Kategori: Klaten

Debat Putaran I Pilkada Klaten: Disiarkan TVRI, Tim Kampanye Paslon Dibatasi Maksimal 4 Orang


Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso

Solopos.com, KLATEN -- Debat publik pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Pilkada Klaten 2020 bakal digelar pada Jumat (20/11/2020) malam. Debat mengangkat tema Pengembangan Layanan Publik dan Kesejahteraan Masyarakat.

Anggota Komisioner Divisi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Klaten, Wandyo Supriyatno, mengatakan secara umum persiapan debat tinggal pelaksanaan. Rencananya, pada Jumat sore atau beberapa jam sebelum debat akan ada geladi bersih.

Debat bakal disiarkan langsung TVRI Jogja dan Radio Siaran Publik Daerah (RSPD) Klaten mulai pukul 19.30 WIB hingga 21.30 WIB. Masyarakat juga bisa menyaksikan debat melalui live streaming Youtube KPU Klaten dan TVRI Jogja.

3.550 Petugas Bakal Pelototi Kepatuhan Protokol Kesehatan Saat Pilkada Sukoharjo 2020

Tadinya, debat putaran pertama Pilkada Klaten itu akan bertempat Aula SMPN 2 Klaten. Namun, rencana itu batal dan akhir KPU memilih salah satu gedung pertemuan wilayah Kecamatan Klaten Selatan sebagai lokasi debat.

Wandyo menjelaskan ada pembatasan jumlah orang yang boleh masuk ruang debat. Hal itu untuk memenuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Debat hanya dihadiri masing-masing pasangan calon, personel KPU, Bawaslu Klaten, serta pelaksana debat.

Live Streaming

Ada pembatasan jumlah anggota tim kampanye paslon yang boleh masuk ruang debat yakni masing-masing paslon maksimal empat orang. Wandyo juga menegaskan masing-masing pasangan calon tidak boleh membawa pendukung meskipun hanya sampai luar gedung.

KPU Solo Mulai Rakit Kotak Suara Pilkada 2020, Surat Suara Dikirim Akhir Pekan Ini

Halaman gedung lokasi debat Pilkada Klaten juga tak ada layar besar. Lantaran hal itu, KPU mengimbau para pendukung bisa mengikuti pelaksanaan debat melalui siaran televisi, radio, atau live streaming.

Debat putaran pertama mengangkat tema Pengembangan Layanan Publik dan Kesejahteraan Masyarakat. Subtema debat meliputi bidang pendidikan, seni budaya dan pariwisata, kesehatan masyarakat, hukum dan perlindungan masyarakat, perekonomian, kebijakan publik, dan pemerintahan.

"Disertai dengan kebijakan dan strategi penanganan, pencegahan, dan pengendalian Covid-19," kata Wandyo kepada Solopos.com, Selasa (17/11/2020).

Ngobrol Unik Pilkada Sukoharjo: Bawaslu Jateng Ingatkan Paslon Tak Boleh Pasang Iklan Kampanye Media Massa

Bahan pertanyaan debat dirumuskan oleh tim panelis yang terdiri dari lima orang dari berbagai latar belakang profesi. Setidaknya ada 15 pertanyaan sesuai tema dalam debat putaran pertama Pilkada Klaten ini.

Pertanyaan Masyarakat

Selain pertanyaan dari tim panelis, ada materi pertanyaan dari KPU sesuai hasil penyaringan usulan dari masyarakat. "Kami menerima usulan pertanyaan dari masyarakat lewat email. Sudah terkumpul dan kami pilih sesuai tema dan etis pertanyaan. Selebihnya, KPU sama sekali tidak mengetahui pertanyaan dari tim panelis," kata Wandyo.

Wandyo mengatakan pada debat kali ini tim panelis tak hadir dalam forum. Debat dipandu seorang moderator. Ada enam segmen, pertama pemaparan visi dan misi masing-masing pasangan calon. Berikutnya, pertanyaan tunggal yang akan dilempar oleh moderator ke masing-masing paslon.

Jadi Saksi Dugaan Pungli, PKL Bermobil Pasar Klewer Solo Ada Yang Ngaku Bayar Sampai Rp3 Juta

"Segmen berikutnya paslon ambil pertanyaan dalam amplop. Ada pendalaman materi menanggapi jawaban dari paslon lain. Segmen keempat, masing-masing paslon bertanya secara bebas. Kemudian paslon bertanya ke masing-masing paslon. Segmen keenam yakni clossing statement dari masing-masing paslon," jelasnya.

Sebagai informasi, ada tiga cabup-cawabup pada Pilkada 2020. Mereka yakni nomor urut 1 Sri Mulyani-Yoga Hardaya, nomor urut 2 One Krisnata-Muhammad Fajri, dan nomor urut 3 Arif Budiyono-Harjanta.

Share
Dipublikasikan oleh
Suharsih