D’ACADEMY 2 : Final Dangdut Academy 2: Inilah Prediksi Iis Dahlia

D’ACADEMY 2 : Final Dangdut Academy 2: Inilah Prediksi Iis Dahlia

SOLOPOS.COM - Danang Banyuwangi dan Evi Masamba (Liputan6.com)

D’ Academy 2 malam ini memasuki babak final dua finalis yakni Evi Masamba dan Danang bersaing ketat mendapatkan posisi jawara.

Solopos.com, SOLO – Ajang pencarian bakat musik dangdut D’Academy 2 yang tayang di Indosiar, Jumat (20/5/2015) memasuki babak grand final. Menyisakan dua kontestan yakni Evi Masamba dan Danang Banyuwangi bersaing sangat ketat. Sebagai juri, Iis Dahlia punya pendapat dan prediksi sendiri.

"Persaingannya sih aku lihat ini berimbang banget. Secara kualitas mereka punya kans yang sama," kata Iis Dahlia membuka obrolan, saat ditemui di SCTV Tower, Senayan, Jakarta.

Danang yang berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur diakui Iis Dahlia memiliki teknik bernyanyi yang baik. "Tapi Danang kalau bernyanyi kadang terlalu mengeksplor. Kalau orang makan dia terlalu kekenyangan. Harusnya lebih berdinamika," ungkap Iis Dahlia sebagaimana diberitakan Liputan6.com, Jumat (20/5/2015).

Sementara untuk si hitam manis Evi asal Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Menurut Evi, bernyanyi Evi juga tak bisa diremehkan.

"Kemampuan teknik bernyanyi Evi hampir setara dengan Danang. Tapi kelebihannya, Evi lebih bisa ngerem. Selain itu, Evi itu punya sesuatu yang berbeda yang tidak dimiliki penyanyi dangdut lainnya," sambung Iis Dahlia.

Tapi, kembali lagi, pemenang dalam ajang ini ditentukan oleh dukungan dari penggemar melalui SMS.

"SMS terakhir Danang yang menang, karena dia memang sangat didukung oleh masyarakat dan Pemda Banyu Wangi. Tapi sekarang Evi juga didukung habis-habisan oleh Pemda Sulsel," lanjut Iis Dahlia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Kisah Sukses Wagirin, Perintis Soto Girin Sragen yang Populer Hingga 3 Generasi

Begini kisah sukses di balik popularitas kuliner khas Sragen, Jawa Tengah, Soto Girin, yang sudah eksis sejak 1950-an.

Ustaz Djuriono yang Meninggal Saat Khotbah Idulfitri di Kalikotes Ternyata Guru SMKN Trucuk Klaten

Ustaz yang meninggal saat mengisi khotbah Idulfitri di Kalikotes, Klaten, ternyata seorang guru SMKN di Trucuk.

Korban Ledakan Petasan Maut di Kebumen Jadi 4 Jiwa

Korban tewas akibat ledakan petasan di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kebumen, Jawa Tengah bertambah satu orang.

Juragan Sembako di Semarang Disekap, Rp200 Juta Raib

Seorang wanita pemilik toko sembako di Jl. Dargo, Kota Semarang disekap perampok, uang sekitar Rp 200 juta hasil jualan milik korban raib.

144 Narapidana Rutan Solo Dapat Remisi Khusus

Sementara itu, saat Hari Raya Idulfitri Rutan Solo menerapkan tatap muka online melalui layanan video call.

149 Napi LP Kelas IIB Klaten Peroleh Remisi Tapi Tak Ada yang Langsung Bebas

Selain itu LP Kelas II B Klaten meniadakan pelayanan membesuk warga binaan secara tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

Begini Suasana Salat Id di Masjid Al-Aqsa di Tengah Serbuan Israel

Ribuan umat muslim Palestina Kamis (13/5/2021) pagi waktu setempat, menggelar salat Id berjamaah di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem.

Pulang Salat Id, Warga Ngrampal Meninggal Kena Jebakatan Tikus Berlistrik

Petani asal Dukuh Ngampunan, RT 22, Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal, Sragen, meninggal di sawahnya, Kamis (13/5/2021) siang.

Tubuh Warga Kediri Terbelah Kena Ledakan Petasan Rakitan Sendiri

Seorang warga di Kediri, Jawa Timur, tewas akibat terkena ledakan petasan yang dia rakit sendiri pada malam takbiran, Rabu (12/5/2021).

Polres Sukoharjo Jaga Ketat Misa Kenaikan Isa Almasih di Sejumlah Gereja

Selain gereja, polres Sukoharjo bakal memprioritaskan pengamanan di sejumlah objek vital dan pusat keramaian.

Puluhan Pasien Covid-19 Ikuti Salat Idul Fitri di RSLI

Puluhan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 mengikuti Salat Idul Fitri 1442 Hijriah di halaman Rumah Sakit Lapangan Indrapura Surabaya.

268 Napi di Sragen Peroleh Remisi, Termasuk 1 Napi Korupsi Siapa Ya?

Prosesi penyerahan remisi terhadap napi itu dilaksanakan di LP Sragen pada Kamis (13/5/2021) pagi.