan si A, si B atau Lucinta Luna, enggak. Saya hanya mengatakan konten yang orang-orang mengatakan kepada saya yakni, stop making people stupid famous," tutupnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Terduga Pelaku Arisan Fiktif di Solo Masih Berstatus Saksi Terlapor

Pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya korban-korban lain dan memeriksa saksi sebelum menetapkan tersangka dalam kasus ini.

WHO Menyoroti Peningkatan Mobilitas di Jawa-Bali, Jangan Sampai Terjadi Lonjakan Kasus

WHO melaporkan terjadi peningkatan mobilitas warga di Jawa dan Bali khususnya di stasiun transit, area ritel, dan tempat rekreasi.

Sudah Alami Kecelakaan, Belasan Pegawai RSUD Terancam Sanksi dari Wali Kota Semarang

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, akan meminta keterangan terkait kecelakaan bus pariwisata yang ditumpangi belasan pegawar RSUD Wongsonegoro saat piknik di masa PPKM. Mereka terancam sanksi.

10 Berita Terpopuler : Mobil Tabrak Hik dan 2 Motor di Nonongan Solo - Pendaki Lawu Meninggal

Ulasan tentang kecelakaan Solo hingga pendaki Gunung Lawu meninggal masuk daftar 10 berita terpopuler Solopos.com pagi ini.

Round Up: Covid-19 Kian Landai, Mertua SBY Berpulang

Pemerintah kembali memperpanjang PPKM dan akan mengevaluasinya tiap dua pekan, tak ada lagi yang level 4.

Lirik Lagu Aku Bukan Jodohnya - Nabila Maharani

Berikut ini lirik lagu Aku Bukan Jodohnya dari Nabila Maharani, yang baru saja dirilis pada Minggu, 19 September 2021 di Youtube dan trending.

AS Izinkan Masuk Wisatawan dari 33 Negara, Indonesia Masuk Enggak Ya?

Amerika Serikat (AS) akan menyambut wisatawan yang menggunakan jalur penerbangan dari 33 negara termasuk China, India, Brasil, dan sebagian besar Eropa.

Sore Ini, Honda Luncurkan Mobil Baru

Mobil baru Honda akan diperkenalkan sore ini. Masih misterius penampakannya, namun ada yang menyebut mobil ini mirip CRV.

Idap Kanker Paru-Paru, Legenda Bulu Tangkis Verawaty Fajrin Dirawat di RS Dharmais

Kondisi Verawaty Fajrin tengah memburuk sejak divonis kanker paru-paru pada Maret 2020.

Waduh! Minum Jus Buah Manis Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Untuk menyiasati bahaya terselubung dari jus buah, Anda bisa menerapkan sejumlah tips.

Ngentak Mangir Dulu Susah Sinyal, Kini Malah Jadi Kampung Internet

Inisiatif warga untuk berlangganan internet dan menyebarkan ke seluruh rumah membuat Kampung Ngentak Mangi di Bantul tak lagi susah sinyal.

Solopos Hari Ini: Bengawan Solo Kian Pekat, Kanjeng Pangeran Untuk Gibran

Berita utama Koran Solopos hari ini membahas keluhan warga di sekitar Bengawan Solo di Sragen menyebut air sungai itu kian kotor, bikin gatal dan mengeluarkan bau menyengat.

Mahasiswa FP UNS Bikin MEWARNA, Masker Kain Ecoprint Warna Alam

Masker yang diberi merek MEWARNA ini mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan dengan masker kain pada umumnya.

Kisah Spektakuler Steaua Bucuresti, Tak Terkalahkan 3 Musim Beruntun

Steaua tercatat tidak terkalahkan selama tiga musim beruntun di kompetisi domestik.

Jadwal Pemadaman Listrik Wonogiri dan Klaten Hari Ini, Selasa (21/9/2021)

Berikut jadwal pemadaman listrik di Wonogiri dan Klaten hari ini, Selasa (21/9/2021) yang berlangsung selama lima dan tiga jam.