Ilustrasi organ intim wanita (gogreen.com)

Solopos.com, BOGOR -- Pekerja seksual komersial (PSK) kapsul perawan dalam sebulan terakhir menghebohkan Bogor. Sebutan PSK kapsul perawan ini disematkan kepada para PSK menggunakan kapsul perawan yang dimaksukkan ke organ intimnya.

Muncikari memasukkan sendiri kapsul perawan ke wanita-wanita yang dijualnya. Tujuannya, untuk menaikkan tarif PSK dengan mengelabui para pria hidung belang.

Polres Bogor berhasil mengungkap PSK kapsul perawan setelah menangkap Y dan GG pada 15 Oktober 2019 lalu di Sentul City.

PSK ini dipatok tarif Rp20 juta dengan sistem pembayaran Rp3 juta untuk uang muka dan sisanya dibayar setelah hubungan seksual terjadi. Muncikari mengelabui konsumen hidung belang dengan iming-iming PSK masih perawan ting-ting.

Heboh Kapsul Perawan! Dimasukkan Organ Intim PSK, Muncikari Naikkan Tarif

Ketika berhubungan seksual konsumen mengira darah yang keluar dari vagina merupakan darah perawan, padahal sebenarnya adalah kapsul yang berisi cairan warna merah darah yang dimasukkan dalam vagina.

"Iya kayak pil gitu. Mereka beli di toko obat," kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor, Ipda Silfi Adi Putri.

Silikon

Dikutip Liputan6.com, dosen Fakultas Ilmu Kedokteran Universitas Kristen Indonesia (UKI) Bona Simanungkalit menjelaskan soal kapsul keperawanan yang digunakan kedua muncikari kepada PSK.

Heboh! 3 Kambing Milik Warga Wonogiri Ditemukan Tersembelih, 2 Lainnya Raib

"Enggak ada itu [obat keperawanan]. Itu mungkin semacam kapsul atau silikon yang dimasukkan ke vagina yang sudah berisi cairan berwarna darah. Jadi seolah-olah perawan," kata Bona saat dihubungi Liputan6.com, 24 Oktober 2018 lalu.

Dia menambahkan, seorang perempuan bukan berarti tidak perawan jika tidak mengeluarkan darah saat berhubungan intim. Karena, ada perempuan yang memiliki selaput dara tipis atau waktu kecil pernah kecelakaan sehingga selaput daranya sobek.

Hakim Ketua Kasus Suap Bupati Kudus Meninggal Dunia

Menurut Bona, apa yang dilakukan kedua pelaku semata-mata untuk membuat tarif PSK mahal karena masih perawan.

Selaput Dara

dr. Allert Benedicto Ieuan Noya dalam situs alodokter.com, menjelaskan keperawanan sering dikaitkan dengan selaput dara. Wanita yang masih perawan identik dengan selaput dara yang masih utuh atau belum mengalami perobekan.

Doa Saat Hujan Turun, Penting Lho!

Selaput dara merupakan lapisan selaput yang sangat tipis dan merentang di bagian bawah vagina wanita. Pada anak perempuan, selaput dara memiliki bentuk layaknya bulan sabit atau donat kecil.

Umumnya, selaput dara berbentuk seperti cincin dengan adanya lubang kecil. Lubang tersebut memungkinkan keluarnya darah menstruasi.

5 Cara Sederhana Usir Sakit Kepala Tanpa Obat

Tidak banyak wanita yang menyadari keberadaan selaput dara miliknya, meski sebenarnya selaput dara dapat dilihat menggunakan cermin, ketika merentangkan bibir vagina/labia. Ada beberapa hal yang menyebabkan selaput dara bisa sobek.

Umumnya, selaput dara akan robek ketika terjadi penetrasi, yaitu masuknya penis ke dalam vagina saat hubungan seksual. Namun, bukan hanya itu saja yang dapat menyebabkan selaput dara robek.

Whatsapp Bikin Baterai Smartphone-mu Boros? Mungkin Ini Sebabnya

Aktivitas lain seperti olahraga berkuda, bersepeda, masturbasi menggunakan alat bantu seks, penggunaan tampon, dan tindakan medis tertentu juga dapat menyebabkan selaput dara robek.

Bisa Pulih

Pada anak-anak dan remaja, selaput dara yang robek akibat cedera/trauma fisik masih dapat pulih dengan cepat dibandingkan orang dewasa.

PSK Karawang Dibunuh Gara-Gara Tisu Magic

Selaput dara erat dikaitkan dengan keperawanan. Padahal, tidak semua wanita akan mengalami perobekan pada selaput dara saat melakukan hubungan seksual untuk pertama kalinya.

Perdarahan ringan yang terjadi saat pertama kali melakukan hubungan seksual disebabkan selaput dara robek akibat penis menembusnya.

Dewi Perssik Pernah Operasi Keperawanan?

Menurut sebuah penelitian, perdarahan yang terjadi akibat dari robeknya selaput dara saat melakukan hubungan seksual pertama kalinya ini, hanya terjadi pada sebagian wanita saja.

Utuh atau tidaknya selaput dara tidak dapat menjadi patokan untuk keperawanan, atau menentukan apakah seorang wanita sudah pernah melakukan hubungan seksual.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten