Dari OTT Hakim Agung Sudrajad, Rudy Berharap Penyelesaian untuk Sriwedari Solo

Mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo berharap dari penangkapan dan pengungkapan kasus suap hakim agung Sudrajad Dimyati akan ada penyelesaian untuk sengketa tanah Sriwedari.

 Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, saat diwawancarai wartawan seusai kegiatan penanaman pohon di Sungai Bengawan Solo dalam rangka HUT PDIP dan ulang tahun Megawati Soekarnoputri, Minggu (23/1/2022) siang. (Solopos/Kurniawan)

SOLOPOS.COM - Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, saat diwawancarai wartawan seusai kegiatan penanaman pohon di Sungai Bengawan Solo dalam rangka HUT PDIP dan ulang tahun Megawati Soekarnoputri, Minggu (23/1/2022) siang. (Solopos/Kurniawan)

Solopos.com, SOLO — Tertangkapnya Hakim Agung, Sudrajad Dimyati, diharapkan membuka pintu bagi penyelesaian persoalan-persoalan hukum lain di negeri ini, tidak terkecuali dugaan adanya mafia peradilan di balik sengketa tanah Sriwedari, Solo.

Pernyataan itu disampaikan mantan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, saat diwawancarai wartawan di rumahnya, Senin (26/9/2022). Rudy berharap semua jaringan mafia peradilan betul-betul dibersihkan.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

“Harapannya membuka lembaran baru, semua mafia-mafia peradilan ini mesti dibersihkan betul. Sekarang perkara yang lain, masyarakat saja, begitu di pengadilan kita ndak bisa berbuat banyak, masyarakat kecil banyak yang kalah kok,” ujarnya.

Rudy menilai OTT Hakim Agung Sudrajad Dimyati harus menjadi momentum penegakan hukum. Tidak hanya satu atau dua pelaku mafia peradilan, tapi hingga ke akar-akarnya, tak terkecuali kasus sengketa Sriwedari Solo. Hal itu menurutnya harus dilakukan bila Indonesia ingin bebas dari korupsi.

“Lah ini keadilan mesti ditegakkan betul. Lah mumpung Hakim Agung ada yang kena OTT, mesti harus betul-betul pembersihannya sekaligus sampai ke akar-akarnya kalau Indonesia mau bebas dari tindakan-tindakan korupsi,” sambungnya.

Baca Juga: Eks Hakim Agung Beberkan Kasus Mafia Peradilan MA, Sriwedari Solo Ikut Disebut

Rudy menilai negara harus berani melakukan aksi bersih-bersih seperti yang dia maksud. Tidak hanya di tingkat Mahkamah Agung (MA), tapi juga pengadilan di kabupaten/kota. Utamanya penanganan kasus-kasus hukum yang merugikan rakyat kecil.

Kasus Sriwedari Dibahas di Loji Gandrung

“Sekarang negara harus berani bersih-bersih sampai ke akar di tingkat pengadilan kota/kabupaten. Dicek, kasus-kasus mana yang merugikan rakyat kecil, mohon diperhatikan. Rakyat itu butuh keadilan sesuai sila kelima Pancasila,” tuturnya.

Rudy mengatakan belum lama ini digelar pertemuan di Loji Gandrung, Solo, membahas sengketa tanah Sriwedari bersama tokoh-tokoh penting. Dalam pertemuan itu dipaparkan gamblang terkait status tanah Sriwedari dan diyakini tidak mungkin diputuskan dimenangi ahli waris.

Baca Juga: Rudy Ngaku Bahas Nasib Sriwedari Solo saat Ketemu Presiden Jokowi di Istana

“Kemarin itu sudah gamblang semua, dan ndak mungkin itu diputuskan dimenangi ahli waris itu, ndak mungkin. Karena tadi loh, RVE Eigendom dalam aturan zaman dulu yang boleh memiliki bangsa barat. ‘Bumi putra’ ndak bisa memiliki,” urainya.

Seperti diketahui, mantan hakim agung, Asep Iwan Iriawan, dalam wawancara dengan Aiman Kompas TV, Sabtu (24/9/2022), membeberkan berbagai kasus suap dan mafia peradilan selain kasus suap hakim Sudrajad. Kasus-kasus itu selama ini tertutup rapat.

Ia menyebut salah satu kasus tersebut adalah sengketa tanah Sriwedari Solo. “Perkaranya tidak selesai. Itu asetnya. Mau disebut? Silakan, itu di depan Pengadilan malah. Nilainya juga besar sekali. [Aset yang disengketakan] Taman Sriwedari saya sebut. Itu baru satu. Belum yang di BUMN saya sebut,” urainya.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Hampir Semua Rumah Satu RW di Joton Klaten akan Tergusur Proyek Tol Solo-Jogja

      Hampir semua rumah satu wilayah RW di Desa Joton, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten akan tergusur proyek pembangunan jalan tol Solo-Jogja.

      Jika Solo Jadi Ibu Kota Provinsi Soloraya, Maka...

      Jika Kota Solo menjadi ibu kota provinsi baru, yaitu Soloraya, sektor perekonomian akan terus bergerak maju yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

      Ini Keunggulan Desa Conto Wonogiri yang Jadi Desa Wisata Terbaik Jateng 2022

      Desa Conto, Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri, meraih predikat desa wisata terbaik di Jateng 2022 kategori Sapta Pesona dan Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability atau CHSE.

      Quick Response 110 Polres Sukoharjo Selamatkan Pemuda yang Nyaris Bunuh Diri

      Percobaan bunuh diri seorang pemuda di tempat indekos wilayah Kartasura berhasil digagalkan setelah rekan korban melapor ke call center 110 Polres Sukoharjo.

      Puluhan Penyandang Disabilitas Boyolali Galang Dana untuk Korban Gempa Cianjur

      Puluhan penyandang disabilitas di lereng Gunung Merbabu menggelar doa bersama sekaligus galang dana bagi korban gempa Cianjur, Jawa Barat.

      Siap-Siap! Lokananta Solo Segera Bertransformasi Jadi Creative & Commercial Hub

      PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) sebagai anggota Holding Danareksa siap mentransformasikan Lokananta Solo menjadi Creative and Commercial Hub.

      Unik! Pemilihan Ketua RT dan RW di Bareng Klaten Dilakukan secara Online

      Pemilihan ketua RT dan RW di RW 004, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, pada Minggu (27/11/2022) digelar secara online atau memanfaatkan teknologi informasi.

      Film Pendek, Pidato Inggris dan Arab Sumbang Emas Jateng di Pospenas IX Solo

      Tiga cabang perlombaan yakni film pendek, lomba pidato bahasa Inggris dan bahasa Arab menyumbang medali emas bagi kontingen Jateng di Pospenas IX 2022 di Solo, 23-27 November 2022.

      Granat Unwidha-Pengamen di Klaten Galang Donasi untuk Korban Gempa Cianjur

      Sukarelawan Granat Unwidha Klaten bersama pengamen angklung jalanan Putra Pangestu menggelar aksi penggalangan dana pada Minggu (27/11/2022).

      Pesona Girpasang Klaten, Destinasi Wisata Dataran Tinggi Terbaik Se-Indonesia

      Destinasi wisata Girpasang di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang meraih Juara I pada kategori dataran tinggi Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2022.

      Harga Sembako di Pasar Sukoharjo Naik Jelang Nataru, Telur Paling Tinggi

      Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok atau sembako di pasar tradisional Sukoharjo mulai merangkak naik menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

      Bantu Korban Gempa Cianjur, Puluhan Seniman Reog Ponorogo Pentas di CFD Solo

      Puluhan seniman Reog Ponorogo mengadakan pementasan dan aksi galang dana di CFD Jl Slamet Riyadi Solo untuk bantu korban gempa Cianjur, Jawa Barat.

      Gelar Pesta Nikah di Pura Mangkunegaran Solo, Kaesang dan Erina Catat Sejarah

      Kaesang Pangarep dan Erina Gudono akan mencatat sejarah sebagai pasangan pertama di luar kerabat keluarga Mangkunegaran yang menggelar pesta nikah di Pura Mangkunegaran Solo.

      Tujuh Sukarelawan Karanganyar Bantu Evakuasi Korban Gempa di Cianjur

      Mereka yang berangkat ke daerah bencana adalah sukarelawan pilihan. Dimana memiliki keahlian dalam penanganan kebencanaan.

      Wah, 10 Kereta Kencana Disiapkan untuk Kirab Pernikahan Kaesang-Erina di Solo

      Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan akan ada kirab 9-10 kereta kencana dari Loji Gandrung menuju lokasi pesta pernikahan Kaesang-Erina di Pura Mangkunegaran Solo.