Ilustrasi pesta kembang api Tahun Baru. (Reuters-Luisa Gonzalez)

Solopos.com, JAKARTA — PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) mencatat kenaikan data traffic sebesar 21,3% pada malam Tahun Baru 2019. Wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Jateng-DIY) mencatatkan kenaikan paling tajam.

Dalam siaran pers yang diterima Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI) di Jakarta, Rabu (2/1/2019), GM External Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin mengatakan pada momentum pergantian tahun, data traffic Telkomsel menyentuh 17,2 PB atau meningkat 21,3% dibanding kondisi normal. Jika dibandingkan dengan tahun lalu kenaikan itu mencapai 61,7%.

Menurutnya, peningkatan lalu lintas data itu dipicu penggunaan layanan video streaming di ponsel pintar dan tablet. Penggunaan layanan data untuk video streaming sebesar 33,4%, media sosial sebesar 32,5%, dan pesan instan sebesar 17%.

"Tingginya peningkatan trafik layanan data antara lain dipicu oleh meningkatnya aktivitas pelanggan yang menggunakan layanan video streaming di smartphone atau komputer tablet saat pergantian tahun baru," ujarnya dalam siaran pers, Selasa (2/1/2019).

Dari sisi wilayah, kenaikan trafik layanan data tertinggi dari Jateng-DIY dengan peningkatan 27,6% dibandingkan hari normal, diikuti Jawa Barat 26,8% dan Sumatra Utara 24,0%. Untuk layanan suara dan SMS, dibandingkan dengan kesibukan pada hari normal, lalu lintas layanan suara juga mengalami kenaikan sebesar 1,1% menjadi 1,3 miliar menit. Hal yang sama juga terjadi dalam layanan SMS yang mengalami kenaikan 13,1% menjadi 605,3 juta SMS.

Sebelumnya, dia menyebut pihaknya telah lonjakan kesibukan layanan yang sudah rutin terjadi pada momen pergantian tahun. Caranya, dengan melakukan optimalisasi jaringan telah dilakukan di 628 titik keramaian utama seperti seperti alun-alun, objek wisata, stasiun, terminal, ruas jalan tol, mal, dan pusat perbelanjaan, termasuk 13 titik yang menjadi prioritas utama pengamanan jaringan dan 49 pusat perbelanjaan yang membutuhkan kualitas layanan broadband yang andal.

Beberapa aktivitas yang dilakukan Telkomsel di antaranya mengerahkan 88 unit base transceiver station (BTS) bergerak dan tambahan 776 BTS multi-band Long Term Evolution (LTE) baru dengan menyiapkan kapasitas bandwidth hingga 4,2 Tbps. “Kami juga sudah memprediksi perilaku pelanggan dalam menggunakan layanan, di mana layanan data masih mendominasi dibanding layanan suara dan SMS."

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten