Debat Pilkada Solo: Bagyo Klaim Solo Tidak Punya Daya Tarik Wisata, Ini Faktanya
Pasangan calon atau paslon indepeden Pilkada Solo, Bajo. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO – Debat Publik II Pilkada Kota Solo digelar Kamis (3/12/2020) malam. Acara ini disiarkan langsung oleh stasiun televisi lokal, TA TV, serta di Youtube KPU Surakarta.

Pada segmen kedua yakni penajaman visi dan misi dengan tema memajukan daerah, calon wali kota nomor urut 02, Bagyo Wahyono, mengatakan tidak ada yang bisa dibanggakan dari Kota Solo saat ini.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menjawab pertanyaan dari panelis tentang bagaimana strategi memanfaatkan peluang dan berkolaborasi dalam meningkatkan branding Kota Solo?

5 Fakta Penembakan di Jl Monginsidi Solo: Pelaku Adik Ipar Korban, Apa Motifnya?

Dalam pemaparannya, Bagyo Wahyono menegaskan rencananya merenovasi Keraton yang merupakan daya tarik wisata bagi pelancong yang datang ke Solo. Kemudian di akhir waktu dia mengklaim tidak ada hal yang bisa dibanggakan dari Kota Solo.

"Solo sudah hilang masalah aset wisata apa yang mau dibanggakan dari kota solo?" kata Bagyo Wahyono.

Kronologi Mobil Dihantam KA di Gemolong Sragen: Mogok di Tengah Rel, Sopir Langsung Loncat 

Cek Fakta:

Berdasarkan penelusuran tim cek fakta Solopos.com, Kota Solo memiliki sejumlah tempat wisata mulai dari Keraton Kasunanan Hadiningrat, Taman Balekambang, Pura Mangkunegaran, Masjid Agung Solo, Taman Balekambang, hingga Jurug Solo Zoo.

Meski demData Dinas Pariwisata Kota Solo pada 2019 mencatat jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Bengawan terus meningkat sejak 2015. Pada September 2019 tercatat jumlah wisatawan yang datang ke Solo mencapai 3.665.811, perinciannya 22.934 wisatawan asing dan 3.642.877 wisatawan domestik.

Puluhan Pelajar SMP di Jepara Positif Covid-19, Ganjar: Tutup Sekolahe Ora Usah Kesuwen! 

Meski demikian jumlah kunjungan wisatawan ke Solo memang cenderung menurun drastis pada 2020 sebagai imbas pandemi Covid-19. Dinas Pariwisata Kota Surakarta memastikan ada koreksi target jumlah wisatawan baik asing maupun domestik pada tahun ini mengingat terbatasnya aktivitas masyarakat akibat pandemi Covid-19.

"Kalau target awal, di tahun ini kami bisa menjaring sebanyak 5,5 juta wisatawan baik lokal maupun asing," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta Hasta Gunawan di Solo, Senin (10/8/2020).

Ia mengatakan angka tersebut naik sebanyak 300.000 dibandingkan realisasi tahun lalu yang mencapai 5,2 juta wisatawan. Meski memastikan terjadi koreksi target, pihaknya belum dapat menyampaikan target terbaru mengingat masih ada harapan di sisa waktu hingga akhir tahun ini.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom