Tutup Iklan

DANA BANTUAN SOSIAL : Gubernur Ganjar Minta Bansos Dikembalikan ke Fungsi Awal

DANA BANTUAN SOSIAL : Gubernur Ganjar Minta Bansos Dikembalikan ke Fungsi Awal

SOLOPOS.COM - Ilustrasi menghitung uang (Rahmatullah/JIBI/Bisnis)

Dana bantuan sosial dari pemerintah harus dikembalikan ke fungsi awal untuk mengantisipasi penyimpangan.

Solopos.com, SEMARANG- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berpendapat bahwa pemberian dana bantuan sosial dari pemerintah daerah harus dikembalikan ke fungsi awal guna mengantisipasi terjadinya berbagai penyimpangan.

"Fungsi awal bansos adalah menyelesaikan 'problem-problem' yang tidak bisa diselesaikan melalui perencanaan terus menerus dan jika tiba-tiba ada kondisi sosial yang mendadak harus dibantu ya itu yang harus kita bantu, bukan malah merekayasa sehingga fiktif," katanya di Semarang, Jumat (22/5/2015).

Hal tersebut disampaikan Ganjar saat menanggapi penahanan sejumlah pihak dari berbagai latar belakang yang terlibat kasus penyimpangan dana bansos.

Menurut Ganjar, apa yang saat ini dilakukan jajaran kejaksaan dalam menangani kasus penyimpangan dana bansos di Jateng sudah cukup bagus dan diharapkan dapat membongkar seluruhnya.

"Penahanan pihak-pihak yang terlibat kasus bansos ini menjadi sinyal untuk pemprov dan DPRD Jateng bahwa bansos banyak menimbulkan masalah, jangan kita mengulanginya dan perlu ada perbaikan sistem," ujarnya.

Ganjar menegaskan bahwa Pemprov Jateng selalu mendukung upaya penegakan hukum yang dilakukan kejaksaan, terutama terkait dengan kasus penyimpangan bansos.

"Kami mau bercapai-capai untuk memverifikasi pengajuan bansos satu persatu, tapi saya tidak mau fiktif," katanya.

Seperti diwartakan, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah menahan lima tersangka penerima fiktif bantuan sosial yang dikucurkan Pemerintah Provinsi setempat pada tahun anggaran 2011.

Kelima tersangka yang ditahan tersebut masing-masing Aji Hendra Gautama, Azka Najib, Agus Khanif, Musyafak, serta Farid Ihsanudin.

Kelimanya tersangka menggunakan nama berbagai organisasi serta lembaga swadaya masyarakat untuk mengajukan bantuan pendanaan dalam kegiatan yang diduga fiktif.

Selain kelima tersangka tersebut, Kejati Jateng juga telah menahan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Bencana Alam Biro Bina Sosial Provinsi Jawa Tengah Joko Suryanto.

Pada 2011 lalu Joko Suryanto menjabat sebagai Ketua Tim Verifikator Proposal Dana Bantuan Sosial.

Berita Terkait

Berita Terkini

Zonasi, Akselerasi Pendidikan yang Berefek Samping Buruk

Siswa dan ortu tidak bisa memilih sekolah favorit lewat jalur zonasi, sekolah pun tidak bisa mengharapkan siswa dengan kriteria tertentu.

Jasad Cucu Kadus Mlese Klaten Ditemukan, Hanyut 3,5 Km di Sungai Trucuk

Jasad LAA, 2,  cucu Kadus Mlese, Cawas, Klaten, yang hanyut di Sungai Trucuk ditemukan berjarak 3,5 km dari rumahnya, Jumat (18/6/2021).

Diduga Tertular Istri, Ketua DPRD Bantul Positif Covid-19

Ketua DPRD Bantul, Hanung Raharjo, menjalani isolasi mandiri bersama keluarga setelah dinyatakan positif Covid-19.

Swab Acak Sasar Pengguna Jalan di Kawasan Plaza Manahan Solo, Satu Orang Positif Covid-19

Jajaran Polresta Solo menggelar swab acak di Jl Adi Sucipto kawasan Plaza Manahan pada Jumat (18/6/2021) pagi WIB. Hasilnya, satu orang pengguna jalan terkonfirmasi positif dalam swab test.

Meninggal karena Covid-19, Ini Profil Wan Abud yang Terkenal dengan Ente Bahlul

Ini dia profil dan perjalanan karier dari komedian Wan Abud, pemain sinetron Putri Duyung yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

Menko PMK Kunjungi Dukuh di Madiun yang Lockdown, Minta Masyarakat Waspadai Klaster Hajatan

Menko PMK lihat langsung dukuh di Kabupaten Madiun yang menjalani lockdown. Ia meminta warga untuk mewaspadai klaster hajatan.

Bawa Ribuan Butir Obat Terlarang, Pemuda asal Kedawung Sragen Diringkus Polisi

Pemuda asal Dukuh Selorejo RT 32, Desa Mojokerto, Kedawung, Sragen, diringkus polisi karena menjadi pengedar obat terlarang.

Hanyut di Sungai Trucuk, Cucu Kadus Mlese Cawas Klaten Ditemukan Meninggal 

Cucu Kadus Mlese, Cawas, Klaten, yang hanyut di Sungai Trucuk akhirnya ditemukan, meninggal dunia, Jumat (18/6/2021) pukul 12.10 WIB.

Covid-19 Klaster Hajatan di Simo Boyolali: 30 Warga Positif, 2 Dusun Lockdown

Dua dusun di Desa Sumber, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, lockdown sejak beberapa hari terakhir, setelah munculnya kasus Covid-19 klaster hajatan.

Bukan Hanya Nasi Gandul, Ini Sederet Makanan Enak khas Pati

Selain nasi gandul, terdapat makanan enak khas Pati, Jawa Tengah lainnya patut kamu coba saat berkunjung ke kota di pantura ini. Penasaran?

RS Penuh Pasien Covid-19, Pemkot Salatiga Tambah 20 Bed Isolasi

Keterisian bed pasien Covid-19 di RS Kota Salatiga sudah mencapai 90%. Pemkot Salatiga akan menambah 20 bed isolasi pasien Covid-19 di RSUD Salatiga.

Banyumas Belum Perlu Tambah Bed Pasien Covid-19

Banyumas belum perlu tambah tempat tidur untuk pasien Covid-19, karena bed yang tersedia di 15 rumah sakit di wilayah ini masih mencukupi.