Petugas memadamkan api yang membakar dapur rumah Darmadi, 60, warga Sawahan, Desa Karungan, Plupuh, Sragen, Sabtu (29/6/2019) dini hari. (Istimewa-Polsek Plupuh)

Solopos.com, SRAGEN -- Kobaran api melalap dapur rumah, Darmadi, 60, warga Dusun Sawahan, RT 002/RW 001, Desa Karungan, Kecamatan Plupuh, Sragen, Jawa Tengah, Sabtu (29/6/2019) dini hari. Kerugian akibat kebakaran Sragen itu mencapai belasan juta rupiah.

Kejadian bermula ketika Darmadi dan keluarga tidur di kamar di rumah induk yang berada di bagian depan. Sekitar pukul 02.00 WIB, tetangga Darmadi, Samin, 50, terbangun karena mendengar suara gaduh tak jauh dari rumahnya.

Samin pun keluar rumah dan melihat kobaran api membakar bagian belakang rumah Darmadi yang biasa difungsikan sebagai dapur. Samin kemudian berteriak membangunkan Darmadi dan warga sekitar yang masih terlelap tidur.

Warga sekitar kemudian berusaha memadamkan api dengan peralatan sederhana. Namun, kobaran api cepat membesar karena dapur berukuran 8 x 12 meter itu juga berisi material kayu yang mudah terbakar.

Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Gemolong dikerahkan untuk memadamkan api. Api baru bisa padam sekitar pukul 03.45 WIB. Namun, si jago merah sudah melahap habis material kayu, perabotan dapur dan dua unit sepeda onthel.

“Setelah kami identifikasi, api kemungkinan berasal dari sisa-sisa bara yang digunakan saat memasak di dapur,” jelas Kapolsek Plupuh, AKP Sunarso, saat dihubungi solopos.com, Sabtu.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten