Debat Pilkada Solo: Bajo Klaim Solo Zaman Dulu Punya Sungai Bawah Tanah, Cek Faktanya!
Bagyo Wahyono-F.X. Supardjo (Solopos/Kurniawan)

Solopos.com, SOLO – Pasangan cawali-cawawali Solo Bagyo Wahyono-FX Supardjo menyampaikan rencana program mengatasi banjir dalam debat publik II Pilkada Solo yang digelar Kamis (3/12/2020). Acara ini disiarkan langsung oleh stasiun televisi lokal, TA TV, serta di Youtube KPU Surakarta.

Bagyo mengatakan program Bajo tiga tahun ke depan adalah membangun jalan layang, kereta bawah tanah, dan sungai bawah tanah. Dia bahkan mengklaim sempat ada sungai bawah tanah di zaman Keraton Solo era kolonial Belanda.

5 Fakta Penembakan di Jl Monginsidi Solo: Pelaku Adik Ipar Korban, Apa Motifnya?

Cek Fakta:

Berdasarkan penelusuran tim cek fakta Solopos.com belum ada catatan sungai bawah tanah di Kota Solo di zaman pemerintahan Hindia-Belanda. Faktanya ada proyek pembuatan sudetan dari Kali Pepe ke Bengawan Solo untuk mengurangi banjir pada 1900-an dan kemudian dinamakan Kali Anyar.

Puluhan Pelajar SMP di Jepara Positif Covid-19, Ganjar: Tutup Sekolahe Ora Usah Kesuwen! 

Sebelumnya Bagyo sempat menjelaskan rencana pembangunan jalur kereta bawah danah dan sungai bawah tanah jika memenangi Pilkada Solo 2020.

Keberadaan jalur kereta bawah tanah dinilai dapat mengatasi persoalan kemacetan lalu lintas di Kota Solo hingga 100 tahun ke depan. Pernyataan tersebut disampaikan Bagyo Wahyono saat menggelar konferensi pers, Selasa (24/11/2020).



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom