Daftar 6 SMK Terbaik di Soloraya, Paling Atas dari Wonogiri

Dari 1.000 sekolah itu tercatat ada 65 SMK terbaik di Indonesia yang masuk dalam daftar, enam di antaranya adalah SMK di Soloraya.

 Ilustrasi SMKN 1 Wonogiri (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi SMKN 1 Wonogiri (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Minat siswa SMP melanjutkan pendidikan di sekolah menengah kejuruan atau SMK cukup tinggi. Sekolah vokasi menawarkan pendidikan kejuruan yang beragam dan berikut ini daftar SMK terbaik di Soloraya yang masuk daftar Top 1.000 Sekolah Nasional.

Di Jawa Tengah atau Jateng ada banyak SMK yang punya kualitas mentereng bahkan masuk kategori terbaik di Indonesia.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) merangkum 1.000 SMA/SMK/MA terbaik di Indonesia berdasarkan nilai ujian tulis berbasis komputer (UTBK) 2021.

LTMPT adalah lembaga penyelenggara tes masuk perguruan tinggi bagi calon mahasiswa baru. Lembaga ini berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Dari 1.000 sekolah itu tercatat ada 65 SMK terbaik di Indonesia yang masuk dalam daftar. Dari 65 SMK terbaik di Indonesia itu, ada 29 SMK negeri yang berasal dari Jateng. Sedangkan dari Soloraya ada enam SMK yang masuk daftar itu.

Baca Juga: Mantap! 3 SMA di Solo Masuk 100 Sekolah Terbaik Nasional

Pertama ada SMK Negeri 1 Wonogiri yang menduduki peringkat 644 nasional dan 127 tingkat Jateng. Prestasi SMK Negeri 1 Wonogiri ini membanggakan karena pada 2020 lalu peringkatnya di atas 1.000 dan kini bisa menembus jajaran sekolah terbaik nasional. Total nilai dari SMKN 1 Wonogiri yaitu 524,540.

Berikutnya adalah SMKN 1 Sukoharjo. Dengan total nilai 517,495, SMK ini masuk peringkat 818 di daftar 1.000 sekolah terbaik nasional. Untuk tingkat Jateng, sekolah ini ada di urutan 169. Tahun 2020, SMKN 1 Sukoharjo juga di luar Top 1.000 Sekolah dan kini menembus jajaran 1.000 besar.

SMKN 2 Klaten berada di urutan berikutnya yaitu peringkat 880 nasional dan 181 tingkat Jateng. Total nilai dari sekolah ini adalah 515,753.

Di urutan berikutnya ada SMKN 2 Karanganyar yang meraih nilai 514,031. Sekolah ini berada di urutan 940 nasional dan 194 tingkat provinsi Jateng. Peringkat sekolah ini naik 61 tingkat karena tahun sebelumnya tidak masuk jajaran Top 1.000 Sekolah.

SMK dari Bumi Intanpari yaitu SMKN 1 Karanganyar berada di daftar SMK terbaik di Soloraya berikutnya. Dengan total nilai 513,620, SMK ini berada di urutan 950 nasional dan 198 tingkat Jateng. Sekolah ini juga naik tingkat karena sebelumnya tidak masuk dalam daftar peringkat LTMPT.

Baca Juga: Aplikasi Pertanian Buatan Pelajar SMK Wonogiri Dapat Penghargaan dari Google

SMKN 1 Klaten berada dalam daftar berikutnya karena menduduki peringkat 979 nasional dan 204 tingkat Jateng. Total nilai SMKN 1 Klaten yaitu 512,571 sehingga naik 22 tingkat dibandingkan tahun 2022.

Itulah daftar SMK di Soloraya yang masuk daftar 1.000 sekolah terbaik nasional berdasarkan pemeringkatan LTMPT.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Menilik Fasilitas Mewah Haji Furoda Tanpa Antre Berbiaya Rp300 Juta

Sejumlah fasilitas mewah ditawarkan kepada calon haji furoda tanpa antre dengan biaya mulai Rp225 juta hingga Rp300 juta.

Diduga Mutilasi Anak Kandung, Ayah Terancam Penjara 15 Tahun

Arharubi, 42, terancam hukuman 15 tahun karena diduga tega memutilasi anak kandungnya sendiri yang berusia 10 tahun.

Sejarah Hari Ini: 4 Juli 1776 Kemerdekaan Amerika Serikat

Berbagai peristiwa penting dan bersejarah terjadi dari tahun ke tahun pada 4 Juli.

Boyolali Jadi Daerah Wabah, Berapa Total Ternak Suspek PMK?

Kabupaten Boyolali ditetapkan menjadi daerah wabah penyakit mulut dan kuku atau PMK. Total ternak suspek PMK di Boyolali saat ini sekitar 4.642.

Faktor Penyebab Hubungan Inses dan Dampaknya Bagi Keturunan

Kelainan genetik yang berujung meninggalnya bayi seusai dilahirkan merupakan salah satu dampak buruk dari hasil hubungan sedarah atau inses.

Iduladha di Indonesia & Arab Saudi Berbeda, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Di bawah ini terdapat penjelasan ilmiah terkait perbedaan Hari Raya Iduladha di Indonesia dan Arab Saudi menurut Kementerian Agama RI.

Mengembalikan Musik Metal ke Jantung Klenengan

Rencana konser grup band rock progresif Dream Theater dan rencana penyelenggaraan lagi Rock in Solo pada 2022 layak disebut ikhtiar mengembalikan musik metal ke jantung klenengan.

Kenapa Iduladha 2022 di Indonesia dan Arab Saudi Berbeda?

Kira-kira kenapa Hari Raya Iduladha di Indonesia dan Arab Saudi jatuh pada tanggal yang berbeda? Ini jawaban dan penjelasan Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Ridwan Kamil dan Komunikasi Politik Menuju 2024

Pengelolaan citra atau image management yang dilakukan oleh Ridwan Kamil terlihat unik.

Bayi Hasil Hubungan Inses Kakak-Adik Meninggal Setelah Dilahirkan

Bayi laki-laki dengan kelainan genetik hasil hubungan inses antara kakak dan adik kandung di Dustlik, Uzbekistan, meninggal dunia dua jam setelah dilahirkan.

Narasi Kontra Polarisasi di Tengah Manuver Politik

Politikus dan cendekiawan berulang kali memperingatkan bahaya polarisasi, terutama yang berbasis keagamaan, terhadap demokrasi Indonesia.

Jangan Biarkan Taman Siswa Lenyap dari Ingatan

Sayang jika Taman Siswa sampai lenyap dari ingatan. Perlu ada gerakan penyelamatan Taman Siswa.

Taman Siswa dan Sisa-Sisa Romantisisme

Tanggal 3 Juli 2022 tepat seabad Perguruan Nasional Taman Siswa berdiri. Pada 3 Juli 1922, Ki Hajar Dewantara mendirikan perguruan nasional tersebut di Kota Jogja. Kini tersisa romantisisme dari idealisme Taman Siswa.

Peugeot e-Expert Hydrogen Kendaraan Van Serba Listrik

Peugeot menguji coba kendaraan listrik jenis van angkut berbahan bakar Hydrogen e-Expert, yang dilengkapi teknologi elektrifikasi

Keren! Mahasiswa ITNY Raih Juara II Lomba Cipta Puisi Nasional

Mahasiswa FTSP ITNY, Deandra Marhaendra, berhasil meraih Juara II dalam Lomba Cipta Puisi Nasional.

Sejarah Hari Ini: 3 Juli 1608, Kota Quebec Kanada Didirikan

Berbagai peristiwa penting dan bersejarah dari tahun ke tahun pada 3 Juli.