Holi Sit Hingga Mak Lu, Uniknya Nama Produk di Juragancemilan.com Sragen
CEO PT ESP Sragen Ilham Den Fatah (empat dari kiri) menjadi narasumber dalam bincang bisnis di city walk depan Kantor Dinas Bupati Sragen, Minggu (1/3/2020). (Istimewa)

Solopos.com, SRAGEN -- Laman pemasaran juragancemilan.com yang diluncurkan di Car Free Day (CFD) Sragen, Minggu (1/3/2020), menyajikan produk makanan dengan nama-nama yang unik.

Beberapa nama yang bikin dahi mengernyit di antaranya ada Holi Sit yang merupakan akronim dari hobi ngemilin pangsit. Selain itu ada juga Mak Lu (makaroni lunas utang.

Juragancemilan.com merupakan lama pemasaran bikinan PT Elang Sentosa Food (ESP) Sragen, perusahaan yang didirikan oleh 40 alumni Sekolah Bisnis Sragen (SBS) yang lulus pada 11 Januari 2020 lalu.

Laman ini mengkhususkan menjual produk-produk makanan dari kalangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Sragen secara online.

WN Korsel Bunuh Diri di Solo Akibat Merasa Terinfeksi Corona Setahun Kerja di Klaten

CEO PT ESP Sragen Ilham Den Fatah mengatakan pada tahap awal laman itu menyajikan 11 produk UMKM yang bisa dipasarkan dan dikemas sedemikian rupa.

Selain Holi Sit dan Mak Lu, ada ampyang hadiningrat (ampyang beraroma green tea), gatot chips (keripik gatot ala nyonya kiss), kuaci kupas, lula pasta, pas pastry, bronchips, chuwi-lan, cabe tabur SSO, kukis sagu, dan pia rakiest.

Nama-nama produknya dikemas dengan nama branding yang unik dan bikin penasaran.

“Harganya terjangkau, yakni Rp15.000-Rp20.000 per produk dengan berat bersih 75 gram-125 gram. Target kami setiap bulan tambah lima lima produk baru. April nanti kami meluncurkan enam produk baru. Nama-namanya masih rahasia,” katanya.

Berusia 27 Tahun, Ini Wisudawan S3 Termuda UNS Solo 2020

Salah satu pelaku UMKM yang tergabung dalam PT ESP Sragen, Eko Budiarto, menyampaikan produk Mak Lu miliknya paling laris.

Eko mengemas produk dengan unik dan ada kisah perjalanan bisnisnya yang melatarbelakangi nama makaroni lunas utang.

“Sampai sekarang sudah ada 2.000 pesanan produk kemasan Mak Lu,” katanya.

Kepala Dinkop UMKM Sragen Untung Sugihartono bangga dengan kreativitas para generasi milenial yang berani terjun ke dunia bisnis berbasis UMKM.

Untung menyampaikan jumlah UMKM di Sragen yang sudah terdaftar mencapai 68.000 pengusaha. Dia mengapresiasi lahirnya PT ESP Sragen dengan produk pertama berupa marketplace juaragancemilan.com yang mengakomodasi produk-produk UMKM Sragen.

Bakul Sayur Karanganyar Wisuda Bawa Bronjong Pengin Jadi Guru WB

Dia menyampaikan PT ESP merupakan perusahaan kedua yang bergerak berbasis UMKM setelah Gading Sukowati.

Kepala SBS Erna Puji Hartanto menyampaikan dari 11 angkatan SBS, baru angkatan ke-11 yang berani mendirikan perseroan terbatas (PT). Angkatan SBS lainnya rata-rata baru mendirikan perkumpulan atau koperasi.

“Sebenarnya angkatan ke-11 ini ada 50 orang. Mereka memiliki latar belakang usaha yang berbeda-beda, seperti kuliner, ritel, marketing online, dan properti. Paling dominan kuliner,” jelas Puji, sapaan akrabnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho