Denny Caknan. (Instagram-@denny_caknan)

Solopos.com, SOLO — Melejitnya nama Didi Kempot membuat lagu-lagu berbahasa Jawa dan bertema patah hari semakin hit di kalangan anak muda. Selain lagu Didi kempot, lagu Kartonyono Medhot Janji milik Denny Caknan turut viral.

Lagu tersebut bahkan ramai di-cover beberapa penyanyi lain. Di Youtube, tak sedikit penyanyi mengunggah hasil cover lagu Kartonyono Medhot Janji.

Lagu tersebut memiliki makna yang amat dalam bagi seseorang yang tengah patah hati. Lagu itu mengisahkan seseorang yang patah hati karena sang kekasih memilih untuk mengingkari janji.

Berikut lirik lagu Kartonyono Medhot Janji dan terjemahannya:

Kok kebangeten men
[Kok keterlaluan banget]

Sambat blas raono perhatian
[Sama sekali tak ada perhatian]

Jelas ku butuh atimu
[Jelas ku butuh hatimu]

Ku butuh awakmu
[Ku butuh dirimu]

Kok kebangeten men
[Kok keterlaluan banget]

Lara ati iki
[Sakit hati ini]

Tambarno karo tak nggo latihan
[Lanjutkalah, sekalian untuk ku berlatih]

Suk nek wis oleh gantimu
[Kelak jika sudah mendapatkan penggantimu]

Wis ra kajok aku
[Ku sudah tak terkejut lagi]

Merga wis tau
[Karena sudah pernah]

Wis tau jeru
[Pernah terlalu dalam]

Mbiyen aku jik betah
[Dulu aku masih betah]

Suwe-suwe wegah
[Lama-lama ku tak mau]

Nuruti kekarepanmu
[Menuruti maumu]

Sansaya bubrah
[Semakin hancur]

Mbiyen wis tak wanti-wanti
[Dulu sudah ku ingatkan]

Aja ngasi lali
[Jangan sampai lupa]

Tapi kenyataannya pergi
[Tapi kenyataannya pergi]

Kartonyono ning Ngawi medhot janjimu
[Kartonyono di Ngawi memutus janjimu]

Ambruk cagak ku nuruti angen-angenmu
[Roboh pendirianku menuruti angan-anganmu]

Sak kabehane wis tak turuti
[Semua sudah ku turuti]

Tapi malah mblenjani
[Tap justru kau ingkari]

Budala malah tak duduhi dalane
[Pergilah, ku tunjukkan jalannya]

Metu kana belok kiri lurus wae
[Lewat sana, belok kiri, lurus saja]

Rasah nyawang sepionmu sing marai ati
[Tak usah lihat ke spion yang membuat hati]

Tambah mbebani
[Tambah membebani]

Mbiyen wis tak wanti-wanti
[Dulu sudah ku ingatkan]

Aja ngasi lali
[Jangan sampai lupa]

Tapi kenyataannya pergi
[Tapi kenyataannya pergi]

Kartonyono ning Ngawi medhot janjimu
[Kartonyono di Ngawi memutus janjimu]

Ambruk cagak ku nuruti angen-angenmu
[Roboh pendirianku menuruti angan-anganmu]

Sak kabehane wis tak turuti
[Semua sudah ku turuti]

Tapi malah mblenjani
[Tap justru kau ingkari]

Budala malah tak duduhi dalane
[Pergilah, ku tunjukkan jalannya]

Metu kana belok kiri lurus wae
[Lewat sana, belok kiri, lurus saja]

Rasah nyawang sepionmu sing marai ati
[Tak usah lihat ke spion yang membuatmu sakit hati]

Tambah mbebani
[Tambah membebani]


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten