Tutup Iklan

Dari APBD hingga Bantuan Swasta untuk Penanganan Covid-19 di Klaten

Anggaran BTT Klaten ditambah Rp10 miliar hingga dana untuk penanganan Covid-19 yang disiapkan melalui APBD menjadi Rp25 miliar.

 Bupati Klaten Sri Mulyani (istimewa)

SOLOPOS.COM - Bupati Klaten Sri Mulyani (istimewa)

Solopos.com, KLATEN – Alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan Covid-19 di Klaten bakal ditambah menjadi Rp25 miliar. Jika anggaran yang dialokasikan masih kurang, pemkab menyiapkan persediaan anggaran hingga Rp40 miliar.

Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengatakan penanganan Covid-19 menggunakan pos anggaran BTT. Tahun ini, alokasi anggaran BTT senilai Rp15 miliar. Alokasi anggaran itu diperkirakan sudah terealisasi hampir 50 persen.

“Untuk pengadaan sembako bagi warga terkonfirmasi yang menjalani isolasi. Kemudian untuk penambahan tempat tidur [khusus pasien Covid-19] di RSD Bagas Waras Klaten. Kemudian untuk pembelian kebutuhan APD, hingga obat-obatan,” kata Mulyani saat ditemui di Pendopo Pemkab Klaten, Selasa (27/7/2021).

Baca juga: Dapur Umum Dukung Logistik Warga Isolasi di GOR Gelarsena Klaten

Alokasi anggaran itu juga untuk mendukung pengoperasian tempat isolasi terpusat tingkat kabupaten. Soal tempat isolasi terpusat di tingkat kecamatan, Mulyani mengatakan dioperasikan secara gotong royong dari kecamatan bersama desa dan unsur lainnya yang ada di masing-masing kecamatan.

Masih Ada Persediaan

Lebih lanjut, Mulyani menguraikan anggaran BTT ditambah Rp10 miliar hingga dana untuk penanganan Covid-19 yang disiapkan melalui APBD menjadi Rp25 miliar.

“Anggaran [untuk penanganan Covid-19] di Klaten cukup banyak. Kemarin ada Rp15 miliar ditambah lagi Rp10 miliar menjadi Rp25 miliar. Itu belum anggaran yang ada di masing-masing OPD termasuk di desa karena 8 persen dana desa yang diterima untuk penanganan Covid-19. Kalau kondisinya memang masih tidak baik, kami masih ada persediaan Rp40 miliar,” jelas dia.

Baca juga: Sukarelawan di Garda Depan Penanganan Covid-19 Klaten

Camat Ngawen, Anna Fajria Hidayati, mengatakan tempat isolasi terpusat di Kecamatan Ngawen berada di kantor Sub Polsek Ngawen. Di tempat itu ada 11 kamar yang bisa dimanfaatkan untuk tempat isolasi terpusat.

“Fasilitas tempat tidur terisi komplet termasuk ada televisi untuk hiburan,” kata dia.

Anna mengatakan pengoperasian tempat isolasi terpusat dilakukan secara gotong royong. Kebutuhan logistik mendapatkan dukungan dari pemerintah desa, BPBD, serta ada kalangan swasta.

“Yang ditempatkan di tempat isolasi terpusat mereka yang tanpa gejala atau bergejala ringan,” ungkap dia.

Baca juga: Isolasi Terpusat Hotel Edotel Klaten Sediakan Kamar Khusus untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Berita Terkait

Berita Terkini

Terapis Gay yang Digerebek di Indekos Solo Ngaku Punya Istri dan Anak

Selama tinggal di rumah kos atau indekosnya, para terapis gay bersama seorang mucikarinya berinisial D menyewa dua kamar.

Saluran Irigasi di Wonosari Klaten Memerah, Polisi Tunggu Hasil Lab

Polisi masih menunggu hasil laboratoriumnya untuk mengetahui apakah ada zat-zat tertentu atau zat berbahaya yang mencemari saluran irigasi itu.

Setelah Pasar Janglot, Giliran 2 Rumah Depan Pasar Galeh Terbakar

Penyebab kebakaran itu belum diketahui secara pasti tetapi satu dari dua unit bangunan rumah rumah itu di Desa Galeh itu ludes dengan kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Kecil-Kecil, Magot Mampu Reduksi 6 Ton Sampah di Makamhaji Kartasura

DLH Sukoharjo mengajak pemerintah desa/kelurahan membudidayakan magot untuk mengurangi volume sampah yang diproduksi masyarakat.

Kebun Warga untuk Pengembangan Ekonomi dan Bantu Cegah Stunting

Warga RW 011 Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, mengelola kebun sayuran di lahan bekas relokasi bantaran Sungai Bengawan Solo. Keberadaan kebun itu membantu mereka yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19 sekaligus mendukung program kesehatan pencegahan stunting.

Pengumuman! SIPA Hybrid Festival 2021 Pindah Lokasi ke TSTJ Solo

Lokasi penyelenggaraan Solo International Performing Art atau SIPA Hybrid Festival 2021 dipindah dari Mangkunegaran ke TSTJ.

Pemadaman Listrik Solo, Karanganyar, Klaten, Selasa (28/9/2021)

Berikut jadwal pemadaman listrik di Solo, Karanganyar dan Klaten hari ini, Selasa (28/9/2021) yang berlangsung selama tiga, empat dan lima jam.

8 Fakta Terbongkarnya Praktik Prostitusi Gay di Indekos Nusukan Solo

Terbongkarnya praktik prostitusi kaum gay di salah satu rumah indekos wilayah Nusukan, Banjarsari, Solo, mengungkap sejumlah fakta.

Pendampingan Kelompok Rentan HIV/AIDS di Sragen Terhambat PPKM

KPA Sragen mengkoordinasi Dinas Kesehatan dan rumah sakit (RS) untuk mengobati pasien positif HIV/AIDS.

Pelaku Prostitusi Gay Terciduk di Indekos Solo, Sekamar Dipakai Berlima

Para terduga pelaku prostitusi gay di indekos wilayah Nusukan, Solo, menempati dua kamar di mana salah satunya dipakai berlima.

Beasiswa Mahasiswa Berprestasi Wonogiri Batal Dihentikan, Ini Alasannya

Mahasiswa berprestasi penerima beasiswa secara terorganisasi terlibat langsung dalam program yang dijalankan organisasi perangkat daerah (OPD) maupun pemerintah desa.

Gibran Ungkap Alasan di Balik Tes Antigen Guru-Murid SDN Laweyan Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan alasan di balik tes antigen mendadak dan acak di SDN Laweyan No 54 Solo.

PTM di SMKN 3 Klaten Tak Terapkan Sistem Sif Pagi-Siang

Sistem pergantian siswa yang mengikuti PTM dilakukan pergantian setiap hari untuk mempermudah proses sterilisasi ruang kelas.

Ini Sederet Keunggulan Colomadu Calon Solo Baru-nya Karanganyar

Ada banyak pertimbangan melatarbelangi rencana menjadikan Colomadu sebagi pusat bisnis, terutama berkaitan dengan akses, fasilitas penunjang, dan sarana transportasi.

Jelang Pengeringan Colo Barat, Petani Selogiri Tak Khawatir

Sebagian besar tanaman padi berpeluang besar tetap bisa panen walaupun tak mendapat irigasi ketika nanti saluran irigasi kering.