Tutup Iklan

Dana Rp200 Miliar dari Donatur Siap untuk Bangun Masjid Taman Sriwedari Solo

Dana Rp200 Miliar dari Donatur Siap untuk Bangun Masjid Taman Sriwedari Solo

SOLOPOS.COM - Wakil Wali Kota Solo menyerahkan buku kenangan kepada Ketua IPHI Solo H. Subari di Gedung IPHI, Baron, Solo, Sabtu (21/10/2017). (Istimewa/Humas Pemkot Solo)

Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo memastikan dana pembangunan Masjid Raya Sriwedari telah siap.

Solopos.com, SOLO — Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo menyatakan dana dari donatur senilai Rp200 miliar untuk Masjid Taman Sriwedari telah siap, sehingga pembangunannya bisa segera dilaksanakan.

“Oleh karena itu kami mohon doa restu bapak ibu sekalian agar pembangunan masjid di Sriwedari segera terlaksana, ” kata Purnomo saat memberi sambutan pada acara Mangayubagyo Kedatangan Jamaah Haji Kota Solo di Gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Baron, Solo, Sabtu (21/10/2017).

Haji asal Solo tahun ini berjumlah 619 orang terbagi menjadi tiga kloter yakni kloter 36, 84, dan 85. Haji yang merupakan gabungan dari sejumlah Kelompok Bimbingan Haji Indonesia (KBIH) di Kota Solo itu telah kembali awal Oktober silam namun dua orang di antaranya meninggal dunia di Tanah Suci.

Lebih lanjut, Purnomo mengatakan masjid yang nantinya diberi nama Masjid Taman Sriwedari itu dirancang dengan arsitektur tradisional. “Oleh karena itu, saya yang diamanahi sebagai ketua panitia pembangunan masjid beberapa bulan terakhir ini berkeliling ke Demak, Kudus, Lasem dan lain-lain,” papar Wawali.

Menurut Purnomo, Masjid Taman Sriwedari nantinya tidak dibangun dengan kubah-kubah besar ala masjid modern seperti di Klaten namun akan dibuat dengan model atap limasan khas Jawa. “Penutup atap akan dibuat dari sirap kayu ulin kalimantan terbaik,” tambahnya.

Masjid itu, lanjut Purnomo juga diharapkan akan menjadi salah satu ikon terbaik bagi Kota Solo. Karenanya, bangunan akan dicarikan kayu-kayu jati terbaik.

“Bangunan utama masjid ini nantinya akan mampu menampung 4.500 jamaah, sedangkan luas keseluruhan masjid 17.000 meter persegi.”

Dengan luasnya kawasan masjid tersebut, diharapkan Masjid Taman Sriwedari yang akan dilengkapi lima menara itu bisa menjadi masjid pemersatu umat Islam di Kota Solo.

Berita Terkait

Berita Terkini

Begini Komitmen Indonesia Turunkan Angka Pekerja Anak

Indonesia tak lelah berupaya menurunkan angka pekerja anak, tetapi bagaimana sebenarnya wujud komitmen Indonesia menumpas pekerja anak?

Indonesia Desak Gerakan Non Blok Dukung Kemerdekaan Palestina

Indonesia melalui Menlu Retno Marsudi dalam Pertemuan Luar Biasa Komite Gerakan Non Blok atau GNB meminta dukungan kemerdekaan Palestina.

Tenda Darurat di RSUD Tugurejo Diisi Pasien Berpenyakit Penyerta

RSUD Tugurejo Semarang terpaksa mendirikan tenda darurat untuk merawat pasien Covid-19 yang membeludak sehingga tak tertampung.

Sering Bersin Ciri Penerima Vaksin Kena Covid-19

Seseorang yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 masih harus tetap menghindari virus corona pemicu Covid-19.

Solo Bersiap Terapkan Jam Malam

Meningkatnya penularan virus corona di wilayah eks Karesidenan Surakarta membuat Pemkot Solo berencana menerapkan jam malam Covid-19.

Dompet Cekak, Mungkinkah Jakarta Disuntik Dana Sri Mulyani?

Dompet Jakarta terlampau cekak untuk menggerakkan iklim membangun sehingga harus mengharap disuntik dana dari Menkeu Sri Mulyani.

Korsel Gencarkan Vaksinasi, Jumlah Pasien Kritis Covid-19 Menurun

Korea Selatan atau Korsel menyatakan efek vaksinasi virus corona pencegah Covid-19 mulai terlihat pada penurunan jumlah pasien kritis.

Kendaraan Listrik Diramalkan Capai Puncak Penjualan 2033

Kendaraan listrik global diramalkan mencapai puncak penjualan tahun 2033 yang berarti lima tahun lebih awal daripada perkiraan sebelumnya.

Malaysia Targetkan Vaksinasi 60% Penduduk

Pemerintah Malaysia menargetkan dapat melakukan vaksinasi terhadap 60% penduduk dengan deadline akhir September 2021.

Panen Hadiah Simpedes BRI Klaten Diundi, Ini Nasabah Yang Beruntung Dapat Honda Mobilio

Bank BRI Cabang Klaten menggelar penarikan undian panen hadiah Simpedes periode II dengan hadiah utama satu unit mobil Honda Mobilio.

Kronologi Munculnya Klaster Takziah Covid-19 di Kabupaten Pasuruan

Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan menemukan klaster takziah di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Ada 21 orang positif terpapar Covid-19.