Cyrus Network: Head To Head Jokowi 64% Vs Prabowo 29,8%

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, JAKARTA — Elektabilitas Joko Widodo (Jokowi) masih menjadi yang tertinggi menurut berbagai survei. Terakhir, data hasil survey Cyrus Network yang dipaparkan di Resto D\’Consulate Lounge, Jakarta, Kamis (19/4/2018), menunjukkan elektabilitas Jokowi dan Prabowo Subianto.

Tercatat, dari 1.230 responden dari seluruh provinsi di Indonesia, popularitas Jokowi mencapai angka 96,8%. Posisi kedua soal popularitas diduduki Wakil Presiden Jusuf Kalla, diikuti Prabowo Subianto di posisi ketiga dengan 91,4%. Sementara itu, head to head antara Jokowi dan Prabowo pun terbilang jomplang. Jokowi meraih 64% sementara Prabowo 29,8%.

Sebelumnya, hasil survei lembaga Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) juga menunjukkan elektabilitas Jokowi masih tertinggi di antara pesaing lainnya. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Antara di Jakarta, Minggu (15/4/2018), Jokowi masih dominan (48,3 persen), diikuti Prabowo Subianto (21,5 persen), Gatot Nurmantyo (2,1 persen) lalu TGB Zainul Madji, Anies Baswedan, dan Agus Harimurti Yudhoyono yang sama-sama mendapatkan 1,1 persen suara.

Sementara itu dalam survei Cyrus, berdasarkan etnisitas, hasil survei itu menyebutkan 71% dari etnis Jawa mendukung Jokowi. Sedangkan kebanyakan responden yang disurvei mengaku akan mencoblos calon presiden pilihannya di Pilpres 2019 berdasarkan latar belakang agama. Dari 1.230 responsen yang disurvei, ada 80,5 persen yang menyatakan hal itu.

Hasil tersebut dijelaskan oleh Managing Director Cyrus Network Eko Dafid Afianto di Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (19/4/2018). Eko menjelaskan tingginya angka tersebut disebabkan oleh pemikiran penduduk Indonesia saat ini yang masih belum terbuka. "Angka tersebut membuktikan penduduk Indonesia itu masih tertutup," jelasnya, dilansir Suara.

Sebanyak 17,7 persen koresponden merasa tidak penting untuk memilih capres dan cawapres dilihat dari latar belakang agamanya. Sedangkan 1,8 persen koresponden tidak menjawab.

Selain itu, Cyrus Network menemukan sebanyak 64,8 persen koresponden menginginkan capres dan cawapres berasal dari kaum muslim. Sedangkan 29,5 persen tidak mempermasalahkan itu.

Hal lain ada 7,5 persen responsen menginginkan presiden beragama Islam dan wakil non-Islam, sedangkan 1,6 persen koresponden menjawab tidak tahu dan 0,2 persen untuk jawaban lainnya. Eko menjelaskan responden tersebut diambil dari 123 desa/keluarahan terpilih di 34 provinsi dengan margin error 3 persen.

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

10 Berita Terpopuler: Potensi Tsunami di Pacitan hingga Kecelakaan di Wonogiri

Kabar tentang potensi tsunami setinggi 28 meter di Pacitan, Jawa Timur menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Minggu (19/9/2021).

Tak Cuma Pacitan, Wonogiri Juga Berpotensi Tsunami Besar

Selain Pacitan di Jawa Timur, wilayah Wonogiri juga memiliki potensi tsunami besar.

Hore.. Diskon 100% PPnBM Diperpanjang Hingga Desember

Pemerintah resmi memperpanjang diskon 100% PPnBM hingga Desember 2021.

Viral! Aksi Maling HP Terobos Lubang Pagar Besi Bikin Tegang, Dikira Nyantol Ternyata...

Aksi seorang pencuri ponsel yang terekam kamera CCTV viral di media sosial lantaran mampu melewati lubang pagar besi yang kecil.

Bobol Konter Dua Kali, Pasutri di Ponorogo Curi Puluhan Tabung Gas Elpiji

Sepasang suami istri mencuri 50 tabung gas 3 kg dan uang Rp1 juta di konter 212 Cellular depan BRI Siman, Desa Brahu, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo.

IKM di Grobogan Didorong Meningkatkan Daya Saing

Pemkab Grobogan bersama anggota DPR RI menggandeng sejumlah perusahaan untuk sosialisasi agar IKM memiliki daya saing.

Kompolnas Desak Pengusutan Tuntas Kasus Napoleon Aniaya Muhammad Kece

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendesak kasus penganiayaan terhadap Muhammad Kece ini diusut tuntas.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Sagitarius Gampang Tergoda Penawaran Kerjasama

Ramalan zodiak hari ini menyebut seseorang bisa jadi datang ke rumah dan mampu membuat percaya Sagitarius untuk terlibat kerjasama.

Tanpa Ampun, Ajax Libas Tim Promosi Cambuur 9-0

Ajax memberondong tim promosi Liga Belanda Cambuur Leeuwarden dengan 9 gol tanpa balas dalam laga pekan kelima di Stadion Johan Cruijff Arena, Amsterdam.

Juergen Klopp Puji Sadio Mane Seusai Liverpool Libas Crystal Palace 3 Gol Tanpa Balas

Juergen Klopp menyanjung tinggi-tinggi Sadio Mane setelah Liverpool mengatasi Crystal Palace 3-0 dalam lanjutan Liga Inggris di Anfield, Sabtu (18/9/2021) waktu setempat.

Sudah Bikin 37 Buku Novel hingga Komik, Siswi MAN 1 Solo Ini Raih Penghargaan dari Gubernur DIY

Nadia Shafiana Rahma adalah salah satu cerpenis dan novelis dari MAPK dan Pondok Pesantren Hadil Iman MAN I Solo.

Petik Hasil Imbang Lawan Southampton, Guardiola Sebut Pemain City Punya Masalah Ini

Manchester City hanya memetik hasil imbang 0-0 saat menjamu Southampton dalam lanjutan Liga Inggris di Etihad, Sabtu (18/9/2021) waktu setempat.

Jelang PTM, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Madiun Ikuti Vaksinasi

Selain sebagai persiapan PTM, vaksinasi ini juga penting karena sebagai salah satu syarat seseorang mendapatkan pelayanan umum dan pelayanan transportasi publik.

Eks Napi Terorisme Desak Pembubaran BNPT

Para eks Napiter NKRI itu meyebut program BNPT pemberdayaan para alumni napiter yang sudah bebas tidak jelas.

Sepuluh Persen SMP di Bantul Jalani Uji Coba PTM

Senin Depan, sejumlah SMP sederajat di Bantul menjalani uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Rusak Gembok, Pasutri di Ponorogo Mencuri di Toko Dua Kali

Pasangan suami ini dua kali berturut-turut mencuri di sebuah Toko di Desa Brahu, Kecamatan Siman, Ponorogo.