Tutup Iklan

Dana Densus Tipikor Alot, Pembahasan RAPBN 2018 Tertunda

Dana Densus Tipikor Alot, Pembahasan RAPBN 2018 Tertunda

SOLOPOS.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani berbincang dengan Ketua Banggar DPR Aziz Syamsuddin (kedua kanan), Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi (kedua kiri) dan Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi (kiri) sebelum rapat kerja Banggar DPR dengan Pemerintah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/10/2017). (JIBI/Solopos/Hafidz Mubarak A)

Alotnya pembahasan dana Densus Tipikor membuat pembahasan RAPBN 2018 tertunda.

Solopos.com, JAKARTA -- Badan Anggaran (Banggar) DPR memutuskan untuk menunda pembahasan Undang-Undang RAPBN tingkat I lantaran masih ada pembahasan yang cukup alot terkait Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) di Komisi III.

Menurut Ketua Banggar DPR Azis Syamsuddin, selain itu masih ada dua komisi lain yakni komisi I dan VI yang belum menyerahkan hasil pembahasan anggaran dengan kementerian dan lembaga terkait.

Keputusan Banggar untuk menunda pembahasan UU RAPBN 2018 itu langsung disepakati Menteri Keuangan Sri Mulyani yang didampingi oleh Gubenur Bank Indonesia Agus D.W Martowardojo dan Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.

“Kami sangat mendukung adanya proses politik yang sekomplet mungkin, menunggu tiga komisi selesaikan pembahasannya dengan counterpart-nya, tentu sesuatu hal yang sangat baik. Kami akan hubungi semua Kementerian Lembaga yang menjadi partner ketiga komisi itu,” kata Sri Mulyani di ruang Banggar, Senin (23/10/2017).

Sementara itu, anggota Banggar Said Abdullah mengakui pembahasan dana densus tipikor di Komisi III cukup alot karena masih ada perbedaan pendapat antara eksekutif dan legislatif terkait rencana pembentukan badan tersebut.

“Di komisi III masih ada pembahasan [anggaran densus tipikor], itu kan nomeklatur strukturnya harus jelas, karena kalau tidak anggarannya tidak bisa keluar,” kata Said.

Dalam hal ini, dia menuturkan badan anggaran tidak akan menyetujui jika pengajuan dana untuk densus tipikor jika itu merupakan dana tambahan dan tidak termasuk dari anggaran Polri senilai Rp77 triliun. Namun, jika dana densus merupakan bagian dari anggaran Polri, maka tidak ada alasan bagi banggar untuk menolak pengajuan dana tersebut.

Di sisi lain, dia mengatakan jika pemerintah tidak pernah mengajukan secara khusus anggaran untuk pembentukan Densus Tipikor. “Densus Tipikor belum jadi keputusan pemerintah. Bagaimana banggar akan membahas soal anggaran? Kami siap jika itu sudah jadi keputusan pemerintah tapi selagi belum jadi keputusan pemerintah, maka banggar tidak pernah bisa membahas termasuk besok pun tidak diagendakan,” katanya.

“Tapi perasaan saya, [anggaran polri] Rp77 triliun itu tidak mencangkup [anggaran densus] Rp2,6 triliun itu.”

Berita Terkait

Berita Terkini

Diduga Gegara Depresi, Perempuan asal Pati Terjun ke Sumur

Seorang perempuan di Pati diduga nekat mengakhiri hidup dengan menceburkan diri ke sumur. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Bangun Tidur Buka Jendela, Warga Sukodono Sragen Shock Temukan Tetangga Gantung Diri

Seorang pria lansia asal Sukodono, Sragen, nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di belandar rumah pada Jumat (25/6/2021).

Uji Sampel Covid-19 Melonjak, BBVet Wates Kulonprogo Kewalahan

Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates kewalahan menguji sampel lantaran melonjaknya kasus Covid-19 di Kulonprogo.

Faktor Ratusan ODGJ Bisa Sembuh dari Covid-19: Tak Stres Pikirkan Corona

Ratusan pasien ODGJ dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama sebulan, begini penjelasannya.

Wah, Ternyata Banyak ASN yang Tak Netral di Pilkada 2020, Sukoharjo Nomor Dua

Bawaslu Jateng menyebut ada 110 ASN yang terbukti tak netral pada Pilkada 2020. Mereka telah dijatuhi sanksi.

Catat! Ini Perbedaan Varian Delta dan Delta Plus

Apa sajakah perbedaan virus corona varian Delta dan Delta Plus?

Uji Coba PSIS Kontra PSIM Disiarkan Live Streaming

PSIS Semarang akan meladeni PSIM Yogyakarta pada laga uji coba yang akan disiarkan secara streaming.

15 Dokter Anak di Jateng Terpapar Covid-19

Sebanyak 15 dokter anak di Jateng terpapar Covid-19. Diduga tertular dari pasien anak yang positif Covid-19.

Percepat Vaksinasi Covid-19, Pemerintah Targetkan 1 Juta Dosis per Hari

Kementerian Kesehatan mempercepat program vaksinasi Covid-19 dengan target 1 juta dosis per hari.

Jenderal TNI Gadungan Diringkus di Gemolong Sragen, Sempat Kabur Meloncat dari Jendela

Ada pria yang mengaku-ngaku sebagai anggota TNI berpangkat Mayor Jenderal di Dukuh Ngrendeng, RT 17, Desa Kaloran, Gemolong, Sragen.

Kementerian ATR/BPN Gandeng UKSW Dorong Reformasi Agraria di Papua

Rektor UKSW, Neil S. Rupidara, menyambut baik ajakan kolaborasi Wamen Surya Tjandra. UKSW sudah bekerja sama dengan berbagai pihak selama ini.

Keren! Penjual Cilok Ini Sukses Beli Properti dan Sawah

Berikut ini kisah sukses penjual cilok yang bisa membeli properti dan sawah.