Dapat Bisikan Gaib, Pria di Ponorogo Bongkar Makam Istrinya 2 Kali

Aksi pertama Robyek membongkar makam istrinya, Simpen, ketahuan warga dan diminta pulang. Masih penasaran dengan istrinya yang ia anggap masih hidup, Robyek kembali gali makam Simpen.

 Robyek membongkar makam istrinya di Desa Jonggol, Kecamatan Jambon, Ponorogo, Rabu (24/11/2021). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Robyek membongkar makam istrinya di Desa Jonggol, Kecamatan Jambon, Ponorogo, Rabu (24/11/2021). (Istimewa)

Solopos.com, PONOROGO — Seorang pria di Dusun Kidul, Desa Jonggol, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jatim, membongkar makam almarhum istrinya. Pria bernama Robyek itu mengaku mendapat bisikan gaib yang menyebut istrinya masih hidup.

Pria 58 tahun itu membongkar makam Simpen, istrinya, di tempat permakaman umum desa setempat pada Rabu (24/11/2021) sekitar pukul 10.00 WIB.

PromosiTragedi Desa yang Hilang Akibat Gas Beracun Kawah Sinila Dieng

Pantauan Madiunpos.com (Solopos Media Group) di lokasi makam, Kamis (25/11/2021), makam Simpen terlihat berbeda. Makam itu terlihat masih baru karena memang baru dibongkar dan kemudian ditutup kembali. Di nisan makam itu tertulis Simpen meninggal pada 27 Oktober 2021.

Sekretaris Desa Jonggol, Parni, mengatakan peristiwa pembongkaran makam itu dilakukan oleh Robyek seorang diri. Robyek menggunakan berbagai alat galian beserta gerobak yang direncanakan untuk membawa jasad istrinya.

Baca Juga: Waduh! Tak Rela Ditinggal Mati, Pria di Ponorogo Bongkar Makam Istri

Dia menuturkan sebenarnya kejadian pembongkaran makam tersebut sudah terjadi dua kali. Kejadian pertama terjadi sekitar sepekan lalu. Saat itu Robyek telah menggali makam istrinya sekitar setengah meter. Aksi pembongkaran makam itu diketahui warga. Selanjutnya, perangkat desa beserta warga menghentikan aksi nekat tersebut.

“Saat kejadian pertama, Robyek bisa ditenangkan. Kemudian dia mau untuk dibawa pulang ,” kata Parni saat ditemui di kantor desa setempat, Kamis.

Sepekan setelah kejadian itu, Robyek kembali membikin ulah dengan membongkar makam istrinya lagi pada Rabu kemarin. Untuk kejadian kedua, pria itu berhasil menggali sekitar 1 meter. Bahkan sudah tercium aroma tidak sedap dari dalam makam tersebut.

“Kemarin saat mau dihentikan warga, Robyek terlihat sangat marah. Akhirnya, kami memanggil petugas kepolisian untuk membantu mengatasinya,” jelasnya.

Baca Juga: Tanah Longsor Terjang Tugurejo Ponorogo, 8 Keluarga Diungsikan

Lebih lanjut, Parni menyampaikan alasan pria tersebut membongkar makam itu karena mendapat bisikan gaib. Dalam bisikan gaib itu, Robyek menganggap istrinya belum meninggal dunia.

“Dalam bisikan gaib itu, istrinya belum meninggal. Robyek mau membawa istrinya dan mengobatinya,” kata dia.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

10 Prajurit TNI Membantu Local Strongman Mengelola Kerangkeng Manusia

+ PLUS 10 Prajurit TNI Membantu Local Strongman Mengelola Kerangkeng Manusia

Sepuluh orang prajurit TNI ditetapkan menjadi tersangka kasus penganiayaan dan penyiksaan penghuni kerangkeng manusia di rumah Bupai Langkat nonaktif, Provinsi Sumatra Utara, Terbit Rencana Peranginangin.

Berita Terkini

Harimau Jawa Terakhir Terdeteksi di Taman Nasional Meru Betiri Jatim

Kawasan Taman Nasional Meru Betiri di Jawa Timur disebut-sebut menjadi salah satu habitat harimau Jawa.

Bermodus Jual Migor Murah, Emak-Emak di Ponorogo Tipu Ratusan Orang

Seorang perempuan di Ponorogo ditangkap polisi karena menipu ratusan orang dengan modus penjualan minyak goreng murah.

Nahas, Petani Madiun Meninggal Tersengat Listrik Jebakan Tikus di Sawah

Seorang petani di Kabupaten Madiun meninggal dunia karena tersengat listrik jebakan tikus yang dipasang di sawahnya.

Gagal Nyalip, Mobil Tabrak Warung Kopi di Ponorogo Sampai Roboh

Satu unit mobil berwarna putih menabrak warung kopi di Jalan Halim Perdana Kusuma, Desa Mrican, Jenangan, Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (23/5/2022) petang.

Kronologi Bentrok Antar Perguruan Silat di Madiun, Pecah di 2 Titik

Bentrokan antar kelompok perguruan silat terjadi di Jl. Yos Sudarso, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jawa Timur, Minggu (22/5/2022) sore.

Cerita Gadis Madiun Gagal Menikah, Calon Suami Tak Hadir saat Akad

Seorang perempuan di Kabupaten Madiun gagal menikah karena calon suaminya tak hadir saat akad nikah.

Lagi, Bentrokan Antar Perguruan Silat Pecah di Depan PT Inka Madiun

Massa antar kelompok perguruan silat bentrok di depan PT Industri Kereta Api (Inka) di Jl. Yos Sudarso, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Memperihatinkan! Begini Kondisi Situs Ngurawan Madiun

Kondisi rumah tempat penyimpanan benda cagar budaya Situs Ngurawan Madiun memperihatinkan.

Pria di Ponorogo Ditemukan Meninggal Gantung Diri, Diduga Depresi

Seorang pria di Kabupaten Ponorogo ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di rumahnya.

Jos! SMA di Jawa Timur Ini Masuk 10 Sekolah Terbaik Nasional

Sekolah menengah atas (SMA) di Jawa Timur ini menjadi satu-satunya yang masuk dalam 10 besar sekolah terbaik nasional.

Lautan Manusia di Stadion Bung Tomo, Tim Persis Solo Terjebak 1 Jam

Jalur menuju ke Stadion Gelora Bung Tomo tempat pertandingan Persis Solo vs Persebaya Surabaya, Minggu (22/5/2022) macet.

Ribuan Alumnus Ponpes Mayak Ponorogo Ikuti Haul Akbar KH Hasyim Sholeh

Ribuan alumnus Pondok Pesantren Darul Huda Mayak Ponorogo, Jawa Timur, mengikuti temu kangen alumni se-Nusantara, Kamis (19/5/2022) malam.

Telaga Ngebel Bakal Dilengkapi Air Mancur, Butuh Berapa Miliar Rupiah?

Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berencana membangun water fountain atau air mancur untuk memperindah Telaga Ngebel.

Nahas, Petani Berusia 80 Tahun di Ponorogo Ditemukan Tewas di Sumur Tua

Seorang petani berusia 80 tahun di Ponorogo ditemukan meninggal dunia di sumur tua.

Hasil Riset Kesdas, 4 dari 10 Orang Ponorogo Menderita Hipertensi

Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo mencatat setidaknya ada empat dari 10 orang di Ponorogo menderita hipertensi.