Tutup Iklan
Massa membawa poster bertuliskan tuntutan saat berunjuk rasa memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2018, di Jakarta, Selasa (1/5/2018)./JIBI-Dwi Prasetya

Solopos.com, JAKARTA — Upah buruh di Indonesia bukan hanya lebih rendah daripada Vietnam. Daya beli upah buruh di Indonesia juga dinilai jauh lebih rendah dibandingkan dengan upah buruh di Vietnam yang setara dengan 546 liter beras, sedangkan upah buruh di Indonesia setara dengan 237 liter beras.

Hal itu diungkapkan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Kelompok buruh yang mendeklarasikan dukungan ke Prabowo Subianto itu mencoba membandingkan buruh asal Indonesia dengan buruh asal Vietnam yang jauh lebih tinggi dalam hal kesejahteraan dan daya beli.

Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan upah rata-rata buruh Vietnam mencapai angka US$ 181 per bulan, sementara buruh Indonesia hanya mendapatkan upah per bulan sekitar US$ 171 per bulan. Menurutnya, dengan upah sebesar US$181 per bulan, para buruh asal Vietnam dapat membeli beras dengan harga yang telah dirupiahkan sekitar Rp4.600 per kilogram. Sementara itu, buruh asal Indonesia dengan upah sekitar US$171 per bulan, dipaksa membeli beras sebesar Rp10.000-Rp12.000 per kilogram.

"Ini kan tidak masuk akal. Kami mendesak pemerintah agar menurunkan harga beras. Masa buruh Indonesia harus membeli beras dengan harga 3 kali lipat lebih mahal daripada Vietnam," katanya, Selasa (1/5/2018).

Dengan asumsi kurs tengah Bank Indonesia (30/4/2018) Rp13.877/dolar AS, maka upah buruh di Vietnam sebesar US$182 besarannya sekitar Rp2,5 juta sebulan. Sedangkan upah buruh Indonesia US$171 setara dengan Rp2,37 juta.

Kendati hanya terpaut Rp100.000, daya beli upah buruh di Vietnam jauh lebih tinggi jika menggunakan parameter harga beras. Dengan upah Rp2,5 juta, upah buruh bulanan di Vietnam tersebut setara dengan 546 kilogram beras, sedangkan upah Rp2,4 juta di Indonesia setara dengan 237 kilogram beras.

Logika pemikiran KSPI tersebut jika direkapitulasi menjadi seperti ini.

Perbandingan Daya Beli Upah Buruh di Indonesia vs Vietnam

Indikator

Vietnam

Indonesia

Upah bulanan

US$181

US$171

Upah dalam rupiah (kurs Rp13.877)

Rp2.511.737

Rp2.372.967

Harga beras per liter

Rp4.600

Rp10.000

Daya beli upah terhadap beras

546 kg

237 kg

Lantas siapa yang salah? Perbedaan harga beras di Vietnam dan Indonesia itulah yang membuat daya beli upah buruh di Indonesia menjadi lemah, jika menggunakan indikator harga beras.

Said juga mengkritik harga tarif listrik yang selalu naik setiap 3 bulan, rata-rata kenaikan mencapai Rp75.000-Rp100.000 per 3 bulan. Menurutnya, kenaikan tarif listrik itu tidak sejalan dengan kenaikan gaji buruh di Indonesia, sehingga daya beli terus menurun.

"Itu artinya daya beli kita selalu turun setiap tahunnya mencapai Rp200.000-Rp300.000, karena itu kami akan mendesak pemerintah untuk memenuhi seluruh tuntutan kami para buruh," katanya.

Avatar
Editor:
Adib M Asfar

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten