Dea Onlyfans Hamil dan Minta Tak Ditahan, Ini Aturan Hukumnya

Dea OnlyFans meminta polisi tidak menahannya karena dirinya sedang berbadan dua.

 Dhea OnlyFans yang ditangkap aparat Polda Metro Jaya. (metro.polri.go.id)

SOLOPOS.COM - Dhea OnlyFans yang ditangkap aparat Polda Metro Jaya. (metro.polri.go.id)

Solopos.com, SOLO – Tersangka kasus penyebaran konten pornografi, Gusti Ayu Dewanti alias Dea OnlyFans tengah hamil 23 pekan saat menjalani wajib lapor di Polda Metro Jaya.

Dea OnlyFans meminta polisi tidak menahannya karena dirinya sedang berbadan dua.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

“Itu (kehamilan) tidak akan mempengaruhi penyidikan kasus yang bersangkutan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E. Zulpan, Rabu (18/5/2022) lalu.

Bagaimana aturan hukum tentang penahanan seorang tersangka/ terdakwa yang sedang hamil?

Baca Juga: Dea OnlyFans Hamil, Begini Komentar Warganet

Berdasarkan penelusuran Solopos.com, aturan tentang penahanan termuat dalam Pasal 1 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Sedangkan penangguhan penahanan diatur Pasal 31 KUHAP yang berbunyi:

(1) Atas permintaan tersangka atau terdakwa, penyidik atau penuntut umum atau hakim, sesuai dengan kewenangan masing-masing, dapat mengadakan penangguhan penahanan dengan atau tanpa jaminan uang atau jaminan orang, berdasarkan syarat yang ditentukan.

(2) Karena jabatannya penyidik atau penuntut umum atau hakim sewaktu-waktu dapat mencabut penangguhan penahanan dalam hal tersangka atau terdakwa melanggar syarat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1).

Baca Juga: Sedang Hamil, Dea OnlyFans Berharap Tidak Ditahan

Dalam penjelasan Pasal 31 KUHAP ayat 1, yang dimaksud dengan “syarat yang ditentukan” ialah wajib lapor, tidak keluar rumah atau kota.

Masa penangguhan penahanan dari seorang tersangka atau terdakwa tidak termasuk masa status tahanan.

Pasal 31 KUHAP tidak mensyaratkan ada atau tidaknya perdamaian antara tersangka dengan korban.

Permintaan penangguhan penahanan dapat dilakukan dengan atau tanpa jaminan, baik jaminan uang maupun jaminan orang.

Baca Juga: Hamil, Berapa Usia Kandungan Dea OnlyFans?

Berdasarkan aturan tersebut, selama tersangka/terdakwa memenuhi syarat-syarat penangguhan penahanan di atas, maka tersangka/terdakwa dapat meminta penangguhan penahanan.

Namun dikabulkan atau tidaknya permohonan penangguhan penahanan itu tergantung kebijakan aparat penegak hukum yang menangani perkara tersebut.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Dana Abadi Rp7 Triliun untuk Mencapai Status Kampus Kelas Dunia

+ PLUS Dana Abadi Rp7 Triliun untuk Mencapai Status Kampus Kelas Dunia

Pemerintah mengalokasikan dana abadi Rp7 triliun untuk menunjang peningkatan kualitas perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH) menjadi perguruan tinggi kelas dunia.

Berita Terkini

Sejarah Hari Ini: 28 Juni 1971, Selamat Ulang Tahun Elon Musk

Berbagai peristiwa penting dan bersejarah terjadi di belahan dunia dari tahun ke tahun pada 28 Juni.

Kasus Pembunuhan PMI di Arab Saudi Mandek, Ortu Kirim Surat ke Presiden

Surat yang ditujukan kepada Presiden Jokowi itu dengan tujuan untuk membantu mengungkap kasus terbunuhnya Evi Noviyanto yang sejak dua tahun lalu tidak ada kejelasan penanganannya di Arab Saudi.

Lakukan Pelanggaran! Pemprov DKI Jakarta Tutup Seluruh Outlet Holywings

Pemprov DKI Jakarta akhirnya menutup seluruh outlet Holywings di wilayahnta karena melakukan berbagai pelanggaran.

Dana Abadi Rp7 Triliun untuk Mencapai Status Kampus Kelas Dunia

Pemerintah mengalokasikan dana abadi Rp7 triliun untuk menunjang peningkatan kualitas perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH) menjadi perguruan tinggi kelas dunia.

2 Pekan Operasi Patuh Candi Digelar, Ada 4.524 Pelanggar di Sragen

Selama Operasi Patuh Candi 2022 digelar, Polres Sragen mencatat ada lebih dari 4.000 pelanggaran yang dilakukan pengendara. Kebanyakan pelanggarannya adalah tidak memakai helm.

UNS Adakan Aneka Pelatihan di Sentra Pisang Jenawi Karanganyar

Fakultas Pertanian UNS menyelenggarakan serangkaian kegiatan pelatihan untuk menunjang pengembangan sentra pisang di Jenawi Karanganyar.

Ramai Jual-Beli, Kucing Kuwuk Dilindungi Bukan Peliharaan

Laman media sosial Twitter tengah diramaikan dengan kasus jual-beli kucing kuwuk atau kucing hutan atau macan akar yang termasuk hewan dilindungi, sehingga tidak diperbolehkan menjadi peliharaan.

PSS Atasi Dewa United, Kans Persis ke 8 Besar Piala Presiden Tertutup

Kans Persis Solo lolos ke perempat final atau 8 besar Piala Presiden 2022 tertutup setelah PSS Sleman mengalahkan Dewa United 1-0.

Diserbu Pelancong, Wisata Ganja di Kedai Kopi Kian Ngetren di Amsterdam

Walau tidak pernah melegalkan ganja, Belanda mengizinkan penjualan produk ganja tidak lebih dari 5 gram. Wisata ganja pun menjadi salah satu destinasi andalan yang bisa dinikmati wisatawan di kedai kopi di Amsterdam, ibu kota Negeri Kincir Angin itu.

Emirsyah Syatar Jadi Tersangka Korupsi Garuda, Ini Respons Erick Thohir

Menteri BUMN Erick Thohir memberi respons terkait kasus korupsi di Garuda Indonesia yang telah menetapkan Emirsyah Satar sebagai tersangka.

FEB UNS Siap Dukung Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah

Dibutuhkan peran bersama serta pemahaman bersama guna mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi secara regional di Jawa Tengah.

Pasang Surut Pemanfaatan Biogas Sebagai Sumber Energi Alternatif

Salah satu potensi sumber energi alternatif yang belum banyak dimanfaatkan di Indonesia adalah biogas. Tak hanya di Indonesia, pemanfaatan biogas sebagai sumber energi alternatif di banyak negara juga mengalami pasang surut.

UNS Solo Raih 2 Penghargaan IKU dari Kemendikbudristek

Keberhasilan UNS Solo raih dua penghargaan IKU tersebut tak lepas dari peran sejumlah stakeholder.

Kejagung: Emirsyah Satar Bocorkan Rencana Pengadaan Pesawat Garuda

Jaksa Agung ST Burhanuddin memaparkan bahwa bahwa Emirsyah Satar punya peran cukup sentral dalam perkara yang ditengarai telah merugikan negara hingga Rp8,8 triliun.

Kasus Holywings, Kemenag: Jangan Hanya Cari Untung

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan pihaknya sangat menyesalkan terjadinya kasus tersebut. Hal ini menunjukkan betapa tumpulnya rasa sensitif keberagamaan pihak manajemen sehingga tanpa pikir panjang membuat promosi produk yang dapat melukai perasaan umat beragama.