Para penyandang disabilitas Sragen beraudiensi dengan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati di aula Kantor Dinas Bupati Sragen, Senin (11/11/2019). (Solopos/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN -- Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sragen sudah mengumumkan pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 lewat laman resmi BKPP Sragen atau laman resmi Pemkab Sragen pada Senin (11/11/2019).

Berdasarkan surat pengumuman CPNS 2019 Pemkab Sragen, formasi tenaga pendidikan sebanyak 360 lowongan, tenaga kesehatan sebanyak 172 lowongan, dan tenaga teknis 82 lowongan.

Dari 627 lowongan CPNS itu, kuota lowongan untuk penyandang disabilitas hanya 13 lowongan atau 2,44% untuk tenaga pendidikan dan kesehatan. Para difabel menemui Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati guna beraudiensi, Senin.

Viral Foto Guru Ngajar Pakai Helm Full Face di SMPN 3 Bayat Klaten Akibat Plafon Rusak

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat ditemui Solopos.com seusai menerima tamu para difabel Sragen, Senin, mengakui kuota bagi kaum difabel dalam CPNS 2019 memang sedikit, yakni sekitar 2% dari kuota. Untuk ikut dalam CPNS itu pendidikan terakhir minimal D-III.

Ketua Paguyuban Organisasi Penyandang Disabilitas Sragen Budiono saat ditemui Solopos.com, Senin, mengatakan para difabel susah untuk jadi CPNS karena terkendala latar belakang pendidikan dan umur.

Dia mengatakan kebanyakan penyandang disabilitas itu tidak menempuh pendidikan hingga minimal D-III dan umurnya rata-rata di atas 35 tahun.

Sektor Pariwisata Wonogiri Digelontor Rp4 Miliar, Untuk Apa Saja?

“Umur itu sudah tidak memungkinkan. Para difabel sekarang kebanyakan bukan cacat fisik tetapi cacat mental dan pendidikannya tidak sampai D-III. Di Sragen itu susah mencari penyandang difabel yang lulusan D-III. Kendati demikian, kami akan berusaha untuk mencari teman-teman yang lulusan D-III mumpung ada peluang,” ujarnya seusai bertemu Bupati.

Kepala BKPP Sragen Sutrisna menyatakan pendaftaran CPNS 2019 diumumkan di laman resmi Pemkab Sragen mulai Senin. Dalam pengumuman itu sudah menjelaskan persyaratan pendaftaran yang dilakukan secara online.

Mulai Senin Gerbang Tol Gondangrejo Karanganyar Dibuka, Gratis Selama Sosialisasi

Sutrisna mengatakan penerimaan dan penelitian berkas pendafataran CPNS dilakukan BKPP mulai Selasa (12/11/2019). “Formasi lowongannya untuk tenaga pendidikan, kesehatan, dan teknis. Untuk kuota difabel hanya pada formasi tenaga pendidikan dan kesehatan sebesar 2%. Ketika mendaftar kami tetap melihat kualifikasi yang dibutuhkan termasuk pendidikan terakhir minimal D-III. Pendaftaran akan diteliti sampai 25-26 November mendatang,” ujarnya.

Sutrisna menjelaskan hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada Desember. Pascapengumuman ada masa sanggah selama tiga hari. Setelah itu para pendaftar CPNS dijadwalkan mengikuti ujian tertulis pada Februari 2020.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten