Deal! Anggaran Bansos Warga Solo Terdampak Covid-19 Disepakati Rp110 Miliar

Pemkot dan DPRD Solo sepakat memaksimalkan anggaran hingga Rp110 miliar untuk bansos bagi warga yang terdampak pandemi Covid-19

 ilustrasi bantuan sosial tunai. (Solopos/Dok)

SOLOPOS.COM - ilustrasi bantuan sosial tunai. (Solopos/Dok)

Solopos.com, SOLO — Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama DPRD Solo bersepakat memaksimalkan anggaran bansos dan belanja tidak tetap (BTT) pada perubahan APBD 2021 untuk warga terdampak pandemi Covid-19.

DPRD Solo dan TAPD sudah menyetujui bersama anggaran bansos dan BTT di angka Rp110 miliar. Jumlah itu dua kali lipat lebih dari rencana semula dana bansos dan BTT yang dialokasikan eksekutif di KUPA PPAS 2021 sekitar Rp50 miliar.

“Saat pembahasan KUPA-PPAS, FPDIP mengusulkan efisiensi dan tambahan bansos-BTT. Alhasil muncul angka Rp60 miliar. KUPA-PPAS sudah disetujui bersama Wali Kota dan pimpinan DPRD,” ujar Ketua FPDIP DPRD Solo, YF Sukasno, Rabu (28/7/2021).

Baca Juga: Asrama Mahasiswa UNS Solo Mulai Dibuka Untuk Isolasi Pasien Positif Corona

Ia menjelaskan saat ini sedang ada pembahasan perubahan APBD Solo 2021 di tingkat komisi, termasuk soal anggaran bansos bagi warga terdampak pandemi Covid-19.

FPDIP menginstruksikan seluruh anggotanya agar segera menyelesaikan pembahasan anggaran bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Penambahan anggaran Bansos dan BTT hingga Rp60 miliar hasil rasionalisasi belanja dinas-dinas maupun sekretariat DPRD. Semoga KUPA-PPAS yang diterjemahkan ke APBD Perubahan 2021 tak banyak berubah khususnya Bansos dan BTT,” harapnya.

Baca Juga: PLN Bantu Oksigen, Rumah Sakit: Sangat Berarti Bagi Pemulihan Pasien

Rakyat Kecil Terpukul

Menurut Sukasno dana Bansos dan BTT sangat dibutuhkan utamanya warga Solo terdampak pandemi Covid-19 dan PPKM Darurat. Kebijakan PPKM telah benar-benar memberatkan masyarakat kecil di Solo dengan penghasilan harian.

Sebelumnya diinformasikan, Pemkot Solo berencana menggelontorkan dana senilai total Rp50 miliar untuk bantuan sosial atau bansos warga terdampak Pandemi Covid-19 dan PPKM darurat.

Baca Juga: Kapolresta dan Dandim Solo Pimpin Evakuasi 64 Pasien Corona ke Lokasi Isolasi Terpusat

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Solo dengan agenda penyampaian Nota Penjelasan Wali Kota Solo tentang Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) 2021, Jumat (16/7/2021).

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, yang sedang dalam masa isolasi karena Covid-19 mengikuti rapat paripurna secara virtual. Ia membacakan nota penjelasan KUPA-PPAS 2021 bergantian dengan Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa.

Berita Terkait

Berita Terkini

Beruntung Sekali! Jawab Pertanyaan Ganjar, Siswi SMP Boyolali Ini Dapat Beasiswa Kuliah

Seorang siswi SMP negeri di Kecamatan Sawit, Boyolali, mendapatkan beasiswa kuliah gratis dari akademi analis kesehatan di Cirebon.

Wali Kota Gibran, Rilis 91 Cagar Budaya Di Solo Destination

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka meluncurkan Inovasi Teman Gardagita melalui aplikasi Solo Destinationo.

Dispar Solo Fasilitasi Pengajuan QR Code PeduliLindungi, Pelaku Usaha Buruan Daftar!

Dinas Pariwisata Kota Solo memfasilitasi pelaku usaha dan kantor instansi untuk pengajuan kode batang atau QR Code PeduliLindungi.

Menimba Air, Warga Tasikmadu Karanganyar Temukan Jasad Orang di Dalam Sumur

Jasad warga Pandeyan, Tasikmadu, Karanganyar, ditemukan di dalam sumur oleh tetangga rumah kontrakannya, Kamis (23/9/2021).

Satpol PP Wonogiri Kurangi Patroli PPKM pada Malam Hari, Ini Alasannya

Satpol PP Wonogiri mengurangi patroli keliling pada malam hari selama PPKM level 3 namun lebih intensif pada siang hari.

Gapoktan Jateng Berkomitmen Kuatkan Lumbung Pangan Masyarakat

Menjaga ketersediaan dan akses pangan perlu dilakukan dengan penguatan cadangan pangan melalui kegiatan lumbung pangan masyarakat (LPM).

Wuzz! Puting Beliung Sapu Kerjo Karanganyar, Atap 3 Rumah Warga Beterbangan

Atap tiga rumah warga Desa Tawangsari, Kerjo, Karanganyar, beterbangan disapu puting beliung yang melanda wilayah itu, Kamis (23/9/2021).

Berstatus Ayah-Anak, Gibran Ternyata Juga Mesti Buat Janji Dulu untuk Ketemu Presiden Jokowi

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ternyata mesti membuat janji dulu jika ingin bertemu ayahnya, Presiden Jokowi.

Babak Akhir Kasus Perusakan Nisan Makam Polokarto Sukoharjo, Pengurus dan Ahli Waris Bertemu

Kasus perusakan batu nisan makam di Permakaman Muslim Polokarto, Sukoharjo, berakhir setelah ahli waris dan pengurus dipertemukan.

Warga Sragen Jual Obat Terlarang Hingga Ratusan Butir per Hari, Pembeli Mayoritas Anak SMA

Aparat Satuan Narkorba Polres Sragen kembali menangkap seorang pengedar obat-obatan berbahaya.

Blusukan Gang Sempit Solo Temui UMKM, Airlangga Hartarto Didoakan Jadi Presiden

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto blusukan ke gang sempit wilayah Serengan, Solo, guna menemui pelaku UMKM.

Tak Ada Sebaran, Apam Yaa Qawiyyu Tetap Dibagikan ke Warga Lewat Ojol

Pada gelaran Yaa Qowiyyu tahun ini, sebaran apam memang ditiadakan. Namun Sebagai gantinya, apam bakal dibagikan menggunakan jasa pengendara ojek online (ojol).

Digelar Besok, Yaa Qowiyyu di Jatinom Klaten Tanpa Sebaran Apam

Sebaran apam pada tradisi yaa qowiyyu tahun ini dipastikan tidak ada menyusul kondisi masih pandemi Covid-19.

Tukang Rosok di Sragen Ditangkap Polisi Gara-Gara Curi Sepeda Seharga Jutaan Rupiah

Seorang tukang rosok di Sragen ditangkap polisi karena curi sepeda angin seharga jutaan rupiah milik tetangga kampung sebelah.

Judi Capjiki di Warung Pinggir Jalan di Mojogedang Karanganyar Terbongkar

Anggota Polres Karanganyar menangkap lima orang pejudi di Kecamatan Mojogedang dan Gondangrejo selama dua bulan terakhir. Mereka pejudi jenis capjiki dan domino.