De Ligt Incar Rekor Gerrard
Matthijs De Ligt (Reuters-Alberto Lingria) .JPG

Solopos.com, LONDON - Kapten Ajax Amsterdam, Matthijs de Ligt, pulang dari markas Tottenham Hotspur dengan perasaan gembira. Selain karena timnya menang 1-0 pada leg pertama semifinal Liga Champions, ia juga memecahkan rekor kapten termuda pada laga semifinal dalam sejarah turnamen terelite di Eropa ini.

Saat bermain untuk Ajax di markas Spurs kemarin, De Ligt berusia 19 tahun 261 hari. Dia memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang Cesc Fabregas ketika menjadi kapten Arsenal pada semifinal Liga Champions melawan Manchester United pada musim 2008/2009.

"Selamat Big Boy," tulis Fabregas untuk De Ligt yang memecahkan rekornya lewat kolom komentar di akun Twitter, Ajax, seperti dilansir dailymail.co.uk.

Bukan hal mustahil apabila De Ligtterus meneruskan rekor sebagai kapten termuda di babak final. Dia juga masih berpeluang menjadi kapten termuda yang mampu mengangkat trofi Liga Champions, mengalahkan Steven Gerard ketika memimpin Liverpool juara dalam usia 24 tahun pada 2005 lalu.

"Menang 1-0 sangat-sangat menyenangkan, namun ini [semifinal] terdiri dua leg. Kami harus mempersiapkan diri untuk pekan depan dan jika kami bermain bagus mungkin kami akan lolos ke final. Ajax akan sangat berdeterminasi, akan memburu kemenangan," ujar De Ligt, seperti dilansir Reuters.

Namun, jangan coret terlebuh dahulu Spurs dari perburuan tiket final Liga Champions. Pasukan Mauricio Pochettino bakal kembali memainkan salah satu pemain utamanya, Son Heung-min, pada leg kedua di Amsterdam tengah pekan depan. Dalam leg pertama di kandang, Spurs kehilangan dua sumber golnya, Son dan Harry Kane, karena cedera. Mereka hanya mengandalkan Fernando Llorente sebagai ujung tombak. Makanya, serangan Spurs gagal merobek gawang Ajax.

Selain itu, Ajax juga tidak memiliki jeda selonggar sebelum laga di markas Spurs. Sebab, akhir pekan nanti, anak asuh Erik ten Hag bakal bermain di final Piala Belanda melawan Willem II.

"Kami bermain di bawah staandar, kami tidak bermain terbaik. Dalam 20 menit pertama, kami hanya menonton bola. Kami beruntung [salah satu peluang] mereka membentur tiang gawang. Semoga kami bisa membalaskannya di Amsterdam," ulas gelandang Spurs, Christian Eriksen. (Hanifah Kusumastuti/JIBI)



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom