Dana Abadi Rp7 Triliun untuk Menjadikan Perguruan Tinggi Berkelas Dunia

Pemerintah mengalokasikan dana abadi Rp7 triliun untuk menunjang peningkatan kualitas perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH) menjadi perguruan tinggi kelas dunia.

Selasa, 28 Juni 2022 - 07:22 WIB Penulis: Ichwan Prasetyo Moh. Khodiq Duhri Mariyana Ricky P.d. Editor: Ichwan Prasetyo | Solopos.com

SOLOPOS.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Senin (27/6/2022), menjelaskan dukungan pemerintah pada peningkatan kualitas perguruan tinggi dengan dana abadi senilai Rp7 triliun yang dikelola LPDP. (kemdikbud.go.id)

Solopos.com, Solo – Pemerintah mengalokasikan dana abadi Rp7 triliun untuk menunjang peningkatan kualitas perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH) menjadi perguruan tinggi kelas dunia.

Dana abadi itu dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Peningkatan PTNBH menjadi perguruan tinggi kelas dunia yang memanfaatkan dana hasil investasi dana abadi itu terbagi dalam tiga periode alokasi pendanaan program.

Pertama, periode 2 Juni hingga 31 Desember 2022 dengan total dana Rp445 miliar. Kedua, periode 1 Januari 2023 hingga 31 Desember 2023 dengan total dana Rp350 miliar. Ketiga, periode 1 Januari 2024 hingga 31 Desember 2024 dengan total dana Rp500 miliar. Ulasan lengkap bisa dibaca di Dana Abadi Rp7 Triliun untuk Mencapai Status Kampus Kelas Dunia.

Laman media sosial Twitter ramai dengan pembicaraan tentang kasus jual-beli kucing kuwuk atau kucing hutan atau macan akar yang termasuk hewan dilindungi. Satwa ini tidak diperbolehkan menjadi peliharaan.

Kucing kuwuk yang bernama latin Prionailurus bengalensis adalah kucing liar kecil di Asia bagian selatan dan timur. Subspesies kucing kuwuk ada 12, yang berbeda secara luas dalam penampilan.

Sejak 2002, kucing ini terdaftar dalam spesies berisiko rendah dalam IUCN. Satwa ini terdistribusi secara luas, tetapi terancam oleh hilangnya habitat dan perburuan di beberapa bagian persebaran. Penjelasan lengkap bisa dibaca di Ramai Jual-Beli, Kucing Kuwuk Dilindungi Bukan Peliharaan.

Pemerintah Belanda tidak pernah melegalkan ganja.  Negeri Kincir Angin itu mengizinkan penjualan produk ganja dalam jumlah kecil, tidak lebih dari lima gram. Wisata ganja menjadi salah satu tujuan wisatawan di kedai-kedai kopi di Kota Amsterdam.

Forbes melaporkan Amsterdam menampung lebih dari lima juta turis setiap tahun. Sekitar 1,5 juta dari mereka atau 23,4% mengunjungi 164 kedai kopi di Ibu Kota Belanda itu. Sebuah survei pada 2019 yang melibatkan 1.161 turis asing berusia 18 hingga 35 tahun menyatakan kedai kopi menjadi faktor penting mendorong atau memotivasi wisatawan berkunjung ke Amsterdam. Uraian lengkap bisa dibaca di Diserbu Pelancong, Wisata Ganja di Kedai Kopi Kian Ngetren di Amsterdam.

Berdasarkan hasil penelitian, deretan pantai di Daerah Istimewa Yogyakarta terbagi menjadi dua zona risiko tsunami sesuai jenis pantainya. Pantai Selatan Pulau Jawa memang berpotensi dilanda tsunami.

Zona megathrust di selatan Jawa adalah bagian dari zona subduksi lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia. Megathrust adalah gempa besar di atas magnitudo delapan yang terjadi di daerah subduksi akibat sesar naik sehingga berpotensi terjadi tsunami. Penjelasan lengkap bisa dibaca di Dua Risiko Tsunami Pantai Selatan Yogyakarta.

Konten-konten premium di kanal Espos Plus menyajikan pembahasan dengan sudut pandang tajam, komprehensif, dan berdata lengkap. Konten premium menyajikan analisis mendalam atas suatu topik. Silakan mendaftar terlebih dulu untuk mengakses konten-konten premium tersebut.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif