Cek Fakta Debat Pilpres 2019

Solopos.com, SOLO  –  Debat kedua Pilpres 2019, Minggu (17/2/2019) mengambil tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam dan lingkungan hidup.

Beikut cek fakta pernyataan Prabowo, Capres 02 yang dirangkum Redaksi Solopos:

Infrastruktur

“Infrastruktur dikerjakan tanpa feasibility study, grusa-grusu, rugi seperti LRT Palembang.”

Fakta: Penumpang sepi. Penumpang LRT Palembang 3.000-4.000 orang dan pada akhir pekan 6.000-8.000 orang. Padahal targetnya 30.000 orang. Sumber: Berbagai sumber

Jalan Tol

“Pembangunan jalan tol dan LRT lebih mahal dibandingkan negara lain.”

Fakta : Biaya LRT per km: LRT Palembang US$33,4 juta; LRT Jakarta 83,7 juta; LRT Jabodebek US$49,5 juta; Xijiao Line Tiongkok  US$17,46 juta; Circular Taiwan US$24,6 juta; The Tide Light Rail AS US$26,5 juta; Addis Abeba Light Rail Ethiopia US$ 15,03 juta; Jerusalem Light Rail US$79,9 juta; Granada Metro Spanyol US$36,72 juta; Rio de Janeiro Brazil US$16,07 juta

Harga Pangan

 “Kami akan menurunkan harga bahan pangan.”

Fakta: Rata-rata harga beras di Singapura Rp29.428; Thailand Rp16.428; Malaysia Rp13.300; Indonesia Rp12.700; Filipina Rp12.700; Vietnam Rp10.571; Jepang  Rp54.714; Korsel Rp54.412; Taiwan Rp47.000.

Impor

 “Dulu Pak Jokowi berjanji menyediakan pangan tanpa impor. Tapi ini kenapa banyak impor.”

Fakta:  Impor beras pada 2014 mencapai 844.000 ton, 2015 (861.000),  2016 (1,28 juta), 2017 (305.000 ton), dan 2018 (2,25 juta ton). Impor juga berlangsung di komoditas gula, garam, hingga jagung. Impor jagung pada 2014 3,25 juta ton, 2015 (3,26 juta ton); 2016 (1,52 juta ton); 2017 (571.000 ton); 2018 (737.000 ton). Impor gula 2014 (2,96 juta ton); 2015 (3,37 juta ton); 2016 (4,76 juta ton); 2017 (4,48 juta ton); 2018 (5,02 juta). Sumber: Berbagai sumber

Listrik

 “Harga listrik akan kami turunkan”

Fakta:  Pemerintah Jokowi menurunkan harga premium Jawa-Bali menjadi Rp 6.450 dari sebelumnya Rp 6.550. PT PLN mendiskon pelanggan Rumah Tangga Mampu golongan R-I 900 VA Rp52/kWh mulai 1 Maret 2019. Sumber: Berbagai sumber

Limbah

"Perusahaan besar justru melanggar, meninggalkan limbah, tak mau bayar pajak untuk bayar pajak, kongkalikong dengan pejabat."

Fakta: Dalam catatan Walhi, sekitar 159.178.237 hektare lahan telah dikaveling perizinan yang setara dengan 30,65% wilayah Indonesia (darat dan laut). Sebagai gambaran, luas daratan Indonesia sekitar 191.944.000 hektare dan luas laut mencapai 327. 381.000 hektare. Prabowo memiliki 220.000 hektare. Sumber: Berbagai sumber

Penduduk

"Jumlah penduduk naik 3,5 juta per tahun."

Fakta: BKKBN menyebut 4 juta per tahun


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten