Ilustrasi Kebakaran (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, KARANGANYAR – Dalam satu pekan terakhir sebanyak tiga kasus kebakaran terjadi di Karanganyar. Kebakaran tersebut meliputi dua rumah dan satu bengkel mebel antik.

Data musibah kebakaran tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Linmas Damkar Kabupaten Karanganyar, Budi Cahyono, kepada Solopos.com, Sabtu (8/6/2019).

Selama ini, penanganan kebakaran dalam satu pekan dilakukan oleh Tim Bidang Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karanganyar dibantu Tim Bidang Pemadam Kebakaran Solo dan Sragen, BPBD Karanganyar, SAR Karanganyar, sukarelawan, dan warga setempat.

Budi mengatakan, kebakaran yang terjadi di Karanganyar disebabkan oleh kelalaian saat memasak di dapur yang bangunannya terbuat dari kayu, bermain kembang api di kamar, dan hubungan arus pendek listrik saat penghuninya tidak ada di rumah.

“Kebakaran terakhir terjadi di Lingkungan Jetis RT 003 RW 004, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Karanganyar. Tepatnya di timur Rumah Dinas Bupati, Kamis (6/6/2019). Untuk memadamkam api pada bengkel mebel milik Rohmad Subagyo tersebut, membutuhkan waktu 1,5 jam. Damkar Karanganyar menerjunkan dua unit armada, satu unit mobil rescue BPBD, satu unit mobil resque SAR, dan bantuan satu unit armada Damkar Solo dan satu unit armada Damkar Sragen,” katanya kepada Solopos.com.

Budi menjelaskan, sebelum terjadi kebakaran di timur Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (6/6/2019) pukul 07.15 WIB, Damkar Karanganyar menerima laporan warga mengenai kebakaran di rumah warga lingkungan Supan RT 002 RW 016, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar. Kebakaran tersebut disebabkan anak berumur empat tahun bermain kembang api di kamar. Dan api dapat dipadamkan pukul 07.50 WIB bersama instansi terkait.

“Rabu (5/6/2019) pukul 19.30 WIB kami juga menerima laporan warga adanya kebakaran di rumah milik Kasmi yang beralamat Dusun Mendung Sari RT 001 RW 001, Desa Bulurejo, Kecamatan Gondangrejo. Api dapat dipadamkan kurang lebih 40 menit,” ungkapnya.

Kapolsek Gondangrejo, AKP Riyanto, menjelaskan, kebakaran terjadi karena kelalaian memasak air sehingga api menjalar ke bangunan yang terbuat dari kayu. Untuk memadamkan api, warga setempat turut gotong royong karena bangunan terletak di permukiman yang padat penduduk. Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir Rp1 juta.

Salah satu warga Kecamatan Karanganyar, Anwar, 53, menjelaskan, melihat mobil pemadam kebakaran saat memadamkan api di timur Rumah Dinas Bupati Karanganyar dan Kebakaran di Kelurahan Tegalgede. Dia mangaku, khawatir dengan kasus kebakaran di dekat tempat tinggalnya akhir-akhir ini.

“Saya khawatir karena ini kan musim kemarau. Apalagi tempat tinggal saya padat penduduk,” katanya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten