Tutup Iklan
Perahu melintasi Sungai Siak saat kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan kembali menyelimuti Pekanbaru, Riau, Selasa (20/8/2019). (Antara - Rony Muharrman)

Solopos.com, PEKANBARU -- Seluruh sekolah di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, diminta meliburkan siswa selama dua hari, Selasa-Rabu (10-11/9/2019) karena kualitas udara kota setempat memburuk akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pekanbaru Mawardi mengatakan Wali Kota Pekanbaru Firdaus sudah mengeluarkan instruksi untuk meliburkan sekolah.

"Instruksi libur ini melihat kondisi terkini tentang perkembangan kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru atas kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah," kata Mawardi di Pekanbaru, Selasa.

Dia menambahkan Wali Kota Pekanbaru menyampaikan instruksi peliburan sekolah berdasarkan masukan dan kajian teknis dari organisasi perangkat daerah terkait.

"Untuk ketentuan bagaimana teknis libur ini, ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru," kata Mawardi.

Ia juga mengimbau para orang tua memastikan anak-anak mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Asap pekat pada Selasa pagi menyelimuti Kota Pekanbaru dan jarak pandang sempat turun menjadi 800 meter pada pukul 08.00 WIB.

Kondisi itu membuat guru memulangkan siswa di beberapa sekolah pada Selasa pagi. Sekolah seperti Santa Maria Dharmayuda bahkan sudah menyampaikan informasi mengenai peliburan sekolah sejak Senin malam.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten