Dana RTLH Dipakai Bangun Kamar Lantai 2, Ini Langkah Pemkot Solo

Penyaluran bantuan sosial perumahan swadaya (BSPS) atau rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), diduga tidak tepat sasaran.

 Ilustrasi pembangunan rumah tidak layak huni (JIBI/Harian Jogja/Antara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pembangunan rumah tidak layak huni (JIBI/Harian Jogja/Antara)

Solopos.com, SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bakal mengevaluasi hasil verifikasi dan validasi (verval) data rumah warga sasaran penerima bantuan rumah tidak layak huni (RTLH). Verval ulang bisa dilakukan kemudian mengubah data mereka pada Sistem Informasi Kesejahteraan Elektronik (E-SIK). Langkah itu diambil menyusul temuan Komisi IV DPRD mengenai bantuan sosial perumahan swadaya (BSPS) atau rumah tidak layak huni (RTLH) yang diduga tidak tepat sasaran.

PromosiTorium Memenuhi Kebutuhan Energi 10 Miliar Orang Selama 20.000 Tahun

Temuan itu, di antaranya, rumah baru selesai dibangun dengan konstruksi beton yang masih mendapat bantuan. Kemudian, rumah layak huni yang mendapat bantuan pembuatan kamar di lantai II. Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Ahyani, mengaku bakal memperketat calon penerima bantuan.

“Sebenarnya pendataan E-SIK berdasarkan kunjungan ke rumah agar bantuan tidak salah sasaran. Artinya, yang perlu dievaluasi adalah petugas lapangannya,” kata dia, kepada wartawan, Jumat (26/11/2021) siang.

Baca juga: Waduh, Dana RTLH Diduga Dipakai untuk Bangun Kamar Lantai 2 di Solo

Dalam E-SIK terdapat lima kategori yakni, sangat miskin (P1), miskin (P2), dan rentan miskin (P3), hampir miskin (P4), dan rentan risiko sosial (P5). Mereka mendapatkan intervensi bantuan sosial sesuai kategorinya. Ditanya soal kemungkinan pengembalian bantuan bagi yang salah sasaran, Ahyani menyebut masih dipertimbangkan. “Ya, dilihat nanti. Kalau dari azas keadilan, seharusnya penerima bantuan RTLH adalah yang benar-benar harus dibantu,” ucapnya.

Menurut Ahyani, nilai bantuan RTLH beragam tergantung programnya. Sejumlah perusahaan bahkan bisa menyerahkan hingga Rp50 juta per unit rumah. Sementara bantuan RTLH dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan kota, nilainya pun beragam. “Ada yang Rp15 juta, Rp25 juta, sampai Rp50 juta. Tergantung programnya. Ada pula yang langsung menyerahkan dalam bentuk barang dihitung dari kebutuhan renovasi,” jelas Ahyani. Per tahunnya bantuan RTLH bisa menyasar seribuan unit rumah.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menyebut bantuan salah sasaran itu sudah ditelusuri oleh Inspektorat “Kalau benar salah sasaran akan kami tindak lanjuti, kemarin sudah dicek Inspektorat. Ada sanksinya kalau ada petugas yang salah pendataan. Kalau keluarga yang menerima diminta untuk mengembalikan, ya nanti dilihat, kami telusuri dulu. Kok bisa menerima bantuan bagaimana, padahal rumah dua lantai,” kata dia.

Baca juga: Karanganyar Dapat Rp10 Miliar dari Kemensos untuk Rehab 500 RTLH

Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Solo, Putut Gunawan, dalam siaran persnya, Kamis (25/11/2021), menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program RTLH di Solo secara ketat. “Beberapa penerima tidak tepat sasaran. Dan beberapa lagi, bangunan yang dikerjakan melanggar prinsip perencanaan awal,” ujar dia

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

+ PLUS Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

Pulau Jawa memiliki paparan risiko bencana tinggi dibanding pulau lain, namun indeks risiko bencana lebuh tinggi dimiliki Kalimantan Timur dibanding DKI Jakarta.

Berita Terkini

Bawa Kabur Pikap dan Jahe, Pasutri Asal Cepogo Boyolali Dibekuk Polisi

Awalnya pasutri pencuri jahe tersebut akan bertemu dengan warga Ponorogo penjual jahe di Sunggingan, Boyolali, namun kemudian berpindah ke Madu, Mojosongo.

Eksklusif! Gibran Buka-Bukaan, Siap Jadi Sales demi Kota Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka buka-bukaan mengenai rencana-rencananya dalam wawancara eksklusif dengan Presiden Direktur SMG, Arif Budisusilo.

RSI Surakarta Resmi Luncurkan Layanan BPJS Kesehatan

Adanya layanan BPJS Kesehatan ini bisa meningkatkan pelayanan kepada seluruh pasien RSI Surakarta sesuai prosedur pelayanan yang berlaku.

2 Perempuan Diduga Pelaku Prostusi Online Ditangkap di Indekos Solo

Tim gabungan menangkap dua orang perempuan yang diduga pelaku prostitusi online saat tengah berdua-duaan dengan laki-laki di kamar indekos wilayah Serengan, Solo.

Tengah Malam di Bangunan Tua Rumah Jagal Solo, Serem Lur!

Rumah jagal atau pemotongan hewan di kompleks Kantor DKPP Solo merupakan salah satu bangunan tua dari awal 1900-an yang masih terjaga keasliannya.

Pandemi Belum Berakhir, Tim Gabungan Solo Gencarkan Lagi Razia Masker

Petugas gabungan TNI, Polri, dan Pemkot Solo kembali menggencarkan razia masker untuk mengingatkan masyarakat yang mulai abai menerapkan protokol kesehatan padahal pandemi belum berakhir.

Kasus Covid-19 Wonogiri Naik, Jekek Minta PTM 100 Persen Dievaluasi

Jekek menilai perlu ada strategi baru untuk mencegah penularan Covid-19 varian Omicron di lingkungan satuan pendidikan.

Waduh, Banyak Naskah Kuno Berharga di Mangkunegaran Solo Hampir Rusak

Kondisi naskah-naskah atau manuskrip kuno di perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran Solo hampir rusak sementara upaya penyelamatan terkendala sarpras.

BBWSBS Hitung Lagi Kebutuhan Anggaran Revitalisasi Rawa Jombor

BBWSBS sebelumnya sudah mengusulkan ke Kemen PUPR agar mengalokasikan anggaran Rp68 miliar untuk kegiatan revitalisasi Rawa Jombor pada 2023.

Giliran Soropaten, Mranggen, & Manjungan Klaten Dapat SK Desa Wisata

Tiga desa yang memperoleh SK bupati Klaten tentang desa wisata, yakni Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom; Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, dan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen.

Tambah Terus, 200-An Pemulung Mengais Rezeki di TPA Putri Cempo Solo

Jumlah pemulung yang mengais rezeki di antara tumpukan sampah TPA Putri Cempo Mojosongo, Solo, terus bertambah dari tahun ke tahun,

Sibangga Jadi Wadah Polres Sukoharjo Gali Permasalahan Masyarakat

Kapolres menambahkan permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian melainkan juga ada peran masyarakat di dalamnya.

Molor, Proyek 2021 Jalan Watuondo-Pogog Wonogiri Tak Kunjung Rampung

Hingga Januari ini proyek jalan Watuondo, Kecamatan Bulukerto-Pogog, Kecamatan Puhpelem senilai Rp3,985 miliar belum rampung.

Buat yang Mau Wisata Lampion Imlek, Dapat Pesan dari Kapolresta Solo

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak memberikan sejumlah pesan kepada warga yang ingin berwisata menikmati keindahan lampion Imlek di Pasar Gede dan Balai Kota Solo.

Kasus Naik Lagi, Jekek: Covid-19 Enggak Bisa Ditangkal dengan Akik

Joko Sutopo menegaskan Covid-19 tidak dapat ditangkal hanya dengan akar bahar, akik, atau benda lain yang dianggap memiliki kekuatan tertentu.

Duh, Kasus Aktif Covid-19 di Wonogiri Naik Lagi

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wonogiri menilai kasus aktif Covid-19 di Wonogiri naik lagi lantaran penerapan protokol kesehatan kendur.