Tutup Iklan

Dapat Izin Pemanfaatan Hutan, Begini Tanggapan Petani Madiun

Dapat Izin Pemanfaatan Hutan, Begini Tanggapan Petani Madiun

SOLOPOS.COM - Presiden Jokowi mengunjungi stan pameran pakan di Desa Dungus, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Senin (6/11/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)

Presiden Jokowi menyerahkan izin pengelolaan lahan hutan kepada masyarakat di Kabupaten Madiun.

Solopos.com, MADIUN -- Sejumlah petani Kabupaten Madiun yang mendapatkan izin untuk memanfaatkan lahan hutan milik Perhutani dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku lega. Mereka berjanji akan lebih produktif dalam memanfaatkan lahan yang akan dimanfaatkan selama 35 tahun itu.

Selain mendapatkan sertifikat izin penggunaan lahan itu, beberapa kelompok tani juga mendapatkan sejumlah alat pertanian. (Baca: Serahkan Izin Pemanfaatan Hutan Madiun, Begini Pesan Jokowi)

Ketua Kelompok Tani Rizqi Abadi, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Nur Salis, mengatakan di desanya lahan Perhutani sekitar 260 hektare dan saat ini dikelola 185 orang. Dia mengaku senang dengan adanya kepastian hukum berupa pemberian izin pengelolaan lahan hutan tersebut.

Menurut dia, dengan adanya kepastian tersebut membuat petani lebih tenang dalam bercocok tanam di lahan hutan. Tanaman yang cocok di lahan hutan yaitu jagung dan kacang tanah serta singkong. Namun, karena singkong harganya rendah para petani lebih memilih jagung.

Dia mengaku untuk memanfaatkan lahan hutan yaitu setiap dua tahun harus mengurus ulang izinnya. Dengan adanya izin pengelolaan lahan yang diberi jangka waktu 35 tahun, tentunya membuat petani lebih lega.

Lebih lanjut, dia menuturkan kelompoknya juga mendapat bantuan alat produksi berupa mesin pompa air, mesin penanam bibit jagung, alat pemipil jagung, dan hand tractor. "Pemanfaatannya nanti dibahas di rapat kelompok tani. Yang jelas seluruh anggota boleh mempergunakan alat-alat itu," kata dia di Desa Dungus, Kecamatan Wungu, Senin (6/11/2017). (Baca: 2 Petani Madiun Dapat Sepeda dari Jokowi karena Hafal Pancasila)

Suyut, 50, petani lainnya yang menerima izin pengelolaan lahan hutan tersebut juga menyampaikan hal senada. Dia mengaku mendapatkan izin mengelola lahan sekitar 1 hektare.

Warga Dungus ini mengaku senang bisa memanfaatkan lahan hutan secara resmi. Selama ini dia merasa pengelolaan hutan cukup ribet karena setiap dua tahun sekali harus mengurus perizinan.

"Lahannya mau saya tanami dengan jagung dan singkong. Soalnya cocoknya itu," ujar dia.

Suyut berharap harga panen komoditas yang dihasilkan bisa terserap dan harganya stabil. Jangan sampai setelah panen, petani bingung untuk menjual hasil panen.

Berita Terkait

Berita Terkini

Tak Dimintai Izin Warga Akikahan Datangkan Organ Tunggal, Kades Burikan Klaten Merasa Dilancangi

Kades Burikan, Cawas, Klaten, merasa dilancangi terkait warga yang menggelar acara akikahan mengundang organ tunggal tanpa minta izin.

Hotspot di Riau Capai 23 Titik di Awal Kemarau Ini

BMKG Pekanbaru menyatakan berdasarkan pantauan satelit pada Senin (14/6/2021) sore, hotspot atau titik api di Provinsi Riau meningkat.

33 Mutasi Covid-19 Diidentifikasi di Jakarta

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengidentifikasi 33 mutasi virus corona pemicu gejala penyakit Covid-19 Variant of Concern (VoC) di wilayah itu.

4 Bulan Kosong, Bangsal Covid-19 Brotowali II Di Rusunawa Boyolali Terisi Lagi

Bangsal Covid-19 Brotowali II di Rusunawa Boyolali kembali terisi pasien konfirmasi positif corona setelah kurang lebih empat bulan kosong.

Besok Waktu Tepat Saksikan Hujan Meteor Ofiukid

Fenomena astronomi hujan meteor Ofiukid akan kembali datang pada Sabtu-Minggu (19-20/6/2021) dan diklaim sebagai waktu tepat menyaksikannya.

Kasus Covid-19 Melonjak, Rekrutmen CPNS Solo Mundur

Proses rekrutmen calon pegawai negeri sipil atau CPNS dan PPPK Kota Solo mundur dari jadwal karena peningkatan kasus Covid-19 seusai Lebaran.

8 Ruas Jalan di Semarang Ditutup demi Pangkas Covid-19

Pemkot Semarang kembali menutup sejumlah ruas jalan dalam kota imbas melonjaknya penularan virus corona pemicu Covid-19.

Sampah Botol Plastik Indonesia Awal 2021 Ini 11.600 Ton

Sampah masih menjadi masalah lingkungan yang sukar dikendalikan, untuk di awal 2021 ini saja sampah botol plastik Indonesia 11.600 ton.

5 Zodiak Ini Konon Hobi Melamun & Bermimpi

Apakah Anda sering melamun saat berbicara dengan teman?  Tahukah Anda, ada zodiak tertentu yang menurut astrologi hobi melamun dan bermimpi.

Piala Wali Kota Solo Diundur, Peserta Tetap Komplet

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengatakan klub yang telah terdaftar memutuskan tetap mengikuti turnamen meski ada penundaan jadwal.

Bakal Ada Aerotropolis di Ibu Kota Baru Indonesia

Kementerian Perhubungan bakal menghadirkan konsep Aerotropolis di ibu kota baru Indonesia alias ibu kota negara atau IKN baru Kalimantan.

Masih Gres, Toyota Yaris Kecelakaan Tabrak Pembatas Jalan Underpass Makamhaji Sukoharjo

Mobil Toyota Yaris yang diduga masih baru mengalami kecelakaan tabrak pembatas jalan underpass Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, Kamis malam.