Tutup Iklan
Ilustrasi jalan tol tepi laut. (pxhere.com)

Solopos.com, JAKARTA — Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), Selasa (15/10/2019), mencairkan biaya pembebasan lahan pembangunan jalan tol Semarang-Demak, Jawa Tengah. Total pembayaran yang dilakukan mencapai Rp66 miliar.

Dana tersebut digunakan untuk ganti rugi 96 bidang tanah dan tujuhnon bidang tanah yang berupa bangunan. “Hari ini telah dibayarkan 100% dana pembebasan lahan tol Semarang-Demak tahap I sebagai salah satu wujud dari upaya dan peran LMAN untuk percepatan pembangunan infrastruktur PSN,” ujar Direktur Utama LMAN Rahayu Puspasari dalam keterangan resminya, Rabu (16/10/2019).

Pembayaran dana pembebasan lahan tersebut dilakukan dengan skema pembayaran langsung kepada warga. Dalam skema tersebut, LMAN langsung menyerahkan dana kepada warga pemilik lahan yang terkena dampak pembangunan jalan tol, tanpa melalui Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

LMAN sebagai Lembaga yang diberikan amanat untuk membayarkan dana pembebasan lahan, harus mengedepankan praktik tata kelola yang baik dan menjunjung tinggi integritas dalam mengawal setiap proses pelaksanaan pembayaran.

Jalan tol Semarang-Demak merupakan jalan tol pertama di Indonesia yang terintegrasi dengan tanggul laut. Pembangunan jalur bebas hambatan itu diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, dengan konektivitas yang semakin meningkat dari sisi infrastruktur.

Dengan pencairan dana pembebasan lahan infrastruktur di Semarang dan Demak itu, peran LMAN dalam pembangunan infrastruktur proyek strategis nasional diharapkan semakin nyata. Pembebasan lahan menjadi salah satu hal dasar yang harus dilakukan dalam proses pembangunan itu sendiri.

Proses pembayaran pembebasan lahan itu terdiri dari tahapan yang melibatkan kementerian/lembaga, di antaranya adalah Kementerian PUPR, BPKP, Kementerian ATR/BPN dan juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Bisnis


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten