Debat Pilkada Sukoharjo : Ini Solusi EA dan Joswi untuk Warga Terdampak Pandemi Covid-19

Dua paslon beradu solusi terkait penanganan dampak pandemi Covid-19.

SOLOPOS.COM - Pasangan EA dan calon wakil bupati pasangan Joswi, Wiwaha Aji Santosa, saat tampil di Debat Pilkada Sukoharjo, Sabtu (21/11/2020). (Tangkapan layar Youtube KPU Sukoharjo)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Dua pasangan calon bupati-calon wakil bupati Sukoharjo beradu solusi terkait penanganan dampak pandemi Covid-19 dalam debat publik putaran kedua Pilkada Sukoharjo, Sabtu (21/11/2020), di Hotel Brothers Solo Baru.

Dalam segmen ketiga, anchor dan jurnalis stasiun televisi CNN Indonesia, Putri Ayuningtyas, yang memandu debat tersebut membacakan pertanyaan soal bagaimana rencana paslon mengembangkan badan usaha milik desa (BUMDes) dengan memperhatikan dampak Covid-19.

Menjawab pertanyaan itu, cawabup nomor urut dua Wiwaha Aji Santosa yang hadir sendirian karena cabup Joko Paloma Santosa sedang sakit menjelaskan Joswi sesuai tagline Perubahan yang diusung menginginkan agar pembangunan tepat, baik sasaran dan pelaksanaan, termasuk evaluasi, monitoring dan pengawasan.

"Kami sangat mendukung BUMDes. Kami akan hadir memberikan evaluasi tentang penanganan Covid-19, memetakan dampak ekonomi yang bagaimanakah yang dialami masyarakat. Apakah kurang modal atau sulit mendapatkan bahan, [kesulitan] pemasaran atau keterampilan. Kemudian kami akan mengambil langkah sesuai pemetaan," kata dia yang dipantau dari channel Youtube KPU Kabupaten Sukoharjo.

Wiwaha menyampaikan Joswi ingin pembangunan berawal dari rakyat. Ada pula di program Joswi anggaran Rp30 juta/RT/tahun sebagai upaya pembuktian bahwa UU tentang pedesaaan mampu melakukan berbagai proyek yang terukur, pembangunan bottom up sesuai yang diharapkan masyarakat.

Selanjutnya, Putri menyampaikan pertanyaan tentang bagaimana langkah pemulihan ekonomi bagi kelompok buruh atau karyawan yang dirumahkan atau di-PHK [pemutusan hukuman kerja] sebagai dampak Covid-19.

Cabup nomor urut satu Etik Suryani menjawab akan mengadakan pelatihan, memberikan bantuan modal, subsidi bunga bagi warga, UMKM, ataupun pelaku usaha terdampak Covid-19. Selain itu, pihaknya akan mengotimalkan layanan perizinan terpadu satu pintu.

"Setiap orang mengalami tiga aspek akibat pandemi yakni kesehatan, ekonomi, dan keuangan, kemampuan orang membayar rendah karena PHK. Kami akan mengadakan rapid test, swab gratis, perawatan positif corona dianggung pemerintah, aspek ekonomi memberikan pelatihan sesuai kemampuan buruh yang di-PHK, bantuan modal, bahan baku dan produksi. Kemudian JPS pangan kita kembangkan," tambah cawabup nomor urut satu Agus Santosa.

 

Berita Terbaru

Bawaslu Jateng Telusuri Politik Uang Pilkada di Empat Kabupaten, Mana Saja?

Solopos.com, SEMARANG--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menelusuri dugaan praktik politik uang yang terjadi pada pilkada serentak...

Beda Quick Count KPU, Partai Demokrat Klaim Menang di Pilkada Rembang

Solopos.com, SALATIGA — Partai Demokrat mengklaim meraih kemenangan pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Padahal hasil...

Harta Rp22 Miliar, Sahrul Gunawan Hanya Punya 1 Mobil

Solopos.com, JAKARTA -- Calon Wakil Bupati Bandung, Jawa Barat, Sahrul Gunawan untuk sementara unggul dalam hitung cepat Pilkada Bandung...

Sahrul Gunawan: Gagal di Pemilu Legislatif, Berjaya di Pilkada Bandung

Solopos.com, JAKARTA -- Artis sekaligus penyanyi Sahrul Gunawan yang menjadi calon Wakil Bupati Bandung, Jawa Barat, untuk sementara unggul...

Tak Bertuan, 32.772 Lembar Formulir C Pemberitahuan Dikembalikan

Solopos.com, KLATEN – Sebanyak 32.772 lembar formulir model C pemberitahuan sebagai undangan bagi pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT)...

Keluarga Kalla Kalah dalam Pilkada Makassar?

Solopos.com, JAKARTA — Pemilihan umum kepala daerah di Kota Makassar diikuti empat pasangan calon yang memperebutkan kursi wali kota...

Partai Demokrat Sementara Menangi 44% Pilgub 2020

Solopos.com, JAKARTA — Sekretaris Badan Pemenangan Pemilihan Umum Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengklaim menang di empat dari sembilan provinsi...

Berkat Sosialisasi di Masjid, Partisipasi Pemilih Pilkada Wonogiri Tinggi

Solopos.com, WONOGIRI — Komisi Pemilihan Umum Wonogiri mengklaim tingkat partisipasi pemilihan kepala daerah atau Pilkada Wonogiri 71,26 persen berdasar...

Sri Mulyani Ungkap Kunci Sukses Dongkrak Suara di Pilkada Klaten 2020

Solopos.com, KLATEN - Pasangan Sri Mulyani-Yoga Hardaya unggul atas lawan-lawannya berdasarkan hitung cepat Desk Pilkada Pemkab Klaten. Sri Mulyani...

Pilkada Klaten: Mulyo Unggul di 23 Kecamatan, ORI 2 Kecamatan, ABY-HJT 1 Kecamatan

Solopos.com, KLATEN – Pasangan calon bupati (cabup)-calon wakil bupati (cawabup) Klaten, Sri Mulyani-Yoga Hardaya atau Mulyo, menang di 23...